Abstract
Fenomena speech delay pada anak usia dini masih menjadi isu yang cukup sering ditemukan di Indonesia dan berdampak luas pada aspek komunikasi, sosial, emosional, serta psikologis anak. Kondisi ini menuntut perhatian dan intervensi dini dari orang tua, khususnya ibu rumah tangga sebagai pengasuh utama. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam pengalaman ibu rumah tangga dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi, serta bagaimana pengalaman tersebut berkontribusi pada penguatan character strengths mereka dalam menghadapi anak dengan speech delay. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis data Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), penelitian ini melibatkan dua subjek utama (ibu rumah tangga) dan dua informan pendukung (suami dari masing-masing subjek). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi aktivitas media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi praktis mengenai terapi wicara, tetapi juga sebagai ruang refleksi diri dan dukungan emosional yang memperkuat karakter ibu. Kesabaran, optimisme, ketekunan, regulasi diri, kasih sayang, dan rasa syukur muncul sebagai kekuatan psikologis yang semakin kuat setelah ibu aktif memanfaatkan media sosial. Perubahan karakter ini berdampak positif terhadap anak, yang lebih sering mencoba berbicara, lebih tenang, dan lebih terlibat dalam interaksi sosial. Informan (suami) memberikan validasi terhadap temuan ini dengan menegaskan adanya perubahan nyata dalam keseharian ibu, terutama dalam hal kesabaran, optimisme, dan keterlibatan aktif dalam pengasuhan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan psikologi positif dan kontribusi praktis dalam bidang pendidikan keluarga serta intervensi berbasis digital, dengan menekankan bahwa media sosial dapat menjadi sarana edukasi sekaligus dukungan komunitas yang relevan bagi ibu rumah tangga di era modern.
Kata Kunci: Character Strength, Ibu Rumah Tangga, Speech Delay, Media Sosial, Psikologi Positif
Abstract
The phenomenon of speech delay in early childhood remains a common issue in Indonesia and has wide-ranging impacts on children’s communication, social, emotional, and psychological development. This condition requires early attention and intervention from parents, particularly mothers as the primary caregivers. This study aims to explore in depth the experiences of housewives in utilizing social media as an educational tool, and how these experiences contribute to the strengthening of their character strengths in dealing with children with speech delay. Using a qualitative approach and data analysis through Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), the study involved two main subjects (housewives) and two supporting informants (their husbands). Data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation of social media activities. The findings reveal that social media functions not only as a source of practical information regarding speech therapy but also as a space for self-reflection and emotional support that strengthens mothers’ character. Patience, optimism, perseverance, self-regulation, compassion, and gratitude emerged as psychological strengths that became more prominent after mothers actively engaged with social media. These character changes had a positive impact on the children, who attempted to speak more frequently, appeared calmer, and became more socially engaged. The informants (husbands) validated these findings by emphasizing the observable changes in their wives’ daily lives, particularly in terms of patience, optimism, and active involvement in parenting. This study provides theoretical contributions to the development of positive psychology and practical implications for family education and digital-based interventions, highlighting that social media can serve as both an educational tool and a supportive community platform for housewives in the modern era.
Keywords: Character Strengths, Housewives, Speech Delay, Social Media, Positive Psychology
References
Azañedo, C. M., Artola, T., Sastre, S., & Alvarado, J. M. (2021). Character Strengths Predict Subjective Well-Being, Psychological Well-Being, and Psychopathological Symptoms, Over and Above Functional Social Support. Frontiers in Psychology, 12(September). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.661278
Character Strengths and Virtues. (2024). Character Strengths and Virtues. Peterson & Seligman,.
Pebriani, M., & Darmiyanti, A. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(3), 9. https://doi.org/10.47134/paud.v1i3.556
Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2022). (2022). Interpretative Phenomenlogical Analysis 2nd Edition.
Taqiyah, D. B., & Mumpuniarti, M. (2022). Intervensi Dini Bahasa dan Bicara Anak Speech Delay. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 3992–4002. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2494