DETERMINAN IDE DAN NIAT BUNUH DIRI PADA REMAJA BERDASARKAN SOCIAL COGNITIVE THEORY (SCT): STUDI LITERATUR TAHUN 2021-2024
pdf

Keywords

remaja, bunuh diri, social cognitive theory, kesehatan mental

How to Cite

DETERMINAN IDE DAN NIAT BUNUH DIRI PADA REMAJA BERDASARKAN SOCIAL COGNITIVE THEORY (SCT): STUDI LITERATUR TAHUN 2021-2024. (2026). Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 17(2), 421-430. https://cibjournal.com/index.php/liberosis/article/view/6417

Abstract

Perilaku mencoba bunuh diri pada remaja merupakan persoalan yang semakin mengemuka seiring meningkatnya tekanan psikologis, dinamika keluarga yang tidak stabil, serta derasnya pengaruh lingkungan digital yang kerap menghadirkan paparan konten negatif. Kajian ini disusun untuk memahami determinan yang mendorong remaja menuju perilaku tersebut melalui perspektif Social Cognitive Theory (SCT) yang menekankan hubungan timbal balik antara faktor personal, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan literature review yang relevan dengan topik kesehatan mental remaja. Hasil penelaahan menunjukkan bahwa distres psikologis, rendahnya dukungan keluarga, pengalaman bullying, kecanduan media sosial, serta persepsi kerentanan yang keliru menjadi faktor dominan yang memperkuat pikiran untuk mengakhiri hidup. Melalui kerangka SCT, terlihat bahwa remaja belajar dan membentuk keyakinan melalui pengamatan lingkungan, pengalaman emosional, serta penilaian pribadi yang terus berkembang. Ketika lingkungan memberikan rangsangan negatif secara berulang dan tidak diimbangi kemampuan regulasi emosi yang memadai, perilaku bunuh diri menjadi semakin mungkin muncul. Kajian ini menegaskan pentingnya dukungan keluarga, penguatan self-efficacy, literasi digital, serta akses layanan konseling sebagai upaya pencegahan yang berkelanjutan.

pdf

References

Adiguna, D., Elita, V., & Rahmat, A. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Ide Bunuh Diri ( Suicide Ideation ) pada Mahasiswa, 3(1), 445–454.

Alfi Mardiyah. Arif Widodo. (2024). Hubungan dukungan sosial dengan risiko bunuh diri pada remaja di smk karya nugraha boyolali, 5, 10187–10193.

Bela, S., Putri, N., & Oktaviana, W. (2024). Hubungan Tingkat Resiliensi dengan Ide Bunuh Diri pada Remaja di SMK Muhammadiyah Kartasura, 6(1), 1–7.

Deah Dwi Musfara, Wiwik Widiyawati, W. L. F. (2024). Depression, Anxiety, Stress Correlated with Suicide Idea on Students of The Faculty of Health, 49–56.

Dwi, D., Ambali, W., Palette, T., & Almar, J. (2021). LPPM: Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif.

Febrianti, D., & Husniawati, N. (2021). Hubungan Tingkat Depresi dan Faktor Resiko Ide Bunuh Diri pada Remaja SMPN. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 85–94. https://doi.org/10.37012/jik.v13i1.422

I Gusti Agung Tresna Wicaksana, Ni Kadek Tiya Yunadi Ningsih, N. M. D. W. (2024). Hubungan tingkat stres dengan risiko bunuh diri pada mahasiswa tingkat akhir, 12(4), 799–806.

Noorkholisoh, L., Rahmawati, E. M., & Saripah, I. (2025). Faktor Risiko Bunuh Diri sebagai Dampak dari Bullying dan Cyberbullying pada Remaja, 1(1), 25–35.

Norma Nida Jayanti, Fayruziyah Ifroch Sabtana, Y. N. (2024). Exploring Suicidal Ideation Among High School Students in Central Java : A Comprehensive, 9(2), 58–63. https://doi.org/10.33084/suluh

Prihandani, Y., & Riyanto, S. (2024). Hubungan mekanisme koping dengan risiko bunuh diri pada mahasiswa keperawatan Universitas ‘ Aisyiyah Yogyakarta The relationship between coping mechanisms and the risk of suicide in nursing students of ‘ Aisyiyah Yogyakarta University, 2(September), 1617–1623.

Santoso, B. (2024). Surabaya medical journal, 2(2), 1–6. https://doi.org/10.59747/smjidisurabaya.v2i2.89

Siti Nurul Amiroh, Wazna Layalia Alyan, R. W. A. R. (n.d.). Analisis dukungan sosial terhadap ide bunuh diri pada remaja, 263–274.

Tentama, F., Mulasari, S. A., & Sukesi, T. W. (2019). Penyuluhan dan Pendampingan pada Korban Selamat Percoban Bunuh Diri di Gunung Kidul, 3(1), 27–32.

Zamroji, M., & Oktaviana, W. (2025). Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa, 18(10), 1277–1284.