Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

CAKUPAN PELAYANAN IMUNISASI ANAK BALITA DI UPT. PUSKESMAS BONTOMARANNU KEC GALESONG SELATAN KAB TAKALAR PERIODE JANUARI MEI TAHUN 2025

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi balita merupakan program strategis nasional dalam rangka mencegah penyakit menular yang dapat menyebabkan kecacatan maupun kematian pada anak usia dini. Berdasarkan data WHO, sekitar 2–3 juta kematian dapat dicegah setiap tahun melalui imunisasi. Capaian imunisasi yang belum maksimal masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Takalar. Tujuan: Mengetahui cakupan pelayanan imunisasi balita di UPT. Puskesmas Bontomarannu Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Metode: Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif melalui total sampling berdasarkan data observasi dan rekapitulasi pelayanan imunisasi Januari–Mei 2025. Hasil: Dari total 195 balita sasaran, terdapat 146 balita yang menerima imunisasi (74,87%) dengan rincian per bulan: Januari 23 balita (59%), Februari 30 balita (76,9%), Maret 32 balita (82,1%), April 31 balita (79,5%), dan Mei 30 balita (76,9%). Jenis imunisasi yang paling banyak diberikan _dalah BCG dan Polio 1. Simpulan: Cakupan pelayanan imunisasi balita di Puskesmas Bontomarannu menunjukkan tren peningkatan dari Januari hingga Maret, namun belum mencapai target nasional ≥90%. Disarankan adanya peningkatan edukasi kepada masyarakat serta pemanfaatan sistem pencatatan digital untuk mempercepat pelacakan sasaran imunisasi yang belum lengkap.

Keywords

Balita, Cakupan, Imunisasi, Puskesmas

pdf

References

  1. Adiwiharyanto, K., Setiawan, H., Widjanarko, B., Sutiningsih, D., & Musthofa, S. B. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ibu dalam Melaksanakan Imunisasi Dasar Lengkap pada Anak di Puskesmas Miroto Kota Semarang. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 7(2), 522–529. https://doi.org/10.14710/jekk.v7i2.11530
  2. Aprilla, G. G. (2020). Analisa Kebijakan Standar Pelayanan. 6(2), 95–105.
  3. Ariga, R. A. (2020). Implementasi Manajemen Pelayanan Kesehatan dalam keperawatan. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.
  4. Azzahra Nasution, R., & Sahputri, J. (2024). Gambaran Pengetahuan Kesiapsiagaan Ibu Hamil dalam Menghadapi Bencana Banjir di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoksukon (Vol. 3, Issue 3).
  5. Dani, R., Elida, Y., Aprianty, H., Darmawi, E., & Program Kesehatan Ibu Dan Anak Di Puskesmas Tetap Kabupaten Kaur, I. (2024). 2024 page: 1-12| 1 Sengkuni. Sengkuni Journal: Social Sciences and Humanities, 4(2). https://doi.org/10.37638/sengkuni.5.2.1-12
  6. Darmin, Fachry Rumaf, Suci Rahayu Ningsih, Regina Mongilong, Metsan Arie, Dharma Gowa, & Anggi Della Anggaria. (2023). Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi dan Balita.
  7. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI. (2022). Strategi Komunikasi Nasional Imunisasi 2022-2025.
  8. Febriani, M., Perawat, Y., Selatan, S., Tinggi, S., Kesehatan, I., Makassar, P., & Makassar, K. (2024). Gambaran Keakuratan Kode Diagnosa Section Caesarean Berdasarkan ICD 10 RSUD Syekh Yusuf Kab.Gowa
  9. Fifit, K. I. S., & Luvi Dian Afriyani. (2023). Pengaruh Metode Pijat Tui Na Terhadap Penambahan Berat Badan pada Balita Usia 1-5 Tahun dengan Masalah Berat Badan dan Picky Eater. Journal of Holistics and Health Science, 5(1), 135–143. https://doi.org/10.35473/jhhs.v5i1.255
  10. Fitrian, S., 1, A., Astuti, R., Kristini, T. D., Studi, M. P., Masyarakat, K., & Kesehatan, F. (2025). Faktor Penentu Cakupan Imunisasi Lanjutan pada Anak Usia 18-24 Bulan. In The Indonesian Journal of Public Health) Masyarakat (Vol. 20, Issue 1). https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi
  11. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan No. 6 Tahun 2024 tentang Standar Teknis Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Kesehatan. https://farmalkes.kemkes.go.id/unduh/permenkes-6-2024/
  12. Majid, S. R., Martini, M., Sutiningsih, D., Sriatmi, A., & Rahfiludin, M. Z. (2025). Evaluasi Program Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Puskesmas Berdasarkan Tingkat Capaian di Kota Tegal (Studi di Puskesmas Tegal Selatan dan Puskesmas Tegal Timur). 24(2), 191–200. https://doi.org/10.14710/mkmi.24.2.191-200
  13. Kementerian Kesehatan. (2023, May). Cakupan Imunisasi Rutin Lengkap Kini Capai 94,9 Persen.
  14. Norhayati, E., Istiqamah, I., & Budi, S. (2023). Evaluasi Program Pelaksana Pelayanan Kesehatan Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Batumandi. https://doi.org/10.55606/jrik.v4i1.2830
  15. Primadi Candra Susanto, Dewi Ulfah Arini, Lily Yuntina, Josua Panatap Soehaditama, & Nuraeni. (2024). Konsep Penelitian Kuantitatif: Populasi, Sampel, dan Analisis Data. Jurnal Ilmu Multidisplin, 3(1).
  16. Tiyar, M. N., & Samsudin, S. (2024). Klasifikasi Data Sasaran Imunisasi Bayi dan Baduta pada Puskesmas Berbasis Web Metode Clustering Algoritma K-Means.
  17. Jurnal Teknologi Sistem Informasi Dan Aplikasi, 7(1), 143–154. https://doi.org/10.32493/jtsi.v7i1.37321
  18. Wahyuni, A. (2023). Transformasi Layanan Informasi Kesehatan Aplikasi Pengingat Dan Pencacatan Kegiatan Imunisasi Balita Di Puskesmas. IKESMA, 19(2), 126. https://doi.org/10.19184/ikesma.v19i2.36870
  19. Wardaya, E. C. E., Martini, M., Sutiningsih, D., & Hestiningsih, R. (2024). Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak. Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat, 4(1), 8–13. https://doi.org/10.14710/jrkm.2024.22164
  20. Zaini, R., Parinduri, S. K., & Dwimawati, E. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Tegal Gundil Kota Bogor Tahun 2020. 5(6), 481–490. https://doi.org/10.32832/pro

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1-10 of 71

You may also start an advanced similarity search for this article.