PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN ISOTONIK KEMASAN DAN NIRA SIWALAN TERHADAP KADAR GULA DARAH ATLET SSB GEMULUNG USIA 13-17 TAHUN
Abstract
Olahraga intensitas tinggi seperti sepak bola dapat memengaruhi kadar gula darah melalui peningkatan metabolisme glukosa. Minuman isotonik kemasan dan nira siwalan (Borassus flabellifer L.), kaya karbohidrat, berpotensi menstabilkan atau meningkatkan kadar gula darah untuk mendukung energi atlet. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh keduanya terhadap kadar gula darah atlet SSB Gemulung usia 13-17 tahun. Desain true experimental pre-test post-test control group dengan 30 atlet (10 per kelompok: isotonik, nira siwalan, kontrol). Intervensi: 250 ml minuman diberikan 30 menit sebelum latihan selama 3 hari. Kadar gula darah diukur dengan glucometer (pre dan post-latihan). Analisis menggunakan Paired T-test dan One-Way ANOVA (SPSS 25). Kadar gula darah menurun signifikan post-latihan pada semua kelompok (p<0,05), tapi intervensi meminimalkan penurunan. Kelompok isotonik: -0,8 mmol/L (dari 5,2 ke 4,4); nira siwalan: -1,1 mmol/L (dari 5,1 ke 4,0); kontrol: -1,8 mmol/L (dari 5,0 ke 3,2). Perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,003), dengan isotonik paling stabil (p<0,05 vs kontrol). Minuman isotonik kemasan lebih efektif menjaga kadar gula darah stabil dibandingkan nira siwalan dan kontrol, mencegah hipoglikemia selama latihan. Nira siwalan tetap bermanfaat sebagai alternatif alami untuk pemeliharaan glukosa. Penelitian ini berkontribusi pada nutrisi olahraga dengan membandingkan sumber karbohidrat komersial dan alami, memberikan rekomendasi praktis untuk atlet remaja di daerah tropis.
Keywords
Nira Siwalan, Minuman Isotonik Kemasan, Gula Darah, Sepak Bola
References
- Adhimah, A. F., Harun, I., & Winiastri, D. (2020). Efektivitas Pemberian Minuman Isotonik dan Jeruk Manis Pacitan Peras (Citrus Sinensis) terhadap Vo2 Max Atlet Sepak Bola. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya, 4(2), 93-104. https://doi.org/10.21580/ns.2020.4.2.4230
- Amri, U., & Setyagraha, E. (2023). Pengaruh Pemberian Pocari Sweat Sebelum Latihan Terhadap Kadar Glukosa Atlet Futsal Kombat F. C. 14(1), Article 2.
- Andria, Y. (2019). Pengaruh Pemberian Minuman Isotonis Dan Pisang Terhadap Kadar Glukosa Darah Atlet Tenis Lapangan Universitas Negeri Padang. Sporta Saintika, 4(2), Article 2. https://doi.org/10.24036/sporta.v4i2.116
- Aryati, T. (2004). Pengaruh pemberian karbohidrat terhadap performa atlet. Jurnal Gizi dan Olahraga, 2(1), 45–52.
- Astuti, A., Rochmayani, M., & Aulia, R. (2018). Nawake (nira water kefir): pemanfaatan nira aren sebagai minuman fungsional kaya probiotik. Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 20(1), 7-12. (https://doi.org/10.21580/agritech.v20i1.2400)
- Falaach, M. F., Ningtyias, F. W., & Sulistyani, S. (2022). Pengaruh Pemberian Nira Siwalan (Borassus Flabillifer L) Terhadap Kebugaran Atlet Sepak Bola. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya, 6(1), 25–34. (https://doi.org/10.21580/ns.2022.6.1.8060)
- Fatkhul Mubin, M., et al. (2016). Kandungan gula dalam nira siwalan. Jurnal Teknologi Pangan, 12(2), 45-52.
- Geraldini, S., Cruz, I. F., Romero, A., Fonseca, F. L. A., & Campos, M. P. de. (2017). Isotonic sports drinks improve rehydration and decrease proteinuria after karate exercise. Jornal Brasileiro de Nefrologia, 39(4), 409–415. (https://doi.org/10.5935/0101-2800.20170067)
- Gonzalez, JT, & Betts, JA (2019). Gula makanan, olahraga, dan metabolisme karbohidrat di hati. https://doi.org/10.1017/S0029665118002604
- Heryani, H. (2016). Keutamaan gula aren & strategi pengembangan produk. Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press.
- Knuiman, P., et al. (2015). Glycogen Availability and Its Role in Endurance Performance. Sports Medicine, 45(Suppl 1), S5–S12. (https://doi.org/10.1007/s40279-015-0390-z)
- Koeswandi, A. T., Muliani, Y., & Karmaya, I. N. M. (2022). Hubungan flat foot dengan chronic ankle instability pada atlet basket kelompok umur 14 tahun di klub basket elite bali dan merpati bali. Jurnal Medika Udayana, 11(10), 50-56.
- Lambert, E. V., Speechly, D. P., Dennis, S. C., & Noakes, T. D. (2002). Enhanced endurance in trained cyclists during moderate intensity exercise following 2 weeks adaptation to a high fat diet. European Journal of Applied Physiology, 87(3), 289–300.
- Mahan, L. K. (2012). Krause's Food & the Nutrition Care Process (13th ed.). Saunders.
- Maughan, R. J., & Shirreffs, S. M. (2010). Dehydration and rehydration in competitive sport. Scandinavian Journal of Medicine & Science in Sports, 20(s3), 40–47. (https://doi.org/10.1111/j.1600-0838.2010.01210.x)
- Mulyadi, A., Komarudin, K., Sartono, H., & Novian, G. (2021). Meningkatkan Konsentrasi Atlet Sepak Bola melalui Metode Latihan Life Kinetik. Jurnal Patriot, 3(4), 387–396. https://doi.org/10.24036/patriot.v3i4.801
- Nugraha, A., et al. (2016). Pengaruh minuman isotonik terhadap denyut nadi atlet setelah latihan. Jurnal Kesehatan Olahraga, 5(1), 78-85.
- Penggalih, M. H., Niamilah, I., Ramadhani, M. F., Kamarga, Z. K. A., Liana, N. O., Muslichah