Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

ANALISIS POSTUR TUBUH PEKERJA INDUSTRI GULA MERAH TERHADAP KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH DI CV BANGKIT JAYA

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya paparan postur kerja yang tidak ergonomis pada pekerja industri gula merah dengan proses produksi yang masih dilakukan secara manual dalam durasi waktu kerja yang panjang, sehingga berpotensi menimbulkan keluhan muskuloskeletal khususnya pada nyeri punggung bawah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara postur kerja dan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja industri gula merah di CV Bangkit Jaya. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 40 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Pengukuran postur dilakukan menggunakan metode REBA berbantuan aplikasi Kinovea, sedangkan keluhan nyeri dinilai menggunakan Nordic Body Map (NBM) dan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori risiko tinggi hingga sangat tinggi berdasarkan skor REBA, serta melaporkan tingkat nyeri sedang hingga tinggi. Uji korelasi Spearman menghasilkan hubungan positif yang sangat kuat antara postur berisiko dan tingkat nyeri (r=0,935; p<0,01). Temuan ini menegaskan bahwa paparan postur membungkuk, rotasi trunk, angkatan manual berulang, dan durasi kerja panjang berkontribusi signifikan terhadap nyeri punggung bawah. Penelitian ini menekankan pentingnya perbaikan ergonomi dan edukasi kerja aman untuk menurunkan risiko nyeri punggung bawah.

Keywords

Postur Kerja, REBA, Nyeri Punggung Bawah, NRS, NBM, Pekerja Industri Gula Merah.

pdf

References

  1. Beatrix, M. E., & Wijayanto, A. W. (2023). Posture Analysis Using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) & Nordic Body Map (NBM) Methods to Reduce the Risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs) in Automotive Company. International Journal of Advances in Scientific Research and Engineering, 09(02), 29–35. https://doi.org/10.31695/ijasre.2023.9.2.4
  2. Hadi, K., & Tjhin, P. (2024). Hubungan Whole Body Vibration Dengan Disabilitas Low Back Pain Pada Pengemudi Ojek. Jurnal Akta Trimedika, 1(1), 15–29. https://doi.org/10.25105/aktatrimedika.v1i1.19198
  3. Hita-Gutiérrez, M., Gómez-Galán, M., Díaz-Pérez, M., & Callejón-Ferre, Á.-J. (2020). An Overview of REBA Method Applications in the World [Una descripción general de las aplicaciones del método REBA en el mundo]. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(8), 1–22. https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85083418022&doi=10.3390%2Fijerph17082635&partnerID=40&md5=e3b03fb946e5d612402aaaab70f8beb0
  4. Hong, X., Lee, Y.-C., & Zhou, S. (2022). Musculoskeletal symptoms and associated factors among manual porcelain workers at different workstations: a cross-sectional study. International Archives of Occupational and Environmental Health, 95(9), 1845–1857. https://doi.org/10.1007/s00420-022-01879-z
  5. Putri, A. G., & Mulyadi, S. Y. (2024). The Relationship Between Long Work Duration Per Day and the Risk of Non Specific Low Back Pain in Online Motorcyle Taxi Drivers [ Hubungan Durasi Lama Kerja Per Hari Dengan Resiko Low Back Pain Non Spesifik Pada Pengemudi Motor Ojek Online ]. 1–7.

Similar Articles

21-30 of 105

You may also start an advanced similarity search for this article.