Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGELOLAAN SALURAN PEMBUANGAN AIR LIMBAH DILINGKUNGAN RUMAH HUNIAN KOS DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DBD

Abstract

The management of water drainage channels in temporary residential areas such as boarding houses on Jl. Gegerkalong Girang Gang Albarkah, Bandung, plays a crucial role in preventing Dengue Fever (DBD) due to the breeding of Aedes aegypti mosquitoes in standing water. This study aims to examine the condition of water drainage channels from bathrooms in 46 boarding units through non-participatory observation on November 6, 2025, which found that 59% used closed channels to septic tanks, thereby reducing the risk of stagnant water, while 41% had open channels that have a high potential to become vector habitats. Literature reviews emphasize the 3M Plus strategy, clean and healthy living behavior (PHBS), integration of liquid waste and garbage management, as well as government policy support for effective drainage infrastructure, with closed channels proven to be 5.6 times more effective in preventing DBD. Recommendations include transitioning to closed systems, routine maintenance, and community outreach to create a safer environment.

Keywords: Water Drainage Management, Boarding House Residences, Dengue Fever Prevention, Environmental Sanitation, Closed Drains.

 

Abstrak

Pengelolaan saluran pembuangan air di lingkungan rumah hunian sementara seperti kos-kosan di Jl. Gegerkalong Girang Gang Albarkah, Bandung, memegang peran krusial dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti di genangan air. Penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi saluran pembuangan air dari kamar mandi pada 46 unit kos melalui observasi non-partisipatif pada 6 November 2025, yang menemukan 59% menggunakan saluran tertutup menuju septic tank sehingga mengurangi risiko genangan, sementara 41% saluran terbuka berpotensi tinggi menimbulkan habitat vektor. Kajian pustaka menekankan strategi 3M Plus, perilaku hidup bersih sehat (PHBS), integrasi pengelolaan limbah cair dan sampah, serta dukungan kebijakan pemerintah untuk infrastruktur drainase yang efektif, dengan saluran tertutup terbukti 5,6 kali lebih baik mencegah DBD. Rekomendasi mencakup transisi sistem tertutup, pemeliharaan rutin, dan sosialisasi komunitas guna menciptakan lingkungan sehat berkelanjutan.

Kata kunci: Pengelolaan Saluran Pembuangan Air, Rumah Hunian Kos, Pencegahan DBD, Sanitasi Lingkungan, Saluran Tertutup.

Keywords

Water Drainage Management, Boarding House Residences, Dengue Fever Prevention, Environmental Sanitation, Closed Drains, Pengelolaan Saluran Pembuangan Air, Rumah Hunian Kos, Pencegahan DBD, Sanitasi Lingkungan, Saluran Tertutup

pdf

Author Biography

Irfan Herdiansyah

Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri, Universitas Pendidikan Indonesia

Andini Susilawati

Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri, Universitas Pendidikan Indonesia

Sofawiah Azizah

Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri, Universitas Pendidikan Indonesia

Yani Achdiani

Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri, Universitas Pendidikan Indonesia


References

  1. Andina, E. (2019). “Analisis perilaku pemilahan sampah di Kota Surabaya”. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 10(2), 119-138.
  2. ANGGRAINI, D. (2024). “GAMBARAN HASIL HEMATOLOGI RUTIN PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) INFEKSI DENGUE SEKUNDER PADA ANAK DAN DEWASA DI RSUD PRINGSEWU TAHUN 2022-2023”. Doctoral dissertation, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
  3. Aurelia, A. D., Danita, A., Perdani, E. A., Septiana, E. G., Fitriani, R., Ramadani, V. A., & Arini, L. D. D. (2025). “Pencegahan Infeksi dan Transfer Mikroorganisme”. Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(6), 4355-4363.
  4. Bioaga, T. (2025). “Dampak Pencemaran Limbah Cair terhadap Kesehatan Masyarakat”. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
  5. Boimau, C. D. H., Nurjazuli, N., & Wahyuningsih, N. E. (2022). “HUBUNGAN FAKTOR KETERCUKUPAN AIR BERSIH DAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI DENGAN KEPEMILIKAN JAMBAN SEHAT DI DESA ABI KECAMATAN OENINO KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN”. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 184-190.
  6. Cahyani, P. (2025). “KEBIJAKAN LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN KUALITAS PERAIRAN DI INDONESIA: TINJAUAN KEBIJAKAN (2022–2025) DAN IMPLIKASINYA BAGI PERMUKIMAN PADAT”. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(06 November), 8551-8557.
  7. Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung. (2025). Kebijakan Pengelolaan Sanitasi di Lingkungan Rumah Hunian Sementara.
  8. Effendi, R., et al. (2022). “Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Sanitasi Lingkungan untuk Pencegahan Penyakit Berbasis Vektor”.
  9. Fadila, N., et al. (2023). E”dukasi dan Perilaku Hidup Bersih dalam Pengelolaan Sanitasi Rumah Hunian Sementara”.
  10. Fauzi, I., & Anna, A. N. (2018). P”engaruh Kepadatan Penduduk Terhadap Kondisi Kualitas Air Tanah Untuk Keperluan Air Minum Di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo”. Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  11. Herawati, S., & Rohyani, A. (2023). “Sistem Drainase dan Pengelolaan Limbah Cair di Perkotaan”. Jurnal Kesehatan Lingkungan.
  12. Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pengelolaan Saluran Pembuangan Air dan Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue.
  13. Kennedy, A. (2025). “Membangun Kebijakan Publik yang Tangguh: Pembelajaran dari Pandemi COVID-19 di Indonesia”. Socio-political Communication and Policy Review.
  14. Lase, A., Putriana, A., Aisyah, S., & Lase, A. (2024). “Analisis Sanitasi Lingkungan dan Pengendalian Nyamuk di Kota Tarutung”. TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination, 3(1), 26-32.
  15. Mahardika, A., et al. (2023). “Hubungan Kesadaran Pengelolaan Sampah dengan Angka Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Perkotaan”.
  16. Nestlé. (2025). Pengelolaan Sanitasi dan Akses Air Bersih dalam Pembangunan Berkelanjutan.
  17. Permatasari, D. (2024). “ANALISIS RISIKO DEMAM BERDARAH TERHADAP LINGKUNGAN: MENINJAU DAMPAK DAN STRATEGI PENGELOLAAN”. Jurnal Kesehatan, 1(01), 1-6.
  18. Putri, W. (2023). “Evaluasi Penggunaan Saluran Pembuangan Air Tertutup di Kawasan Padat Penduduk”. Jurnal Sanitasi dan Lingkungan.
  19. Rafika Transindo. (2025). “Studi Pencemaran Air Limbah dan Dampaknya pada Ekosistem”. Laporan Penelitian Lingkungan.
  20. Saputri, L. (2021). “Teknologi Sistem Drainase Tertutup untuk Lingkungan Perkotaan Padat”. Jurnal Teknik Lingkungan.
  21. Sawaluddin, M. R., & Lidayanti, S. (2024). “Pencegahan DBD dengan Penyuluhan Hidup Bersih dan Sehat di Kecamatan Tawang Tasikmalaya Jawa Barat”. Proficio, 5(2), 920-932.
  22. Syahfitri, D., Herdiansyah, I., & Azizah, S. (2025). “Pengelolaan Saluran Pembuangan Air di Lingkungan Rumah Hunian Sementara dalam Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue”. Universitas Pendidikan Indonesia.
  23. Tanindo, R. (2024). “Inovasi Pengelolaan Limbah Cair di Kawasan Kos-kosan”. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Lingkungan.

Similar Articles

1-10 of 144

You may also start an advanced similarity search for this article.