Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGARUH EDUKASI MEMPERBAIKI GAYA HIDUP KELOMPOK RISIKO HIPERTENSI TERHADAP PENGELOLAAN STRES DI PUSKESMAS MANGKANG, SEMARANG

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan dapat diperburuk oleh stres yang tidak terkelola. Edukasi mengenai perbaikan gaya hidup diyakini mampu meningkatkan kemampuan individu dalam mengelola stres dan menurunkan risiko hipertensi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk engetahui pengaruh edukasi perbaikan gaya hidup terhadap pengelolaan stres pada kelompok risiko hipertensi di Puskesmas Mangkang, Semarang. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 60 responden yang memiliki tekanan darah dalam kategori pra-hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner manajemen stres yang terdiri dari 37 item dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Edukasi diberikan dalam bentuk video berdurasi 3 menit yang memuat materi gaya hidup sehat dan teknik pengelolaan stres. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengelolaan stres dalam kategori cukup (55%) dan buruk (41,7%). Setelah intervensi edukasi, terjadi peningkatan pengelolaan stres ke kategori baik (61,7%) dan cukup (38,3%), serta tidak ada lagi yang berada pada kategori buruk. Hasil uji menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Edukasi perbaikan gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan pengelolaan stres pada kelompok risiko hipertensi. Intervensi edukatif berbasis gaya hidup sehat dapat digunakan sebagai pendekatan promotif dan preventif dalam penanganan hipertensi di masyarakat.

Keywords

Edukasi, Gaya Hidup, Hipertensi, Manajemen Stres, Pra-hipertensi

pdf

References

  1. Aristoteles. (2019). Korelasi Umur Dan Jenis Kelamin Dengan Penyakit Hipertensi Di Emergency Center Unit Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Indonesia Jurnal Perawat, 14.
  2. Baringbing, E. P. (2023). Pengaruh Karakteristik Pendidikan dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Rawat . Jurnal Surya Medika, 128-129.
  3. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2023). "Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023." Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
  4. Damayanti, R., Sabar, S., Lestari, A., Nurarifah, N., & Sukmawati, S. (2022). Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. Lentora Nursing Journal, 2(2). https://doi.org/10.33860/lnj.v2i2.1337
  5. Damayanti, N. M. (2019). Gambaran Gaya Hidup Pada Penderita Hipertensi DI Puskesmas II Denpasar Barat. Jurnal Kesehatan Medika Udayana, 26-40.
  6. Eddy, M. (2022). Metodologi Penelitian: Pendekatan Praktis. Yogyakarta: Deepublish.
  7. Elsa Salsabila, S. L. (2024). Faktor Risiko Usia dan Jenis Kelamin dengan Kejadian Hipertensi di Klinik Paradise Surabaya Oktober 2023. Calvaria Medical Journal, 67.
  8. Fatharani Maulidina, N. H. (2019). Faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja puskesmas jati luhur bekasi. ARKESMAS
  9. Firdaus, M. (2020). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Deepublish.
  10. Kementerian Kesehatan RI. (2019). "Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan." Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
  11. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia . (2025) “Klasifikasi Hipertensi.” Diakses Pada 2 Februari 2025
  12. Maulidina, F. H. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Jati Luhur Bekasi Tahun 2018. ARKESMAS, 4(1), 149-155
  13. Marwaha, K. (2022). Examining the Role of Psychosocial Stressors in Hypertension. Journal of Preventive Medicine and Public Health, 55(6), 499–505
  14. Nofi Susanti, S. N. (2024). Hubungan Usia, Jenis Kelamin Dengan Penyakit Hipertensi Di Klinik Utama Paru Soeroso. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3602
  15. Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
  16. Noubiap, J. J., Agbaedeng, T. A., Nyaga, U. F., Nkoke, C., & Jingi, A. M. (2020). A meta-analytic evaluation of the diagnostic accuracy of the electrocardiographic Peguero-Lo Presti criterion for left ventricular hypertrophy. In Journal of Clinical Hypertension (Vol. 22, Issue 7, pp. 1145–1153). Blackwell Publishing Inc. https://doi.org/10.1111/jch.13923
  17. Nuraeni, E. (2020). Hubungan Usia Dan Jenis Kelamin Beresiko Dengan Kejadian Hipertensi Di Klinik X Kota Tangerang. Jurnal JKFT.
  18. Nursalam. (2020). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan
  19. Patil, S. J., Guo, N., Udoh, E. O., & Todorov, I. (2024). Self-Monitoring With Coping Skills and Lifestyle Education for Hypertension Control in Primary Care. Journal of Clinical Hypertension, 26(12), 1487–1501. https://doi.org/10.1111/jch.14921
  20. Pebrisiana, L. N. (2022). Hubungan Karateristik Dengan Kejadian Hipertensi Pasien Rawat Jalan di RSUD Dr. Doris Sylvanus Kalimantan Tengah. Jurnal Surya Medika, 182
  21. Podungge, Y. (2020). Hubungan Umur dan Pendidikan dengan Hipertensi pada Menopause. Gorontalo Journal of Public Health, 3(2), 154-161.
  22. Rianty, D. (2022). Pengaruh Edukasi Kelompok Terhadap Pengetahuan Pengelolaan Hipertensi Pada Kelompok Dewasa Hipertensi Di Upt Puskesmas Rejosari, Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmiah Kesehatan
  23. Sari, C. D. (2020). Strategi coping stres untuk menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 45-52.
  24. Susanti, N. K. (2021). emberdayaan keluarga melalui edukasi kelompok untuk mengurangi stres pada pengasuh lansia hipertensi. Jurnal Keperawatan Komunitas, 10(1), 45-50
  25. Syamsi, F. (2019). The Relationship Between Family History, Consumption Of Fruits And Vegetables, And Physical Activity And Hypertension. Jurnal Berkala Epidemiologi, 7(3), 217-224.
  26. Siti Nurjaha Taiso, I. P. (2021). Analisis Hubungan Sosiodemografis Dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lasalepa, Kabupaten Muna. Nursing Care And Health Technology.
  27. Tindangen, B. F. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Guru Sekolah Dasar Di Kecamatan Tombariri. Kesmas, 189–196.
  28. Warni, S., Isnawati, N., & Wijayanti, R. (2019). Efektivitas teknik relaksasi untuk menurunkan tingkat stres pada penderita hipertensi dengan desain One Group Pretest-Posttest. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 10(2), 120–127.
  29. World Health Organization. (2021). "Hypertension." Retrieved from WHO Website
  30. Wulandari, A. &. (2022). Pengaruh teknik relaksasi terhadap pengelolaan stres pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Komunitas, 8(2), 123-130.
  31. Yohanes Paulus Pati Rangga, A. A. (2021). Kontribusi Faktor Usia Dan Status Perkawinan Terhadap Hipertensi Pada Wanita Di Indonesia . Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat.
  32. Yolanda, Y. (2020). Hubungan status pernikahan dengan hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 123-130.

Similar Articles

11-20 of 236

You may also start an advanced similarity search for this article.