HUBUNGAN PENGETAHUAN, AKSES INFORMASI GIZI, DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEBIASAAN MAKAN SEHAT PADA REMAJA
Abstract
Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah gizi akibat perubahan fisiologis, psikologis, dan sosial. Pola makan yang kurang sehat dapat memengaruhi status gizi dan kesehatan jangka panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan gizi, akses informasi gizi, dukungan keluarga, dan kebiasaan makan sehat, serta menganalisis hubungan antar variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 65 responden yaitu santri di Pondok Pesantren An-Nur, Desa Dwi Sakti, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur. Kuesioner diadaptasi dari Pedoman Gizi Seimbang – Kemenkes RI, gizi remaja dan literasi media WHO, Family Support Scale (FSS), dan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden (100%) tingkat pengetahuan gizi terkategori baik, akses informasi gizi terkategori cukup (64,6%), dan dukungan keluarga terkategori tinggi (80%), dan kebiasaan makan sehat terkategori cukup (70,8%). Hasil uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara akses informasi gizi dengan kebiasaan makan sehat (p=0,024), tetapi tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi (p=0,073) maupun dukungan keluarga (p=0,094) dengan kebiasaan makan sehat. Kesimpulannya meskipun remaja memiliki pengetahuan gizi yang baik dan mendapat dukungan keluarga yang tinggi, akses terhadap informasi gizi justru menjadi faktor yang paling berpengaruh dalam membentuk kebiasaan makan sehat.
Keywords
Remaja, Pengetahuan Gizi, Akses Informasi, Dukungan Keluarga, Kebiasaan Makan Sehat
References
- Almutairi, R., Azuhairi, A. A., Mahmud, A., & Dablool, A. S. (2023). Eating Disorders among Adolescent Female Students in Jeddah, Saudi Arabia. Malaysian Journal of Medical Sciences, 30(1), 185–197. https://doi.org/10.21315/mjms2023.30.1.16
- Anggie Annisa Permatasari, Fransisca Putri Ardita, Agista Putri Prasetya, Nurul Anggraini, Siti Marpuah, & Erintya Asanti. (2024). Dampak Makanan Cepat Saji Bagi Kesehatan Tubuh Pada Kalangan Remaja. Jurnal Ventilator, 2(2), 110–120. https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i2.1201
- Arisandi, Y. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kebiasaan Mengkonsumsi Makanan Siap Saji Pada Remaja. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 8(2), 70–77.
- Astuti, H., Ketut Sumidawati, N., & Bakue, T. (2024). The Importance of Eating Healthy and Nutritionally Balanced Food for Elementary School Children. Abdimas Polsaka, 3(1), 40–46. https://doi.org/10.35816/abdimaspolsaka.v3i1.66
- Balitbangkes. (2021). Survei konsumsi makanan individu 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
- Brown, K., Smith, L., & Lee, J. (2021). Influence of social media trends on adolescent eating behaviors: A review. Journal of Adolescent Health, 68(4), 587–594. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2020.10.012
- Firdausi, A., Khomsan, A., & Rahman, P. H. (2022). Hubungan Penggunaan Instagram dengan Pengetahuan Gizi, Perilaku Makan, Aktivitas Fisik, dan Status Gizi Mahasiswa IPB. Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 1(1), 16–24. https://doi.org/10.25182/jigd.2022.1.1.16-24
- Karuniawati, B., & Putrianti, B. (2020). Gambaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam pencegahan penularan COVID-19. Jurnal Kesehatan Karya Husada, 8(2). https://doi.org/10.36577/jkkh.v8i2.411
- Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
- Larson, N., Neumark-Sztainer, D., & Story, M. (2022). A review of adolescent snacking behavior: Impact of social and environmental factors. Appetite, 102, 35–44. https://doi.org/10.1016/j.appet.2016.01.008
- Lestari, P. Y., Tambunan, L. N., & Lestari, R. M. (2022). Hubungan Pengetahuan tentang Gizi terhadap Status Gizi Remaja. Jurnal Surya Medika, 8(1), 65–69. https://doi.org/10.33084/jsm.v8i1.3439
- Nurwanti, S., Wulandari, R., & Kusuma, H. (2022). Knowledge of balanced nutrition and eating habits among adolescents in Indonesia. Indonesian Journal of Nutrition and Health, 11(2), 88–95.
- Oddo, V. M., Maehara, M., & Rah, J. H. (2022). Overweight in Indonesia: An observational study of adolescent nutrition. BMC Public Health, 22(1), 1652. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13952-5
- Patrick, H., & Nicklas, T. A. (2024). A review of family and social determinants of children’s eating patterns and diet quality. Journal of the American College of Nutrition, 24(2), 83–92. https://doi.org/10.1080/07315724.2005.10719448
- Popkin, B. M., Corvalan, C., & Grummer-Strawn, L. M. (2020). Dynamics of the double burden of malnutrition and the changing nutrition reality. The Lancet, 395(10217), 65–74. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(19)32497-3
- Rachmi, C. N., Li, M., & Baur, L. A. (2023). Overweight and obesity in Indonesia: Prevalence and risk factors—a narrative review. International Journal of Pediatric Obesity, 18(1), e13022. https://doi.org/10.1111/ijpo.13022
- Rukmana, A., Fitriani, R., & Ningsih, D. (2023). Hubungan pola makan, aktivitas fisik, dan dukungan keluarga dengan status gizi remaja. Jurnal Gizi Indonesia, 11(2), 101–109.
- Sawaya, A. L., Martins, P. A., & Hoffman, D. J. (2015). Nutrition and development in adolescents: A focus on nutritional needs and the long-term impact of adolescent malnutrition. Nutrition Reviews, 73(Suppl 1), 24–33. https://doi.org/10.1093/nutrit/nuv038
- Sawyer, S. M., Azzopardi, P. S., Wickremarathne, D., & Patton, G. C. (2021). The age of adolescence. The Lancet Child & Adolescent Health, 2(3), 223–228. https://doi.org/10.1016/S2352-4642(18)30022-1
- Smith, M., & Jones, R. (2020). Digital health and nutrition education: The role of online influencers. Health Education Research, 35(3), 201–210. https://doi.org/10.1093/her/cyaa006
- Steinberg, L. (2024). Age of opportunity: Lessons from the new science of adolescence. Houghton Mifflin Harcourt.
- Story, M., Nanney, M. S., & Schwartz, M. B. (2020). Schools and obesity prevention: Creating school environments and policies to promote healthy eating and physical activity. The Milbank Quarterly, 88(1), 71–100.
- Syarifah, A., & Dewi, R. (2021). Dukungan keluarga terhadap perilaku makan sehat remaja di masa pandemi COVID-19. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 88–95.
- Utami, S., & Rachmi, N. (2020). Hubungan pengetahuan tentang gizi dan IMT dengan perilaku konsumsi makan pada remaja putri. Journal of Midwifery and Health Administration Research, 2(2).
- Widodo, S., Susanti, E., & Putri, M. (2021). Peran keluarga dalam membentuk perilaku makan sehat remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 35–42.
- World Health Organization (WHO). (2019). Healthy diet fact sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet
- World Health Organization (WHO). (2022). Adolescent health fact sheet. WHO.
- Yu, X., Zhang, Y., & Wang, L. (2025). Family support and adolescent eating behaviors: A cross-sectional study. Public Health Nutrition, 28(3), 455–463.