Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI MKJP DI PUSKESMAS KECAMATAN MENTOK TAHUN 2025

Abstract

 Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah penggunaan kontrasepsi jangka panjang untuk menunda, mencegah atau menjarangkan kehamilan. Berdasarkan Data Puskesmas Kecamatan Mentok pada periode Juli 2025 tercatat pasangan usia subur yang melakukan kontrasepsi  implant 4 orang, MOW (Metode Operasi Wanita) 1 orang, Hal ini terlihat bahwa masih rendahnya Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Kecamatan Mentok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor Pengetahuan, Dukungan Suami, dan Akses Informasi dengan keputusan Wanita Usia Subur (WUS) memilih MKJP di Puskesmas Kecamatan Mentok Tahun 2025. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, dengan populasi yaitu seluruh wus yang menggunakan alat kontrasepsi sebanyak 333 orang. Sampel menggunakan simple random sampling dan berjumlah 77 orang wus yang menggunakan metode kontrasepsi. Analisis data menggunakan uji Chi-square dan Regresi Logistik (α = 0,05). Dukungan Suami menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,039), POR = 1,932, Pengetahuan (p = 0,466),POR = 1,818 dan 1,884) dan Akses Informasi (p = 0,430),POR = 0,758) terhadap penggunaan Kontrasepsi MKJP. Dukungan Suami merupakan faktor penguat dalam penggunaan MKJP. Sedangkan Pengetahuan dan Akses Informasi tidak signifikan dalam penggunaan MKJP. Strategi promosi KB, khususnya MKJP, harus difokuskan pada program yang melibatkan pasangan (suami-istri).

Long-Acting Reversible Contraception (LARC) refers to the use of long-term contraceptive methods to delay, prevent, or space pregnancies. Based on data from the Mentok Subdistrict Community Health Center (Puskesmas) in July 2025, it was recorded that among women of reproductive age, only four used implants and one used Female Sterilization (Tubectomy). This indicates that the utilization of Long-Acting Reversible Contraception (LARC) remains low in the Mentok Health Center area. This study aims to analyze the relationship between knowledge, husband’s support, and access to information with the decision of women of reproductive age (WRA) to choose LARC at the Mentok Community Health Center in 2025. This research employed a cross-sectional design, with a population consisting of all 333 WRA using contraceptive methods. A simple random sampling technique was used to obtain a sample of 77 respondents who were LARC users. Data were analyzed using the Chi-square test and Logistic Regression (α = 0.05). Husband’s support showed a significant relationship with LARC use (p = 0.039; POR = 1.932). Knowledge (p = 0.466; POR = 1.818 and 1.884) and access to information (p = 0.430; POR = 0.758) were not significantly associated with LARC utilization. Husband’s support was identified as a reinforcing factor in LARC uptake, whereas knowledge and information access were not significant predictors. Therefore, family planning promotion strategies, particularly for LARC, should focus on programs that actively involve couples (husband and wife).

Keywords

MKJP, Dukungan Suami, Pengetahuan, Akses Informasi, Odds Ratio , LARC, Husband’s Support, Knowledge, Information Access, Odds Ratio

pdf

Author Biography

Resti Andarini

Program Studi Sarjana Kebidanan Institut Citra Internasional 

Dyah Retnoningrum

Program Studi Sarjana Kebidanan Institut Citra Internasional 


References

  1. Adinew, Y. M., & Tesso, F. Y. (2024). Factors associated with long-acting reversible contraceptive use among reproductive-age women in Ethiopia: A systematic review and meta-analysis. PLOS ONE, 19(5), e0302797. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0302797.
  2. Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., Munthe, S. A., Hulu, V. T., Budiastutik, I., Faridi, A., Ramdany, R., Fitriani, R. J., Tania, P. O. A., Rahmiati, B. F., Lusiana, S. A., Susilawaty, A., Sianturi, E., & Suryana. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. Yayasan Kita Menulis.
  3. Anggraini Renny. (2023). Pengaruh Tingkat Pengetahuan Ibu, Dukungan Suami Dan Sumber Informasi Terhadap Pemanfaatan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Wanita Usia Subur Di PMB Bidan Y Tahun 2023. DOI: https://doi.org/10.55681/sentri.v2i4.725
  4. Anggaraini, D. P. F., Aprianti , Setyawati ,V. A. V.,Hartanto, A. A. (2022). Pembelajaran Statistika Menggunakan Software SPSS untuk Uji Validitas dan Reliabilitas. Jurnal Basicedu Vol 6 No 4 Tahun 2022. DOI :https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3206
  5. Ariandini, S. Dkk. (2023). Hubungan Antara Pengetahuan dengan Rendahnya Minat Ibu Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KesMas Respati e-ISSN 2550-0864 Vol. 8, No. 1, Januari 2023, pp. 01-10.
  6. Astuti, L., Rosita, Kartika, I., Sari, P. D. (2025). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Mkjp) Di Puskesmas Cimenyan Kabupaten Bandung Tahun 2025. chrome-extension://kdpelmjpfafjppnhbloffcjpeomlnpah/https://siakad.stikesdhb.ac.id/repositories/400824/4008240080/ARTIKEL%20PDF.pdf
  7. Bakar, A. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Pasuruan: CV. Duta Media.
  8. Deviana, S., Solikin, I., & Sari, D. P. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Keikutsertaan Pasangan Usia Subur dalam Ber-KB MKJP. Jurnal Kebidanan Malahayati, 9(2), 265-272.
  9. Fatonah, S., Nurchayati, S., & Puspitasari, R. D. (2023). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(3), 843-850.
  10. Ginting, A. (2020). Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Medan: Yayasan Kita Menulis.
  11. Gusman, A.P. Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap pemilihan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang pada Wanita Usia Subur di wilayah kerja Polindes Kefa Utara Kab. TTU Prov. NTT Tahun 2021. Jurnal untuk MasyarakatSehat (JUKMAS). 5(2) : 120-127.
  12. Indrawati, F., & Nurjanah, S. (2022). Buku Ajar Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Bojonegoro: Penerbit Adab.
  13. Irwan. (2017). Etika dan Perilaku Kesehatan. Yogyakarta: CV. Absolute Media.
  14. Karimuddin, K. (2022). Dasar-dasar Metode Penelitian Kuantitatif. Medan: CV. Merdeka Kreasi.
  15. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
  16. Matahari, R., Elita, V., & Utomo, W. (2018). Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
  17. Pakpahan, M., Siregar, D., Susilawaty, A., Tasnim, Mustar, Ramdany, R., Manurung, E. I., Sianturi, E., Tompunu, M. R. G., Sitanggang, Y. F., & Maisyarah, M. (2021). Promosi Kesehatan & Perilaku Kesehatan. Medan: Yayasan Kita Menulis.
  18. Pribadi, P. S., Agustin, T. 2024. Hubungan Sumber Informasi Pasangan Usia Subur Dengan Pemilihan Kontrasepsi Jangka Panjang di Puskesmas Baamang 2 Sampit Tahun 2024.Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) 2025 (April), volume. 4, nomor. 1, Puspita Sari Pribadi. DOI: https://doi.org/10.55606/jurrike.v3i2.4347
  19. Safitri, A. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Ibu dalam Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Wilayah Kerja Puskesmas Rowosari Kota Semarang [Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung]. Repository UNISSULA. http://repository.unissula.ac.id/39264/
  20. Sari, D. I., & Andayani, L. (2024). Determinan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Wanita Usia Subur. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 7(1), 1-8. https://doi.org/10.35473/ijm.v7i1.887
  21. Sari, R. P., Sari, K., & Yuliani, I. (2023). Hubungan Akses Pelayanan Kesehatan dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Jurnal Pembangunan Kesehatan Indonesia (JPKI), 2(1), 45-52. https://doi.org/10.56338/jpki.v2i1.1586
  22. Soesana, dkk. (2023). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Medan. Yayasan Kita Menulis. 120 hal.
  23. Sudirman, R. M., & Herdiana, R. (2020). Hubungan Dukungan Suami Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sunyaragi Kota Cirebon Tahun 2020. Journal of Nursing Practice and Education, 1(1), 21–29. https://doi.org/10.34305/jnpe.v1i1.196
  24. Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  25. Sutrisminah, E., Lisani, F., Hudaya, I. (2023). Faktor yang Memengaruhi Rendahnya Minat Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Intrauterine Device di Kampung Keluarga Berencana. Faletehan Health Journal, 10 (1) (2023) 41-47. www.journal.lppmstikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ
  26. Tessema, G. A., Tesema, A. G., Yazew, G. G., & Teshale, A. B. (2021). Exposure to family planning messages and its association with modern contraceptive use among sexually active women in sub-Saharan Africa: a multilevel analysis of recent demographic and health surveys. BMJ Open, 11(2), e043534. http://dx.doi.org/10.1136/bmjopen-2020-043534
  27. The DHS Program. (n.d.). Family Planning. Retrieved August 9, 2025, from https://dhsprogram.com/topics/Family-Planning.cfm
  28. United Nations Department of Economic and Social Affairs, Population Division. (2022). World Family Planning 2022: Meeting the changing needs for family planning: Contraceptive use by age and method. New York: United Nations.
  29. Widodo, A., & Pratitis, N. (2023). Metodologi Penelitian: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Sidoarjo: CV. Eureka Media Aksara.
  30. Wulandari, D. A., & Lestari, D. P. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Pada Akseptor KB Aktif. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 10(2), 135-141. https://doi.org/10.35457/jab.v10i2.1569

Similar Articles

11-20 of 165

You may also start an advanced similarity search for this article.