Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

KAJIAN SENYAWA HETEROSIKLIK DALAM BERBAGAI GOLONGAN FARMAKOLOGI DAN PROSES SINTESIS SENYAWA PROTOTIPE: PIRACETAM, METAMIZOL, FENITOIN, WARFARIN, DAN NIFEDIPIN

Abstract

Senyawa heterosiklik merupakan kelompok besar senyawa organik yang memiliki cincin mengandung satu atau lebih atom selain karbon, seperti nitrogen, oksigen, atau sulfur. Keberadaan atom hetero dalam struktur cincin memberikan sifat kimia dan aktivitas biologis yang khas, sehingga menjadikan senyawa heterosiklik sebagai dasar penting dalam pengembangan obat modern. Artikel ini membahas proses sintesis dan klasifikasi farmakologis dari beberapa senyawa prototipe heterosiklik yang berperan signifikan dalam dunia farmasi, yaitu piracetam, metamizol, fenitoin, warfarin, dan nifedipin. Piracetam, sebagai turunan 2-pirolidon, disintesis melalui reaksi antara 2-pirolidon dan etil kloroasetat; metamizol, turunan pirazolon, diperoleh melalui kondensasi asetilmetilamina dan etil asetoasetat yang diikuti reaksi sulfonasi; fenitoin disintesis dari proses siklisasi benzil dan urea; warfarin, turunan kumarin, diperoleh melalui kondensasi 4-hidroksikumarin dengan benzaldehida; sedangkan nifedipin, golongan dihidropiridin, disintesis dengan reaksi Hantzsch. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa setiap struktur heterosiklik memiliki mekanisme aksi biologis yang unik dan terkait erat dengan aktivitas farmakologisnya, seperti nootropik pada piracetam, analgesik pada metamizol, antikonvulsan pada fenitoin, antikoagulan pada warfarin, serta antihipertensi pada nifedipin. Kajian ini menegaskan pentingnya perancangan sintesis senyawa heterosiklik dalam inovasi obat modern untuk meningkatkan efikasi serta selektivitas terapi.

Keywords

Heterosiklik, sintesis obat, piracetam, metamizol, fenitoin, warfarin, nifedipin

pdf

References

  1. Da’i, M. (2019). Sintesis senyawa analog kurkumin 3,5-bis-(4’-hidroksi-3’-metoksi-benzilidin)-piperidin-4-on (monohidrat hidroklorida) dengan katalis HCl. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 10(2), 45-52. https://journals.ums.ac.id/index.php/pharmacon/article/view/67
  2. Farida Suhud, Tjahjono, D. H., Yuniarta, T. A., & Sulistyowaty, M. I. (2021). Perbandingan metode sintesis senyawa 1-benzil-3-(4-etil-benzoil)urea dan 1-benzil-3-(4-klorometil-benzoil)urea sebagai calon obat antikanker. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 8(3), 277-283. https://doi.org/10.20473/jfiki.v8i32021.277-283
  3. Ghouizi, M., Sekkoum, K., & Belboukhari, N. (2024). Insight into the synthesis of warfarin and its promiscuous derivatives. Mediterranean Journal of Pharmacy & Pharmaceutical Sciences, 4(4), 10. https://ppj.org.ly/article/doi/10.5281/zenodo.14293578
  4. Goka, B., & Klumpp, D. A. (2023). Synthesis of warfarin analogs: Conjugate addition reactions of alkenyl-substituted N-heterocycles with 4-hydroxycoumarin and related substrates. RSC Advances, 13, 4754-4756. https://doi.org/10.1039/D3RA00251A
  5. Krisnayanti, M. W. (2019). Penggunaan antikoagulan oral baru pada fibrilasi atrium. Jurnal Farmasi Udayana, 8(1), p01. https://doi.org/10.24843/JFU.2019.v08.i01.p01
  6. Nunuk, W. S., Buono, E. C., & Raharjo, A. S. (2020). Analisis cepat kandungan metamizol dan deksametason pada jamu “pegal linu” dengan metode FTIR kombinasi kemometrik. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia, 20(2). https://doi.org/10.30595/pharmacy.v20i2.19628
  7. Octasari, P. M., & Silvianingsih, N. (2021). Kesesuaian nilai INR (International Normalized Ratio) pasien kardiovaskuler dengan terapi warfarin di Poli Spesialis Jantung RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Cendekia Journal of Pharmacy, 6(1), 126. https://doi.org/10.31596/cjp.v6i1.126
  8. Shaldam, M. A., El-Hamamsy, M. H., Saleh, D. O., & El-Moselhy, T. F. (2016). Synthesis, evaluation of pharmacological activity, and molecular docking of 1,4-dihydropyridines as calcium antagonists. & Pharmaceutical Bulletin, 64(4), 297-304. https://doi.org/10.1248/cpb.c15-00737
  9. Zohny, Y. M., Awad, S. M., Rabie, M. A., & Al-Saidan, O. A. (2023). Synthesis of dihydropyrimidines: Isosteres of nifedipine and evaluation of their calcium channel blocking efficiency. Molecules, 28(2), 784.https://doi.org/10.3390/molecules28020784

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 39

You may also start an advanced similarity search for this article.