Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAPA

Abstract

Penyakit diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang sering terjadi akibat pola makan dan aktivitas fisik yang kurang baik. Banyak faktor mempengaruhi pola makan dan aktivitas fisik yang perlu diketahui untuk membantu pasien dalam mempertahankan kadar gula darahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Tapa. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 80 responden yang direkrut menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner pola makan, GPAQ. Dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan buruk sebanyak 46 responden (57,5%), aktivitas fisik berat sebanyak 39 responden (48,8%), dan kadar gula darah tidak terkontrol sebanyak 57 responden (71,2%). Hasil uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kadar gula darah (p =0,032<0,05) dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah (p=0,028<0,05). Kesimpulan terdapat hubungan signifikan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Tapa. Saran instansi kesehatan diharapkan meningkatkan skrining dan edukasi, sedangkan penelitian selanjutnya disarankan memperluas variabel dan jumlah sampel.

Keywords

Pola Makan, Aktivitas Fisik, Kadar Gula Darah

pdf

Author Biography

Nadia Oktaviana Rahman

Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Negeri Gorontalo

Nanang Roswita Paramata

Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Negeri Gorontalo

Sitti Fatimah M.Arsad

Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Negeri Gorontalo


References

  1. Abdurrahman, F. (2019). Faktor Pendorong Perilaku Diet Tidak Sehat Pada Mahasiswi Universitas Mulawarman. Ejournal Psikologi, 2(2).
  2. Akilakanya, W., & Kurniati, S. (2021). Hubungan Antara Pola Makan Dan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe Dua Association Between Eating Pattern And Random Blood Glucose Level In Patient With Type Two Diabetes Mellitus. Damianus Journal of Medicine, 20(2), 14440.
  3. Amin, F. (2023). Konsep Umum Populasi dan Sampel Dalam Penelitian. Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 14(1), 15–31.
  4. Ariani, S. A., Jamilah, S., & Karina, W. D. (2024). Hubungan Pola Makan Seimbang Dengan Kejadian Diabetes Mellitus di Wilayah Kecamatan Tabunganen. Journal of Mandalika Literature, 5(4), 2745–5963.
  5. Astuti, A., Sari, L. A., & Merdekawati, D. (2022). Perilaku Diit Pada Diabetes Mellitus Tipe 2. Jambi : Jahir Publishing.
  6. Astutisari, I. D. A. E. C Darmini, A. A. A. Y. D., & Wulandari, I, A, P. (2022). Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Manggis I. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(2), 79–87.
  7. Bull, F. C., Maslin, T. S., & Armstrong, T. (2009). Global physical activity questionnaire (GPAQ): Nine country reliability and validity study. Journal of Physical Activity and Health, 6(6), 790–804.
  8. Cahyaningsi, R. B. (2023). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Pada Usia Dewasa Di Puskesmas X Kota Bekasi. Aleph, 87(1,2), 149–200.
  9. Cahyati, Y. (2020). Penatalaksanaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Pedoman Bagi Kader Dan Masyarakat). Deepublish.
  10. Della, A., Subiyanto, P., & Maria, A. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Keperawatan Klinis Dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal), 7(2), 124.
  11. Dewi, P. A. C., Andayani, N. W. R., & Pratiwi, N. M. S. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar GDS Pada Penderita DM Tipe II. Journal of Midwifery and Health Administration Research, 2(1), 19–26.
  12. Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. (2024). Data Penderita Diabetes Provinsi Gorontalo.
  13. Eltrikanawati, T., & Tampubolon, M. (2020). Hubungan Pola Makan dan Pola Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 6(2), 171–177.
  14. Eshete, A., Mohammed, S., Shine, S., Eshetie, Y., Assefa, Y., & Tadesse, N. (2023). Effect of physical activity promotion program on adherence to physical exercise among patients with type II diabetes in North Shoa Zone Amhara region: a quasi-experimental study. BMC Public Health, 23(1), 1–9.
  15. Fandinata, S. S., & Ernawati, I. (2020). Management Terapi Pada Penyakit Degeneratif. Graniti.
  16. Firani, N. K. (2019). Metabolisme Karbohidrat (Kedua). Ub Press.
  17. Fondation, B. H. (2014). People Died From Heart Diseases in 2013. BHF.
  18. Hardianto, D. (2020). Telaah Komprehensif Diabetes Melitus: Klasifikasi, Gejala, Diagnosis, Pencegahan, Dan Pengobatan. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI), 7(2), 304–317.
  19. Harefa, E. M., & Lingga, R. T. (2023). Analisis Faktor Resiko Kejadian DM Tipe II. Journal of Health Research Science, 7(26), 316–324.
  20. Hariawan, H., Fathoni, A., & Purnamawati, D. (2019). Hubungan Gaya Hidup (Pola Makan dan Aktivitas Fisik) Dengan Kejadian Diabetes Melitus di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB. Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal), 1(1), 1.
  21. Henrianto, S. K., Samsinar, B. B., Santa, P. M., Sri, W. S., & Kahirunnisa, B. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus di Ruang Penyakit Dalam RSUD Koja Jakarta. Jurnal Keperawatan Cikini, 4(1), 32–39.
  22. Himmah, S. C., Irawati, D. N., Triastuti, N., & Salim, N. (2020). Pengaruh Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Klinik Aulia Jombang. MAGNA MEDICA Berkala Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 7(1), 8.
  23. IDF. (2021). Diabetes Around the World in 2021. Dipetik Oktober 6,2023, dari IDF:
  24. Jiwintarum, Y., Fauzi, I., Diarti, M. W., & Santika, I. N. (2019). Penurunan Kadar Gula Darah Antara Yang Melakukan Senam Jantung Sehat Dan Jalan Kaki. Jurnal Kesehatan Prima, 13(1), 1–9.
  25. kemenkes RI. (2024). Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Diabetes Melitus Pada Anak. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 1–119.
  26. Kumari, G., Singh, V., Jhingan, A. K., Chhajer, B., & Dahiya, S. (2018). Effectiveness of lifestyle modification counseling on glycemic control in type 2 diabetes mellitus patients. Current Research in Nutrition and Food Science, 6(1), 70–82.
  27. Kurniasari, S., Sari, N. N., & Warmi, H. (2020). Pola Makan Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Riset Media Keperawatan, 3(1), 30–35.
  28. Laila, A. Z., Asmarani, D., Sumardi, E. P. N., Ridwan, H., Nur’aeni, I., Boys, M. D. V., Pangistu, M. A., Hakim, M. N. L., Anshori, M. S., Rifdah, N. R. H., Sopiah, P., & Lestari, R. P. (2025). Tinjauan literatur: Ketidakpatuhan minum obat pada pasien hipertensi sebuah analisis dan rekomendasi. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 11(1), 71–79.
  29. Lestari, Zulkarnain, Sijid, & Aisyah, S. (2021). Diabetes Melitus: Review Etiologi, Patofisiologi, Gejala, Penyebab, Cara Pemeriksaan, Cara Pengobatan dan Cara Pencegahan. UIN Alauddin Makassar, 1(2), 237–241.
  30. Litaay, C., Paotiana, M., Elisanti, E., Fitriyani, D., Agus, P. P., Permadhi, I., Indira, A., Puspasari, G., Hidayat, M., Priyanti, E., & Darsono, L. (2021). Kebutuhan Gizi Seimbang. Yogyakarta : Zahir Publishing.
  31. Ludiana, L., Hasanah, U., Sari, S. A., Fitri, N. L., & Nurhayati, S. (2022). Hubungan Faktor Psikologis (Stres dan Depresi) Dengan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Wacana Kesehatan, 7(2), 61.
  32. Lutfiah, L. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarejo. Vol. 14 No.
  33. Milita, F., Handayani, S., & Setiaji, B. (2021). Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II pada Lanjut Usia di Indonesia (Analisis Riskesdas 2018). Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 17(1), 9.
  34. Murtiningsih, M. K., Pandelaki, K., & Sedli, B. P. (2021). Gaya Hidup sebagai Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2. E-CliniC, 9(2), 328.
  35. Mutmainah, I. (2014). Hubungan Kadar Gula Darah Dengan Hipertensi Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Rumah Sakit Umum Daerah Karanganyar. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah.
  36. Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan :Pendekatan Praktis (5th ed.).
  37. Parkeni. (2011). Konsesus Pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta : PB. PERKENI.
  38. Parkeni. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia (1st ed). PB. PERKENI.
  39. Putra, S., Risnita, Jailani. M, S., & Nasution. F, H. (2023). Penerapan Prinsip Dasar Etika Penelitian Ilmiah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27876–27881.
  40. RI, K. (2020). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Otonomi, 2020, 396–406.
  41. Ridha, N. (2020). Proses Penelitian, Masalah, Variabel Dan Paradigma Penelitian. Jurnal Hikmah, 14(1)(1), 672–673.
  42. Sagita, P., Apriliana, E., Mussabiq, S., & Soleha, T. (2020). Pengaruh Pemberian Daun Sirsak Terhadap Penyakit Diabetes. Jurnal Medika Hutama, 3(1), 1266–1272.
  43. Saparina, T., Yanti, F., & Nangi., M. G. (2020). Buku Ajar Manajemen Data Menggunakan Aplikasi EpiInfo dan SPSS. Guepedia.
  44. Sari, S. W., & Adelina, R. (2020). Apakah Pola Makan Menjadi Faktor Dominan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia? Jurnal Pangan Kesehatan Dan Gizi, 1(1), 54–63.
  45. Sari, C. D., & Rahayu, Y. (2020). Pengaruh Likuiditas, Leverage, Ukuran Perusahaan Dan Komisaris Independen Terhadap Agresivitas Pajak. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 9(2), 1–19.
  46. Sipayung, R., Siregar, F., & Nurmaini. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Perempuan Usia Lanjut Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Bulan Medan Tahun 2017. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran, Dan Ilmu Kesehatan, 2, 79.
  47. Siregar, S. (2017). Metode Pemilihan Kuantitatif. Kencana.
  48. Suciana, F., Daryani, Marwanti, & Arifianto, D. (2019). Penatalaksanaan 5 Pilar Pengendalian Dm Terhadap Kualitas Hidup Pasien Dm Tipe 2. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 9(4), 311–318.
  49. Sulastri. (2022). Buku Pintar Perawatan Diabetes Melitus. Jakarta: CV.Trans Info Media.
  50. Sulistyoningsih, H. (2011). untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Yogyakarta : Graha Ilmu.
  51. Sunarti. (2018). Serat Pangan Dalam Penanganan Sindrom Metabolik. Jakarta : Gadjah Mada University Press.
  52. Sundayana, I. M., Rismayanti, I. D. A., & Devi, I. A. P. D. C. (2021). Penurunan Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 Dengan Aktivitas Fisik. Jurnal Keperawatan Silampari, 5 (1)(17), 27–34.
  53. Susanti, & Bistara, D. N. (2019). Hubungan pola makan dengan kadar gula darah Pada Penderita Diabetes Mellitus (The Relationship between Diet and Blood Sugar Levels in Patients with Diabetes) Mellitus. Jurnal Kesehatan Vokasional, 3(1), 29–34.
  54. Susanti, & Firdayanti. (2021). Buku Ajar Kimia Klinik. Jawa Tengan : PT.Nasya Expanding Management.
  55. Suyono. (2019). Patofisiologi Diabetes Mellitus. Jakarta : Balai Penerbit.
  56. Tholib, A. M. (2016). Buku Pintar Perawatan Luka Diabetes Melitus. Jakarta: Salemba Medika Indonesia.
  57. Titanik, G., Wahyudi, A. S., & Pratiwi, I. N. (2024). Latihan Fisik Terhadap Kadar Glukosa Darah dan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Journal of Telenursing (JOTING), 6(1), 1311–1319.
  58. Widiyanto, J., & Rahayu, S. (2019). Pengaruh pola makan terhadap kejadian. SemnasMIPAKes UMRi, 20(2), 1–7.
  59. Widiyoga, R. ., Saichudin, & Andiana, O. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Penyakit Diabetes Melitus pada Penderita terhadap Pengaturan Pola Makan dan Physical Activity. Jurnal Sport Science and Health, 2(2), 152–161.
  60. Yarnita, Y., Rayasari, F., & Kamil, A. R. (2023). Program self efficacy dalam perawatan kaki diabetes melitus tipe 2. Jurnal Keperawatan, 15(1), 41–52.

Similar Articles

11-20 of 155

You may also start an advanced similarity search for this article.