Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Pengetahuan, Dukungan Keluarga, dan Budaya pada Perilaku Minum Obat  Penderita Hipertensi di Desa Minanga Barat Kecamatan Nosu Kabupaten Mamasa

Abstract

       Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian dan penyakit di Indonesia, sehingga penanganannya menjadi intervensi yang umum dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan. Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat menjadi masalah serius karena memberikan tekanan berlebih pada sistem peredaran darah dan organ yang menerima suplai darah. Jika tekanan darah tidak terkelola dengan baik, hal ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius serta penyakit kardiovaskular. Peningkatan tekanan darah yang berlangsung lama (persisten) dapat merusak ginjal (gagal ginjal), jantung (penyakit jantung koroner), dan otak (stroke). Oleh karena itu, deteksi dini dan pengobatan yang tepat sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih parah (Padila et al., 2024).

        Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana informan keseluruhan berjumlah 8 orang. Pemilihan informan ditentukan dengan teknik snowball sampling.

        Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan penderita hipertensi masih terbatas, terutama terkait pengelolaan jangka panjang dan efek samping obat. Dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan, meskipun konsistensinya masih menjadi tantangan. Budaya lokal turut memengaruhi perilaku kesehatan, terutama melalui pola makan tinggi garam dan lemak serta kepercayaan terhadap pengobatan tradisional yang dapat menghambat pengobatan medis.

 

Kepustakaan: 13(2021-2025)

Kata kunci: Hipertensi, Pengetahuan, Dukungan keluarga, Budaya

   

Keywords

Hipertensi, Pengetahuan, Dukungan keluarga, Budaya

pdf

References

  1. Adolph, r. (2016). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. 10(september), 1–23.
  2. Aliyah, n., & krianto, t. (2023). Hipertensi di desa cilangkap kecamatan kalanganyar kabupaten lebak tahun 2023 studi kualitatif. 4(september), 2798– 2806.
  3. Ardiansyah, risnita, & jailani, m. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jurnal ihsan : jurnal pendidikan islam, 1(2), 1–9. Https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57
  4. Br Sitepu, R. J., & N. Hutapea, L. M. (2022). STUDI FENOMENOLOGI TERHADAP PASIEN HIPERTENSI. 6(8.5.2017), 2003–2005.
  5. Barat, S., & Padang, U. N. (2025). Tradisi , Adat dan Kebudayaan di Desa Talawi Hilie , Kota. 02(04), 766–771.
  6. Fitria, l. (2022). Resiko kejadian hipertensi desa purwodadi tahun hipertensi sering dikenal sebagai non communicable dease / penyakit tidak menular , yang dapat menimbulkan terjadinya komplikasi seperti stroke dan penyakit. 08(1), 73–82.
  7. Kemenkes ri. (2025). Hipertensi (tekanan darah tinggi).
  8. Https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/pencegahan-infeksi-pada-usia- produktif/hipertensi-tekanan-darah-tinggi#:~:text=pengertian-,hipertensi
  9. adalah kondisi medis di mana tekanan darah seseorang di,90 mmhg atau lebih tinggi.
  10. Kusuma dewi, y., hadi pratomo, & tri karjoso. (2022). Faktor sosial dan budaya yang berhubungan dengan kejadian hipertensi: literature review. Media publikasi promosi kesehatan indonesia (mppki), 5(8), 890–898. Https://doi.org/10.56338/mppki.v5i8.2483
  11. Lestari, d., arbaen, m. N., bernadette, o., butar, b., & sari, a. R. (2021). Penyuluhan dan pembentukan duta remaja. Kesehatan masyarakat, 4, 545– 551.
  12. Massa, k., & manafe, l. A. (2022). Kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia. Sam ratulangi journal of public health, 2(2), 046. Https://doi.org/10.35801/srjoph.v2i2.36279
  13. Maulidah, k., neni, n., & maywati, s. (2022). Hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga dengan upaya pengendalian hipertensi pada lansia di wilayah kerja puskesmas cikampek kabupaten karawang. Jurnal kesehatan komunitas indonesia, 18(2), 484–494.
  14. Https://doi.org/10.37058/jkki.v18i2.5613
  15. Muhamad David Setiadi, & Evi Martha. (2023). Faktor-Faktor Sosial Budaya yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Hipertensi : Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(4), 582–587. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i4.2487
  16. Novi Rudiyanti, Mela Aprillia, Fanesha Rahma Fitri, & Pupung Purnamasari. (2025). Pengaruh Strategi Pemasaran Terhadap Penambahan Segmen Pasar Baru Di Restoran Kopi Express. JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi Dan Politik, 3(1), 132–138. https://doi.org/10.61787/zk322946
  17. Padila, d. R., juniarti, n., & najwa, f. (2024). Perbedaan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi sebelum dan setelah penyuluhan kesehatan di babakan sari
  18. kota bandung. 5(september), 96–102.
  19. Https://doi.org/10.37373/bemas.v5i1.1006
  20. Prihartono, W., Andarmoyo, S., & Isroin, L. (2019). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pemenuhan Diet Pada Penderita Hipertensi. Health Sciences Journal, 3(1), 1. https://doi.org/10.24269/hsj.v3i1.215
  21. Putra, G., & Martini. (2025). PERAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI : STUDI KUALITATIF. 2(4), 24–27.
  22. Sari, g. M., dp, s. Y., & bahar, h. (2023). Gambaran kualitas hidup penderita
  23. hipertensi pada usia muda di wilayah kerja puskesmas kabawo kabupaten muna tahun 2022 description of the quality of life of hypertension patients at young ages in puskesmas work area kabawo , muna district in 2022. Ins, 4(1), 65–75.
  24. Susanto, d., risnita, & jailani, m. S. (2023). Metode verifikasi keabsahan data dalam penelitian ilmiah. Jurnal qosim: jurnal pendidikan sosial & humaniora, 1(1),
  25. 53–61. Https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.60
  26. who. (2024). Tidak ada judul. Hari hipertensi dunia 2024: ukur tekanan darah anda
  27. Setiyana, N. (2021). Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi. Jurnal Medika Hutama, 02(03), 940–943. accurately, control it, live longer. Https://www.who.int/srilanka/news/detail/17- 05-2024-world-hypertension-day-2024--measure-your-blood-pressure- accurately--control-it--live-longerhttp://jurnalmedikahutama.com
  28. Utami, O. A. C., Agustin, I. A. U., & Latifah, E. (2025). Upaya Melestarikan Kearifan Lokal Batik Kontemporer Di Desa Sendang Lamongan. BHARASUMBA : Jurnal Multidisipliner, 4(01), 75–89. https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=n-G2uxYAAAAJ&citation_for_view=n-G2uxYAAAAJ:Y0pCki6q_DkC
  29. Riyada, F., Amanah Fauziah, S., Liana, N., & Hasni, D. (2024). Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Resiko Hipertensi pada Lansia. Scientific Journal, 3(1), 27–47. https://doi.org/10.56260/sciena.v3i1.137
  30. Yulita Meo, M., Pati Rangga, Y. P., & Ovi, F. (2023). Dukungan Keluarga dan Penerapan Self Care Management Lansia Penderita Hipertensi. Jurnal Kesehatan, 12(1), 34–40. https://doi.org/10.46815/jk.v12i1.127
  31. Yuliana, R., Haerati, H., & Makmur, A. S. (2023). Factors associated with non-adherence to taking medication in elderly people with hypertension. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 391–398. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i2.1106

Similar Articles

21-30 of 162

You may also start an advanced similarity search for this article.