HYGIENE SANITASI DAN KUALITAS ESCHERICHIA COLI PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) DI WILAYAH KECAMATAN BUKIT KECIL KOTA PALEMBANG
Abstract
Latar Belakang: Meningkatnya kasus diare di Kota Palembang, termasuk Kecamatan Bukit Kecil, menunjukkan perlunya pengawasan terhadap kualitas air minum isi ulang. Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) berpotensi menjadi sumber penularan penyakit apabila tidak memenuhi standar hygiene dan sanitasi, khususnya dari aspek seperti keberadaan Escherichia coli. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan total sampling terhadap 17 DAMIU. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta pemeriksaan laboratorium terhadap parameter fisik (organoleptik), kimia (pH), dan kualitas (Escherichia coli). Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar DAMIU (100%) belum memiliki sertifikat laik hygiene. lokasi dan bangunan yang memenuhi syarat 9 DAMIU (53%), ditemukan DAMIU yang air baku yang memenuhi syarat 5 DAMIU (29%) dan air minumnya yang memenuhi syarat 7 (41%) Peralatan pengolahan umumnya baik (100%), namun kebersihan personal penjamah yang belum memenuhi syarat 17 (100%). Kesimpulan: DAMIU di Kecamatan Bukit Kecil masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan standar hygiene sanitasi dan kualitas air. Diperlukan pengawasan berkelanjutan serta edukasi terhadap pengelola DAMIU untuk menjamin keamanan air minum bagi masyarakat.
Keywords
Hygiene sanitasi, Depot Air Minum Isi Ulang, Escherichia coli, Kualitas Air
References
- 1. Atari, M., Pramadita, S., & Sulastri, A. Pengaruh Higiene Sanitasi terhadap Jumlah Bakteri dalam Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Pontianak Kota. JURLIS: Jurnal Rekayasa Lingkungan Tropis Teknik Lingkungan Universitas Tanjungpura, 2020;2(1), 51-60
- 2. Badan Standarisasi Nasional. (1991). Metode pengambilan contoh kualitas air. 48.
- 3. Chandra, T., Meliyanti, F., Yustati, E., Medika, A., & Studi Kesehatan Masyarakat STIKES Al Ma, P. (2024). Faktor Hygiene Sanitasi Pada Depot Air Minum Isi Ulang (Damiu). Jurnal Aisyiyah Medika, 9(1), 325–337.
- 4. Dahrini, D., Anwar, K., & Maksuk, M. (2021). Penerapan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) Kabupaten Lahat. Jurnal Sanitasi Lingkungan, 1(1), 27–34.
- 5. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Palembang Tahun 2021, 1(72), 23. Dinkes Sumsel. (2022). Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan 2022.
- 6. Dinkes Provinsi Sumatera Selatan, xvi+96.Dinas Kesehatan Kota Palembang. 2021. Profil Kesehatan Kota Palembang Tahun 2021. Palembang:
- 7. Dinas Kesehatan Kota Palembang. Dinas Kesehatan Kota Palembang. (2023).
- 8. Dr. pandoyo, S.E., M. . (2018). Metodologi Penelitian: Metodologi penelitian Skripsi. In Rake Sarasin (Issue May 2016).
- 9. Kakiay, A., & Wigiyanti. (2022). Jurnal Riset Ilmiah. Jurnal Riset Ilmiah, 1(01), 15–18.
- 10. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2017. Pedoman dan Standar Etik Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional. Jakarta:
- 11. Kementerian Kesehatan RI.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
- 12. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia. 2004. Keputusan 2. Badan Standarisasi Nasional. (1991). Metode pengambilan contoh kualitas air. 48.
- 13. Dinas Kesehatan. (2020). Hubungan Higiene Sanitasi dengan Kualitas Air Minum.Jambi Medical Journal. 8(1), 1–110.
- 14. Mairizki, F., & Hayu, R. E. (2018). Higiene Sanitasi dan Uji Escherichia Coli Depot Air Minum Isi Ulang (Damiu) di Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Vokasional, 3(2), 74. https://doi.org/10.22146/-.38565
- 15. Muzayana, F. U., & Hariani, S. (2019). Analisis Warna, Bau dan pH Air Disekitar Tempat Pembuangan Akhir II Karya Jaya Musi 2 Palembang. ALKIMIA : Jurnal Ilmu Kimia Dan Terapan, 3(1), 16–19. https://doi.org/10.19109/alkimia.v3i1.3138
- 16. Nursalam. (2018). Konsep dan penerapan metodologi.pdf. In Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan (p. 60).
- 17. Permenkes No 43 Tahun 2014. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Procedia Manufacturing, 1(22 Jan), 1–17
- 18. Puskesmas Dua Puluh Tiga Ilir. 2024. Profil Kesehatan Puskesmas Dua Puluh Tiga Ilir Tahun 2024. Palembang: Puskesmas Dua Puluh Tiga Ilir.
- 19. Puskesmas Merdeka. 2024. Profil Kesehatan Puskesmas Merdeka Tahun 2024. Palembang: Puskesmas Merdeka.
- 20. Pemerintah Republik Indonesia. 2005. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
- 21. Sari, A., Putri, F. E., Fitri, A., & Wisudariani, E. (2023). Hubungan Higiene Penjamah Dengan Keberadaan Bakteri Escherichia Coli Pada Depot Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Gemuruh. Electronic Journal, 4(2), 71–76.
- 22. Silalahi, D. K., & Wulandari, R. A. (2024). Dampak Faktor Lingkungan terhadap Kejadian Diare di Provinsi Sumatera Utara : Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia Impact of Environmental Factors on Diarrhea Incidence in North Sumatra Province : Analysis of Indonesian Health Survey Data. 16(November), 204–212.
- 23. Studi, P., Keperawatan, S., Ilmu, F., Universitas, K., & Borromeus, S. (2024). PEMERIKSAAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI DAN TOTAL COLIFORM PADA AIR MINUM SEBAGAI UPAYA PEMANTAUAN PENYAKIT TULAR PANGAN TESTING ECHERICHIA COLI AND TOTAL COLIFORM BACTERIA IN DRINKING WATER AS AN EFFORT TO MONITORING FOOD-BORNE DISEASES. 212–217.
- 24. Sunarti, R. N. (2016). Uji kualitas air minum isi ulang disekitar kampus uin Raden Fatah Palembang. Bioilmi: Jurnal Pendidikan, 2(1). https://doi.org/10.19109/bioilmi.v2i1.1116
- 25. Winandar, A., Muhammad, R., & Irmansyah, I. (2020). Analisis Escherichia coli dalam Air Minum Isi Ulang pada Depot Air Minum (DAM) di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Serambi Saintia : Jurnal Sains Dan Aplikasi, 8(1), 53–61. https://doi.org/10.32672/jss.v8i1.2071