Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PERAN TANAMAN OBAT SEBAGAI TERAPI PENDUKUNG PADA GANGGUAN KARDIOVASKULAR: LITERATURE REVIEW

Abstract

Gangguan kardiovaskular merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia, termasuk di Indonesia. Selain terapi farmakologis konvensional, pemanfaatan tanaman obat sebagai terapi pendukung semakin mendapat perhatian karena potensinya dalam meningkatkan efektivitas pengobatan, mengurangi efek samping, serta mendukung pencegahan penyakit kardiovaskular. Literature review ini bertujuan untuk mengkaji peran berbagai tanaman obat sebagai terapi pendukung pada gangguan kardiovaskular berdasarkan bukti ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah penelusuran literatur melalui database ilmiah seperti Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan kriteria artikel terbit dalam sepuluh tahun terakhir, berbahasa Indonesia dan Inggris, serta relevan dengan topik kardiovaskular dan fitoterapi. Hasil kajian menunjukkan bahwa sejumlah tanaman obat, seperti bawang putih (Allium sativum), daun salam (Syzygium polyanthum), kunyit (Curcuma longa), seledri (Apium graveolens), dan teh hijau (Camellia sinensis), memiliki aktivitas farmakologis yang mendukung kesehatan kardiovaskular, antara lain sebagai antihipertensi, hipolipidemik, antioksidan, dan antiinflamasi. Mekanisme kerja tanaman obat tersebut meliputi penurunan tekanan darah, perbaikan profil lipid, perlindungan endotel vaskular, serta penghambatan proses aterosklerosis. Meskipun demikian, penggunaan tanaman obat sebagai terapi pendukung tetap memerlukan perhatian terhadap aspek keamanan, dosis, interaksi obat, serta standarisasi bahan. Oleh karena itu, integrasi tanaman obat dalam terapi gangguan kardiovaskular perlu didukung oleh penelitian klinis lebih lanjut agar dapat digunakan secara rasional dan berbasis bukti.

 

Keywords

Tanaman Obat, Terapi Pendukung, Gangguan Kardiovaskular, Fitoterapi, Literature Review

pdf

References

  1. Hidayat, Rahmat. 2020. Pengembangan Obat Tradisional Berbasis Bukti Ilmiah di Indonesia. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Kebijakan Nasional Pelayanan Kesehatan Tradisional. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
  3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2021. Saintifikasi Jamu dalam Sistem Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
  4. Prasetyo, Budi. 2023. Pemanfaatan Tanaman Obat sebagai Terapi Pendukung Penyakit Tidak Menular di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 95–104.
  5. Putri, Ayu Lestari. 2020. Kajian Dosis dan Keamanan Tanaman Obat dalam Terapi Penyakit Kronis. Jurnal Farmasi Indonesia, 15(1), 45–54.
  6. Rahmawati, Dian. 2021. Interaksi Tanaman Obat dengan Obat Konvensional pada Pasien Penyakit Kardiovaskular. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 11(3), 210–219.
  7. Sari, Melinda. 2020. Efektivitas Tanaman Obat sebagai Terapi Pendukung Hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 120–129.
  8. Sari, Nur Aisyah. 2022. Pendekatan Multidisipliner dalam Pengembangan Fitoterapi di Indonesia. Jurnal Penelitian Kesehatan, 20(1), 33–42.
  9. Wahyuni, Sri. 2019. Aktivitas Antioksidan dan Antiinflamasi Tanaman Herbal untuk Pencegahan Penyakit Kardiovaskular. Jurnal Herbal Indonesia, 7(1), 1–10.
  10. Yuliana, Fitri. 2022. Peran Tanaman Obat sebagai Terapi Preventif pada Penyakit Kardiovaskular. Jurnal Kesehatan Preventif, 6(2), 88–97.
  11. Andriani, Rina. 2023. Pemanfaatan Herbal Lokal dalam Upaya Pengendalian Tekanan Darah Tinggi. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 8(2), 75–84.
  12. Astuti, Siti Nur. 2021. Potensi Fitokimia Tanaman Obat sebagai Pendukung Terapi Penyakit Kardiovaskular. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 10(1), 12–21.
  13. Dewi, Laksmi Kartika. 2020. Penggunaan Jamu sebagai Upaya Preventif Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat Perkotaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(3), 198–206.
  14. Herlina, Maya. 2023. Kajian Aktivitas Antihipertensi Tanaman Obat Tradisional Indonesia. Jurnal Penelitian Farmasi, 5(2), 101–110.
  15. Irawan, Dedi. 2022. Persepsi dan Pola Konsumsi Tanaman Obat pada Pasien Penyakit Jantung. Jurnal Sosial Kesehatan, 4(1), 55–64.
  16. Kurniawan, Agus. 2022. Peran Antioksidan Herbal dalam Pencegahan Aterosklerosis. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 11(1), 23–31.
  17. Lestari, Putu Ayu. 2023. Integrasi Obat Tradisional dalam Pelayanan Kesehatan Primer di Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 12(2), 87–96.
  18. Mahendra, Yoga. 2021. Studi Literatur Tanaman Obat sebagai Terapi Pendukung Penyakit Kronis. Jurnal Ilmu Kesehatan Terapan, 7(3), 140–149.
  19. Nugroho, Aditya. 2020. Pengaruh Edukasi Terhadap Penggunaan Tanaman Obat pada Pasien Hipertensi. Jurnal Promosi Kesehatan, 15(2), 66–74.
  20. Widodo, Bambang. 2020. Tanaman Obat Indonesia dalam Perspektif Farmakologi Modern. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 3(1), 1–9.

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

41-50 of 153

You may also start an advanced similarity search for this article.