Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG JUNKFOOD TERHADAP PENGETAHUAN MENGENAI DAMPAK KONSUMSI JUNKFOOD

Abstract

Latar belakang: Mahasiswa dikenal dengan usia muda, lebih rentan terhadap masalah gizi yang sering kali lebih memilih makanan junk food dikarenakan lebih praktis dalam penyajiannya dan mudah didapatkan. Faktor yang dapat berpengaruh pada konsumsi junkfood pada mahasiswa adalah tingkat pengetahuan mahasiswa terkait junkfood serta dampaknya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai junk food dan dampak konsumsi junk food serta hubungan antara keduanya. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sejumlah 20 orang dengan teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner tingkat pengetahuan tentang junkfood dan kuesioner pengetahuan terkait dampak mengkonsumsi junkfood. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tentang junk food dalam kategori cukup (55%). Pengetahuan tentang dampak mengonsumsi junk food, mayoritas responden berada pada kategori baik (65%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan mahasiswa tentang junk food dengan pengetahuan mengenai dampak konsumsi junk food (p = 0,000; p < 0,05). Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan seseorang mengenai junk food, semakin baik pula pemahaman mereka terhadap dampak negatif konsumsi makanan tersebut. Program edukasi gizi yang komprehensif dan berkelanjutan di lingkungan mahasiswa diharapkan dapat mengurangi konsumsi junk food dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat.

Keywords

junk food, pengetahuan gizi, dampak junk food, mahasiswa

pdf

References

  1. REFERENSI
  2. Adriani, F., Suryani, L., Dahlan, M., & Angraeni, N. (2024). Studi Pengetahuan Mahasiswa Tentang Dampak Makanan Cepat Saji di Universitas Almarisah Madani. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 8(2), 83–90.
  3. Andriani, N., Nurdin, A., Fitria, U., & Dinen, K. A. (2024). Perilaku konsumsi makanan cepat saji pada remaja dan dampaknya bagi kesehatan. Public Health Journal, 1(2).
  4. Arisandi, Y. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kebiasaan Mengkonsumsi Makanan Siap Saji Pada Remaja. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 8(2), 70–77. https://doi.org/10.36729/jam.v8i1
  5. Ariyana Devi, N. W. W. A. (2020). Hubungan Pengetahuan dengan Kebiasaan Konsumsi Makanan Cepat Saji (Fast Food) pada Siswa-Siswi Kelas XI di SMA Negeri Samarinda Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Samarinda, Indonesia. Borneo Student Research, 1(3).
  6. Aulia, N. R. (2021). Peran Pengetahuan Gizi Terhadap Asupan Energi, Status Gizi Dan Sikap Tentang Gizi Remaja. Jurnal Ilmiah Gizi Dan Kesehatan, 2(2).
  7. Dahal, M., Basnet, A., Khanal, S., Baral, K., & Dhakal, S. (2022). Gender Difference in Food Choice and Eating Practice and Their Association with Health among Students of Kathmandu, Nepal. Journal of Obesity, 2022. https://doi.org/10.1155/2022/2340809
  8. Elareed, H. R., & Senosy, S. A. (2019). The Influence of Nutritional Awareness Program on Knowledge and Behavior of Egyptian Medical Students regarding Junk Food. The Egyptian Journal of Community Medicine, 37(1), 97–104. https://doi.org/10.21608/ejcm.2019.28136
  9. Kencanaputri, S. A., Ilmi, I. M. B., & Simanungkalit, S. F. (2024). Pengaruh Keragaman Pangan, Junk Food, dan Produk Tinggi Gula Terhadap Kejadian Gizi Lebih Remaja SMAN 6 Depok. Amerta Nutrition, 8(3SP), 115–126. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i3sp.2024.115-126
  10. Kokilaa, G. L., Gowthamkarthic, R., Wali, A., & Agadi, S. (2023). Perception and practice of junk food consumption among undergraduate students in a medical university in Chengalpattu District”. World Nutrition, 14(3), 27–35. https://doi.org/10.26596/wn.202314327-35
  11. Lestari, P. (2020). Hubungan Pengetahuan Gizi, Asupan Makanan dengan Status Gizi Siswi Mts Darul Ulum. Sport and Nutrition Journal, 2(2).
  12. Silalahi, J. E. F., & Hotmaida, L. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Ada Remaja Di Sma Santa Maria 3 Cimahi. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel, 17(2).
  13. Simanjorang, F., & Hartati, R. (2024). the Importance of Food Literacy Among. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 2(6), 363–373.
  14. Svendsen, K., Torheim, L. E., Fjelberg, V., Sorprud, A., Narverud, I., Retterstøl, K., Bogsrud, M. P., Holven, K. B., Myhrstad, M. C. W., & Telle-Hansen, V. H. (2021). Gender differences in nutrition literacy levels among university students and employees: a descriptive study. Journal of Nutritional Science, 10, 1–7. https://doi.org/10.1017/jns.2021.47
  15. Tanjung, N. U., Amira, A. P., Muthmainah, N., & Rahma, S. (2022). Junk Food and Its Relation to Overnutrition in Adolescents. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 14(3), 133–140. https://jikm.upnvj.ac.id/index.php/home/article/view/343/129

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 

Similar Articles

1-10 of 155

You may also start an advanced similarity search for this article.