Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG STUNTING DAN PENCEGAHANNYA

Abstract

Stunting is a long-term nutritional problem that remains a public health challenge in Indonesia because it affects physical growth, cognitive development, and the quality of future human resources. One key element in preventing stunting is public understanding of its causes, impacts, and prevention methods. This study aims to evaluate public understanding of stunting and its preventive measures. The method used in this study was a quantitative descriptive design through a survey. Data were collected online from December 2025 to January 2026 using a closed-ended questionnaire containing 15 questions about stunting. The sampling technique used was total sampling, involving 32 respondents. Data analysis was conducted using univariate methods to show frequency distribution and percentages. The results revealed that most respondents had a good understanding of stunting, including its definition, impacts, risks, and prevention methods such as nutritional fulfillment, protein consumption, exclusive breastfeeding, immunization, and prevention starting during pregnancy. However, some respondents still did not fully understand the importance of sanitation and infectious diseases as indirect factors causing stunting. The conclusion of this study shows that although public understanding of stunting is relatively good, there is still a need for continuous improvement in health education, especially related to environmental and sanitation factors, to support comprehensive stunting prevention efforts.

Stunting adalah masalah gizi jangka panjang yang masih menjadi tantangan kesehatan bagi masyarakat di Indonesia karena mempengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu elemen kunci untuk mencegah stunting adalah pemahaman masyarakat tentang penyebab, dampak, dan cara pencegahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman masyarakat mengenai stunting dan langkah-langkah pencegahannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain deskriptif kuantitatif melalui survei. Data dikumpulkan secara online dari bulan Desember 2025 hingga Januari 2026 dengan kuesioner tertutup yang berisi 15 pertanyaan tentang stunting. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, melibatkan 32 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dengan menunjukkan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar responden memiliki pemahaman yang baik terkait stunting, termasuk definisi, dampak, risiko, dan pencegahan seperti pemenuhan gizi, konsumsi protein, pemberian ASI eksklusif, imunisasi, serta pencegahan mulai dari masa kehamilan. Namun, masih ada sejumlah responden yang belum sepenuhnya memahami pentingnya sanitasi dan penyakit infeksi sebagai faktor penyebab stunting secara tidak langsung. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun pemahaman masyarakat mengenai stunting tergolong baik, masih perlu adanya peningkatan pendidikan kesehatan yang berkelanjutan, terutama yang terkait dengan faktor lingkungan dan sanitasi, untuk mendukung upaya pencegahan stunting secara menyeluruh.

Keywords

Stunting, Public Understanding, Stunting Prevention, Nutrition, Public Health, Stunting, Pemahaman Masyarakat, Pencegahan Stunting, Gizi, Kesehatan Masyarakat

pdf

References

  1. Fauziah, J., Trisnawati, K. D., Rini, K. P. S., & Putri, S. U. (2024). Stunting: Penyebab, gejala, dan pencegahan. Jurnal Parenting dan Anak, 1(2), 11-11.
  2. Hasanah, R., Aryani, F., & Effendi, B. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting pada anak balita. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(1), 1-6.
  3. Khoiriyah, H., & Ismarwati, I. (2023). Faktor kejadian stunting pada balita: Systematic review. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(01), 28-40.
  4. Putri, M. M., Mardiah, W., Yulianita, H., & Keperawatan, F. (2021). Gambaran pengetahuan ibu balita tentang stunting. Journal of Nursing Care, 4(2), 122-129.
  5. Rusliani, N., Hidayani, W. R., & Sulistyoningsih, H. (2022). Literature review: Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Buletin ilmu kebidanan dan keperawatan, 1(01), 32-40.
  6. Sinuraya, R. K., & Amalia, R. (2019). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Dalam Mencegah Stunting. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 48-50.

Similar Articles

1-10 of 274

You may also start an advanced similarity search for this article.