Published 2025-11-26
Keywords
- Imbal dagang, perdagangan internasional, neraca perdagangan, kebijakan ekonomi, kerja sama antarnegara
How to Cite
Abstract
Imbal dagang merupakan salah satu bentuk kerja sama ekonomi internasional yang digunakan untuk memperkuat hubungan perdagangan antar negara, khususnya dalam situasi keterbatasan devisa atau ketidakseimbangan neraca pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi mekanisme imbal dagang terhadap upaya menjaga keseimbangan neraca perdagangan internasional. Melalui pendekatan deskriptif-kualitatif, penelitian ini menelaah konsep, bentuk implementasi, serta dampak ekonomi dari penerapan imbal dagang di berbagai negara. Hasil analisis menunjukkan bahwa imbal dagang dapat menjadi instrumen efektif dalam memperluas akses pasar, mengurangi tekanan terhadap cadangan devisa, serta memperbaiki struktur ekspor dan impor negara mitra. Namun demikian, efektivitasnya bergantung pada kesetaraan nilai tukar barang, transparansi perjanjian, dan stabilitas ekonomi negara yang terlibat. Dengan demikian, imbal dagang dapat berkontribusi positif terhadap keseimbangan neraca perdagangan apabila diatur melalui kebijakan yang adaptif, adil, dan berorientasi pada keberlanjutan hubungan ekonomi internasional.
Downloads
References
- Arifin, Z., Suman, A., & Khusaini, M. (2020). Countertrade mechanism of global armstrade: Case study of Indonesia. International Journal of Financial Research, 11(3), 203–211. Sciedu Press. https://www.sciedupress.com/journal/index.php/ijfr/article/view/16125
- Badan Pusat Statistik (BPS). (2025). Kinerja positif neraca perdagangan Indonesia: Januari–Mei 2025. Retrieved from https://www.bps.go.id
- Marvasti, A., & Smyth, D. J. (2020). “Countertrade in the Modern Economy: A Reassessment.” Journal of International Trade & Economic Development, 29(4), 523–540.
- OECD. (2021). Trade Policy Review: Countertrade and Alternative Payment Mechanisms. OECD Publishing.
- Suparto, S. (2021). Imbal Dagang imbal-Beli dalam Pengadaan Barang Impor Pemerintah di Indonesia. Keni Media.