Vol. 25 No. 1 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PERAN ETIKA DALAM MENGATASAI KONFLIK KEPENTINGAN DI DUNIA BISNIS

Siswohadi
STIE Pemuda Surabaya
Bio
Pungky Sugiarto
STIE Pemuda Surabaya
Bio
Anwar
STIE Pemuda Surabaya
Bio
Veisha Zyeilena Putrie
STIE Pemuda Surabaya
Bio
Meitriana Bidadari
STIE Pemuda Surabaya
Bio
Dita Agustina
STIE Pemuda Surabaya
Bio

Published 2025-12-30

Keywords

  • Etika bisnis,
  • Konflik kepentingan,
  • Tanggung jawab sosial,
  • Transparansi,
  • Tata kelola,
  • Business ethics,
  • Conflict of interest,
  • Social responsibility,
  • Transparency,
  • Governance
  • ...More
    Less

How to Cite

PERAN ETIKA DALAM MENGATASAI KONFLIK KEPENTINGAN DI DUNIA BISNIS. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(1), 5671-5680. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/5023

Abstract

          Konflik kepentingan merupakan salah satu tantangan utama dalam dunia bisnis modern yang sering kali mengancam integritas, transparansi, dan keberlanjutan organisasi. Dalam konteks globalisasi dan kompetisi yang semakin ketat, praktik bisnis tidak hanya dituntut untuk mencapai keuntungan maksimal, tetapi juga menjaga kepercayaan publik serta mematuhi standar etika. Artikel ini membahas peran etika dalam mengatasi konflik kepentingan dengan menekankan pentingnya nilai moral, prinsip keadilan, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Etika bisnis berfungsi sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan yang kompleks, terutama ketika individu atau organisasi dihadapkan pada dilema antara kepentingan pribadi dan kepentingan kolektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis literatur dan studi kasus untuk menunjukkan bagaimana etika mampu menjadi solusi strategis dalam menghadapi konflik kepentingan. Hasil kajian menegaskan bahwa perusahaan yang konsisten menerapkan etika bisnis tidak hanya mampu mengurangi potensi konflik, tetapi juga memperoleh keunggulan kompetitif jangka panjang. Dengan demikian, etika bukan sekadar norma abstrak, melainkan fondasi praktis yang menentukan arah dan kualitas keberlangsungan bisnis.

          Conflict of interest is one of the major challenges in modern business that often threatens organizational integrity, transparency, and sustainability. In the era of globalization and increasing competition, business practices are not only required to maximize profit but also to maintain public trust and comply with ethical standards. This article explores the role of ethics in addressing conflicts of interest by emphasizing the importance of moral values, principles of fairness, and corporate social responsibility. Business ethics serve as a guiding framework for complex decision- making, particularly when individuals or organizations face dilemmas between personal interests and collective goals. Through both normative and practical approaches, ethics can help companies build a healthy organizational culture, prevent corrupt practices, and strengthen governance mechanisms. The implementation of codes of ethics, transparency in business processes, and commitment to accountability are crucial instruments to minimize the risks of conflicts of interest. Moreover, ethics play a significant role in enhancing corporate reputation, strengthening stakeholder relationships, and creating a sustainable business environment. This study employs a qualitative method through literature analysis and case studies to demonstrate how ethics can serve as a strategic solution in managing conflicts of interest. The findings highlight that companies consistently applying business ethics are not only able to reduce potential conflicts but also gain long-term competitive advantages. Therefore, ethics should not be viewed merely as abstract norms but as a practical foundation that determines the direction and quality of business sustainability.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Anshori, M., & Firmansyah, A. (2025). Analisis Kegagalan Audit dan Etika Bisnis pada Kasus Manipulasi Laporan Keuangan Global: Studi Kasus Toshiba. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer, 8(1), 12–25. https://doi.org/10.31002/jakk.v8i1.1234
  2. Aviatri, P., Nilasari, A. P., & Tidar, U. (2021). Analisis penerapan etika bisnis terhadap kelangsungan usaha perusahaan dagang. ACCOUNTHINK : Journal of Accounting and Finance, 6(02), 194–205.
  3. Dewi, S. K., & Ardiansyah, R. (2023). Konflik Kepentingan dan Pelanggaran Etika dalam Penyajian Laporan Keuangan BUMN di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, 10(2), 145–158. https://doi.org/10.35838/jrap.v10i02.3456
  4. Fitrianingsih, D., Migeli, F., Saridawati, Jantenes, L., & Br. Malau, I. Y. (2024). Peranan Etika Bisnis dalam Mendukung Kemajuan Perusahaan (Studi Kasus: PT. INDOMARCO PRISTAMA cab. Kelapa Gading). Jurnal Inovasi Global, 2(5), 614– 621.
  5. Lusianti, N. (2023). Etika Lingkungan dan Skandal Emisi: Studi Kasus Pelanggaran Etika Bisnis Global pada Volkswagen Group. Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan, 12(3), 312–325. https://doi.org/10.22437/jmk.v12i03.9012
  6. Nugraha, R., & Kholmi, M. (2025). Analisis Corporate Citizenship dalam Etika Bisnis Islam : Studi Kasus PT . Pelayaran Agung Samudra. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 5(1), 177–184.
  7. Pratiwi, A. A., & Kurniawan, T. (2022). Peranan Etika Bisnis dalam Perusahaan Maspion The Role of Business Ethics in Maspion Company. Sinomika Jurnal, 1(2), 89–94.
  8. Riza, F., & Hidayat, M. (2024). Analisis Integritas dan Konflik Kepentingan pada Kasus Gagal Bayar Asuransi di Indonesia. Jurnal Hukum Bisnis dan Investasi, 15(1), 88–102. https://doi.org/10.22437/jhbi.v15i1.5678
  9. Simpson, D., & Cheney, G. (2019). The Wells Fargo Banking Scandal: A Case of Unethical Sales Culture and Leadership Failure. Journal of Business Case Studies, 15(4), 45–58. https://doi.org/10.19030/jbcs.v15i4.10321
  10. Sukarya, A. G., Salam, M. S. M., & Yudiantoro, N. A. (2024). Enron Corporation: Studi Kasus Tentang Peran Etika Bisnis Dalam Pandangan Etika Terapan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(14), 116–125.