ANALISIS HUBUNGAN UANG BEREDAR DAN SUKU BUNGA TERHADAP INVESTASI, KONSUMSI, DAN NILAI TUKAR DI INDONESIA PASCA PANDEMI COVID-19
Published 2026-01-05
Keywords
- uang beredar, suku bunga, investasi, konsumsi, nilai tukar
How to Cite
Abstract
Pandemi Covid-19 telah memberikan tekanan yang cukup besar terhadap perekonomian Indonesia, terutama pada sektor moneter yang berdampak langsung terhadap aktivitas investasi, tingkat konsumsi masyarakat, serta stabilitas nilai tukar. Kondisi tersebut mendorong otoritas moneter untuk menerapkan berbagai kebijakan melalui pengendalian jumlah uang beredar dan penetapan suku bunga guna menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong pemulihan pasca pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara uang beredar dan suku bunga terhadap investasi, konsumsi, dan nilai tukar di Indonesia pada periode pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, serta publikasi resmi lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengidentifikasi pola dan keterkaitan antar variabel makroekonomi yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah uang beredar memiliki hubungan positif terhadap konsumsi dan investasi, yang mencerminkan meningkatnya likuiditas dan daya beli masyarakat dalam proses pemulihan ekonomi. Sementara itu, suku bunga terbukti memiliki hubungan yang signifikan terhadap investasi dan nilai tukar, di mana perubahan suku bunga memengaruhi keputusan investasi serta pergerakan arus modal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan moneter berperan strategis dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19.
Downloads
References
- Bank Indonesia. (2021). Laporan Perekonomian Indonesia 2021. Jakarta: Bank Indonesia.
- Bank Indonesia. (2022). Laporan Perekonomian Indonesia 2022. Jakarta: Bank Indonesia.
- Badan Pusat Statistik. (2022). Produk Domestik Bruto Indonesia Menurut Pengeluaran. Jakarta: BPS.
- Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
- Boediono. (2018). Ekonomi moneter (Edisi revisi). Yogyakarta: BPFE.
- Case, K. E., Fair, R. C., & Oster, S. M. (2017). Principles of macroeconomics (12th ed.). Boston: Pearson Education.
- Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS (Edisi 9). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
- Mankiw, N. G. (2019). Macroeconomics (10th ed.). New York: Worth Publishers.
- Mishkin, F. S. (2016). The economics of money, banking, and financial markets (11th ed.). Boston: Pearson Education.
- Sukirno, S. (2016). Makroekonomi: Teori pengantar (Edisi ketiga). Jakarta: RajaGrafindo Persada.
- Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Boston: Pearson Education.