KEARIFAN LOKAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MULTIKULTURAL

Authors
  • Dinda Aisyah Nurul Aulia

    Universitas Sains Al-Qur’an
    Author
  • Nurul Mubin

    Universitas Sains Al-Qur’an
    Author
Keywords:
kearifan lokal, pendidikan multikultural, toleransi, karakter, kohesi sosial, budaya
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis peran kearifan lokal sebagai media pembelajaran multikultural di sekolah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, terdiri atas beragam suku, agama, ras, dan budaya. Dalam konteks pendidikan, kemajemukan ini menuntut adanya pendekatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan sikap saling menghargai, toleransi, dan empati antarsesama. Kearifan lokal sebagai hasil budaya masyarakat diyakini mampu menjadi media pembelajaran yang relevan untuk menanamkan nilai-nilai multikultural di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa di beberapa sekolah menengah di Jawa Tengah yang menerapkan pembelajaran berbasis kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal seperti gotong royong, musyawarah, dan tepo seliro dapat menjadi media efektif untuk menginternalisasi nilai multikultural. Integrasi nilai- nilai tersebut dalam pembelajaran juga meningkatkan empati sosial, memperkuat karakter siswa, serta menciptakan suasana belajar yang inklusif. Kesimpulannya, penerapan kearifan lokal dalam pendidikan multikultural merupakan strategi penting dalam memperkuat karakter kebangsaan dan kohesi sosial peserta didik di tengah masyarakat yang majemuk.

Downloads
Download data is not yet available.
References

Aswasulasikin, A., et al. (2020). Pengembangan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Pendidikan dan Kebudayaan, 25(3), 370-376.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik Keberagaman Etnis di Indonesia. Jakarta: BPS

Banks. J. A, Multicultural education: Issues and perspectives (John Wiley & Sons, 2019).

D. Rachmawati dan A. Nugroho, "Implementasi pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan sikap multikultural siswa," Jurnal Pendidikan Karakter, 11, no. 2 (2021): 150.

Fitrah, M., & Hartati, S. (2021). Strategi Integrasi Kearifan Lokal dalam Kurikulum Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(4), 210-218.

Gay. G, Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (Teachers College Press, 2018).

Geertz. C, The interpretation of cultures (Basic Books, 1973).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2024). Panduan Pendidikan Multikultural di Indonesia. Jakarta: Kemendikbud.

Maharani, S. T., & Muhtar, T. (2018). Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Penguatan Karakter Siswa. Jurnal Basicedu, 6(4), 49-54.

Rezaldi, A. (2022). Pendidikan Karakter dan Kearifan Lokal dalam Konteks Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(2), 120-127.

Ridwanulloh, M. U. (2024). Implementasi Strategi Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 93-102.

Sardjono. A, "Pendidikan berbasis kearifan lokal sebagai strategi pembentukan karakter bangsa," Jurnal Ilmu Pendidikan, 23, no. 1 (2017).

Schunk, D. H. (2012). Learning Theories: An Educational Perspective, Pearson Education.

Sedyawati. E, Budaya Indonesia: Kajian arkeologi, seni, dan sejarah (Rajawali Press, 2006).

Shufa, N. K. F. (2018). Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Kependidikan INOPENDAS, 1(1), 49-54.

Sigma (2011). Teori Belajar Konstruktivisme Vygotsky dalam Pembelajaran Matematika. Suara Intelektual Gaya Matematika, 3(1), 41-50.

Suryadinata, L. (2019). Indonesia's Ethnic Diversity and Social Cohesion. Jakarta: Rajawali Pers.

Suyatno, B. (2020). Integrasi Nilai Kearifan Lokal dalam Pendidikan Dasar untuk Pengembangan Sikap Sosial Siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(1), 45-52.

Syarif, I., & Ratuloly, M. A. (2020). Penanaman Nilai Kearifan Lokal pada Peserta Didik melalui Pendidikan Multikultural. Heritage: Journal of Social Studies, 1(2), 185-196.

Tilaar, H. A. R, Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan dalam transformasi pendidikan nasional (Grasindo, 2004).

Wahyudi, A. (2022). Implementasi Sekolah Berbasis Kearifan Lokal di SD Negeri Sendangsari Pajangan. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1), 15-22.

Wibowo, A., & Saraswati, M. (2022). Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar: Strategi dan Implementasi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1).

Widyaningrum, N. (2023). Implementasi Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal: Studi Deskriptif Kualitatif. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 1(1), 23-30.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.

Pingge, H. D. (2017). Kearifan Lokal dan Penerapannya di Sekolah. Jurnal Edukasi Sumba, 1(2), 133-137.

Riyanti, A. (2021). Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal bagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia, 3(1), 29-35.

Borolla, F. V. (2025). Peran Kearifan Lokal Masyarakat Kepulauan terhadap Pendidikan Multikultural: Sebuah Kajian Literatur. Pedagogi: Jurnal Penelitian dan Pendidikan, 12(1), 1-10.

Salim, A. (2024). Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(1), 22-30.

Downloads
Published
2025-11-11
Section
Articles

How to Cite

KEARIFAN LOKAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MULTIKULTURAL. (2025). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(1), 331-340. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/1364

Similar Articles

11-20 of 611

You may also start an advanced similarity search for this article.