MANFAAT ESTETIKA TERHADAP PERKEMBANGAN HOLISTIK ANAK USIA DINI

Authors
  • Nabilah Muthmainnah

    Universitas Pendidikan Indonesia
    Author
  • Nabila Putri RA

    Universitas Pendidikan Indonesia
    Author
  • Leli Kurniawati

    Universitas Pendidikan Indonesia
    Author
Keywords:
Estetika, Pendidikan Anak Usia Dini, Perkembangan Anak, Kaligrafi, Motorik, Kognitif, Sosial-Emosional, Seni
Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis manfaat estetika terhadap perkembangan anak usia dini melalui kajian deskriptif-analitis berbasis studi pustaka. Estetika dalam pendidikan anak dipahami sebagai pengalaman multisensori yang melibatkan warna, cahaya, gerak, suara, tekstur, dan simbol, tidak sekadar keindahan visual. Berbagai pendekatan pendidikan, seperti Montessori dan Reggio Emilia, menekankan bahwa estetika menjadi fondasi penting dalam membentuk perilaku, fokus, motivasi, dan ekspresi diri anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa estetika berkontribusi signifikan terhadap seluruh aspek perkembangan anak. Kegiatan estetika, termasuk kaligrafi, mewarnai, menggambar, tari, dan penataan lingkungan, memperkuat nilai moral-religius, motorik halus dan kasar, kemampuan kognitif, bahasa, sosial-emosional, serta kreativitas seni. Analisis literatur menunjukkan bahwa integrasi estetika dalam pembelajaran mendukung pembentukan karakter, ketekunan, konsentrasi, dan pengalaman belajar yang bermakna. Secara keseluruhan, estetika berperan sebagai sarana holistik yang mengintegrasikan seluruh aspek perkembangan anak, menciptakan pengalaman belajar menyenangkan, mendalam, dan berbasis karakter.

Downloads
Download data is not yet available.
References

Baumgarten, A. G. (2007). Aesthetica (Original work published 1750). Felix Meiner Verlag.

Edwards, C., Gandini, L., & Forman, G. (2012). The hundred languages of children: The Reggio Emilia experience in transformation (3rd ed.). Praeger.

Fadira, A., Syahputra, J., & Syafriyeti, R. (2024). Implementasi kegiatan kaligrafi terhadap nilai-nilai edukasi pada siswa MTs Nur Ibrahimy Rantau Prapat. Jurnal Modeling, 11(4), 721–727.

Gardner, H. (2011). Frames of mind: The theory of multiple intelligences. Basic Books.

Hadi, S. (1995). Metodologi research (Jil. 3). Andi Offset.

Hendri, H., Lutfia, A., Karimah, P., Sinaga, D. A. A., & Arrasy, M. M. (2022). Kegiatan menggambar sebagai media dalam mengasah kreativitas siswa-siswi SDN 07 Kreo, Tangerang, Banten. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 072–UMJ–PA. Universitas Muhammadiyah Jakarta. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat

Hidayat, H., & Fauziah, D. F. (2024). Estetika desain dinding kelas anak usia dini. Jurnal Al-Abyadh, 7(1), 1–8.

Kemendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 PAUD. Kemdikbud.

Kurniawati, L. (2022). Estetika dalam pendidikan anak usia dini. UPI Press.

Lillard, A. S. (2017). Montessori: The science behind the genius (3rd ed.). Oxford University Press.

Mantra, I. B. (2008). Filsafat penelitian dan metode penelitian sosial (Ed. 2). Pustaka Pelajar.

Ningrum, N. N. (2020). Pembelajaran menggambar melatih motorik halus dan sosial bagi anak. Jurnal Seni dan Desain Serta Pembelajarannya, 2(2), 18–21.

Pamungkas, J. (2015). Estetika koreografi sebagai penunjang kreativitas seni anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 596–600.

Sriti, M. S. (2004). Peran warna interior terhadap perkembangan dan pendidikan anak di taman kanak-kanak. Dimensi Interior, 2, 22–36.

UNESCO. (2019). Framework for culture and arts education. UNESCO.

Downloads
Published
2025-11-29
Section
Articles

How to Cite

MANFAAT ESTETIKA TERHADAP PERKEMBANGAN HOLISTIK ANAK USIA DINI. (2025). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(1), 1671-1680. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/2364

Similar Articles

21-30 of 654

You may also start an advanced similarity search for this article.