MENGGALI HUBUNGAN BAHASA TERHADAP PIKIRAN: STUDI SINTAKSIS DAN PRAGMATIK BERDASARKAN HIPOTESIS SAPIR-WHORF

Authors
  • Yuni Nur Irmalia

    Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
    Author
  • Afhimmatul Chusna

    Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
    Author
  • M. Yunus Abu Bakar

    Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
    Author
Keywords:
bahasa dan pikiran, sintaksis, dan pragmatik
Abstract

Bahasa, pikiran, sintaksis, dan pragmatik merupakan empat elemen utama dalam kajian linguistik yang saling berkaitan dan membentuk proses komunikasi manusia. Berdasarkan analisis terhadap artikel Bahasa dan Pikiran karya Hamdan & Huda (2019) dan buku Pragmatik karya Rahardi (2018), kajian ini menunjukkan bahwa bahasa bukan hanya alat penyampaian pesan, tetapi juga perangkat kognitif yang mempengaruhi struktur berpikir manusia. Artikel Hamdan & Huda menegaskan bahwa bahasa memungkinkan representasi mental abstrak dan pemrosesan konsep yang tidak hadir secara fisik, serta menjelaskan hubungan bahasa dan pikiran melalui teori Sapir-Whorf, Humboldt, dan Piaget. Sementara itu, buku Rahardi menguraikan bagaimana konteks sosiokultural dan situasional menentukan interpretasi makna, sehingga pragmatik menjadi jembatan antara struktur bahasa dengan makna penutur.

Pada ranah sintaksis, struktur bahasa hadir sebagai dasar pembentuk satuan-satuan kebahasaan yang kemudian dimaknai melalui proses pragmatik. Sintaksis mengatur susunan kata menjadi frasa, frasa menjadi klausa, dan klausa menjadi kalimat sehingga menghasilkan bentuk-bentuk gramatikal yang dapat dianalisis dan diproses menjadi makna. Sebagaimana dijelaskan oleh Chaer (2015), ” Sintaksis menganalisis satuan bahasa berupa kalimat yang tersusun atas klausa-klausa; klausa tersusun atas frasa-frasa; frasa tersususn atas kata-kata.” Sejalan dengan itu, Supriyadi (2014) menegaskan bahwa ”sintaksis sebagai bagian dari tata bahasa yang membahas penggabungan kata menjadi susunan gramatikal yang lebih besar, yaitu frasa, klausa dan kalimat.” Berdasarkan kedua pandangan ini, sintaksis dapat disimpulkan sebagai cabang linguistik yang mengkaji strutur gramatikal dari susunan kata, frasa, klausa, sampai kalimat. Dengan demikian, sintaksis menjadi fondasi bentuk kalimat, sedangkan pragmatik menjadi penentu makna yang sesungguhnya ditangkap oleh penutur dan mitra tutur. Artikel ini menegaskan bahwa hubungan bahasa, pikiran, sintaksis, dan pragmatik merupakan hubungan multidimensi yang tidak dapat dipisahkan dalam memahami proses komunikasi manusia.

Downloads
Download data is not yet available.
References

Amelia, R., Hikmah, M. A., Izzah, S. N. R., & Bakar, M. Y. A. (2025).

Memahami gaya belajar siswa: Kunci keberhasilan personalisasi pembelajaran. Jurnal Ilmiah Nusantara

Amin, A. M., & Abu Bakar, M. Y. (2021).

Peran pendidikan dalam kegiatan entrepreneurship santri Kidspreneur Al-Madina Surabaya. Journal of Chemical Information and Modeling, 53.

(Analisis et al., 2004)Analisis, S., Frasa, K., Kalimat, D., & Farid, E. K. (2004). No Title. 1–17.

Az-Zahro, F. C., Najikhah, D. K., & Abu Bakar, M. Y. (2024).

Media pembelajaran bagi siswa autis menurut perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan, 9(1), 69–78.

(Fadhilah, 2025)

Novita, A., Yunus, M., & Bakar, A. (2021).

Konsep pendidikan esensialisme dalam pembentukan karakter siswa PAI. Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 7(1), 12–22.

Fadhilah, H. N. (2025). Fostering Inclusive Arabic Language Education through a Humanistic Approach Mewujudkan Pendidikan Bahasa Arab yang Inklusif melalui Pendekatan Humanistik. 2(4), 384–396.

Fadhilah, H. N. (2025). Fostering Inclusive Arabic Language Education through a Humanistic Approach Mewujudkan Pendidikan Bahasa Arab yang Inklusif melalui Pendekatan Humanistik. 2(4), 384–396.

Fadhilah, H. N. (2025). Fostering Inclusive Arabic Language Education through a Humanistic Approach Mewujudkan Pendidikan Bahasa Arab yang Inklusif melalui Pendekatan Humanistik. 2(4), 384–396.

(Hipotesis et al., 2005)Analisis, S., Frasa, K., Kalimat, D., & Farid, E. K. (2004). No Title. 1–17.

Hipotesis, K., Whorf, B., & Hume, D. (2005). Pengaruh Bahasa terhadap Pikiran. 1–16.

Hipotesis, K., Whorf, B., & Hume, D. (2005). Pengaruh Bahasa terhadap Pikiran. 1–16.

Hipotesis, K., Whorf, B., & Hume, D. (2005). Pengaruh Bahasa terhadap Pikiran. 1–16.

(JINU), 2(1), 288–300.

Azzahra, R. T., & Abu Bakar, M. Y. (2023).

Pemikiran dan implikasi pendidikan Islam KH. Ahmad Dahlan terhadap pendidikan Islam kontemporer. An-Nidzam: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam, 10(1), 72–92.

(Pembelajaran & Rokhmah, 2025)Analisis, S., Frasa, K., Kalimat, D., & Farid, E. K. (2004). No Title. 1–17.

Pembelajaran, S., & Rokhmah, A. M. (2025). Produksi , dan Pembentukan Kemampuan. 2(3), 886–899.

Pembelajaran, S., & Rokhmah, A. M. (2025). Produksi , dan Pembentukan Kemampuan. 2(3), 886–899.

Salam, M. Y., Putri, N. A., Mudinillah, A., & Ramadhani, K. (2019). Implementasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kecerdasan Buatan dalam Konteks Smart Learning.

Salam, M. Y., Putri, N. A., Mudinillah, A., & Ramadhani, K. (2019). Implementasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kecerdasan Buatan dalam Konteks Smart Learning.

Cover Image
Downloads
Published
2025-12-08
Section
Articles

How to Cite

MENGGALI HUBUNGAN BAHASA TERHADAP PIKIRAN: STUDI SINTAKSIS DAN PRAGMATIK BERDASARKAN HIPOTESIS SAPIR-WHORF. (2025). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(2), 961-970. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/3093

Similar Articles

1-10 of 840

You may also start an advanced similarity search for this article.