ONTOLOGI ILMU: OBJEK MATERIAL DAN FORMAL, RELEVANSI DENGAN PAI

Authors
  • Maspuroh

    STAI AL AZHARY Cianjur
    Author
  • Eka Purjiani Lestari

    STAI AL AZHARY Cianjur
    Author
  • M. Arie Ardiansyah

    STAI AL AZHARY Cianjur
    Author
  • Nanda Meida

    STAI AL AZHARY Cianjur
    Author
Keywords:
Ontologi ilmu, objek material, objek formal, filsafat ilmu, pendidikan agama Islam
Abstract

Kajian ontologi ilmu sangat berusaha memahami hakikat keberadaan ilmu. Penjelasan ontologi ilmu terutama adalah pada penjelasan objek material dan objek formal. Objek material adalah bidang realitas yang dijadikan sasaran penyelidikan. Sementara itu, objek formal adalah sudut pandang, metode, atau perspektif yang digunakan untuk melihat realitas tersebut. Durkheim, E. membagi ontologi ilmu menjadi dua, yaitu: dalam pengetahuan tentang ilmu merujuk pada apa yang ingin kita pelajari; dan dalam pengetahuan dari ilmu merujuk pada sudut pandang apa yang ingin kita pelajari. Dalam implementasinya, ontologi ilmu yang demikian dapat pula ditemui dalam pendidikan agama Islam. Objek material dalam konteks pendidikan agama Islam adalah nilai, ajaran, dan praktik Islam dari al-Qur’an dan hadis, sedangkan objek formal adalah cara pandang filosofis, teologis, atau pedagogis yang digunakan dalam menyajikan personifikasi dan pembelajaran dari ajaran tersebut. Dengan demikian, pemahaman ontologi ilmu ini perlu dilakukan dalam perancangan kurikulum Pendidikan Agama Islam agar lebih terarah, dan tidak sekedar lebih mengedepankan aspek apa-apa saja dijuallah kay normatif-dogmatis, tetapi juga menyadarkan peserta didik pada keutuhan ilmu sebagai sarana membangun keimanan, akhlak, dan peradaban. Relevansi ini menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam perlu mengintegrasikan pemahaman filsafat ilmu agar tidak terjebak pada reduksi sempit, tetapi mampu menjawab tantangan perkembangan zaman melalui pendekatan yang kritis, kontekstual, dan transformatif.

Downloads
Download data is not yet available.
References

1. Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Jakarta: Kencana.

2. Nasution, H. (2006). Filsafat ilmu. Jakarta: Gaya Media Pratama.

3. Poedjawijatna, I. R. (1994). Pembimbing ke arah filsafat. Jakarta: Rineka Cipta.

4. Suriasumantri, J. S. (2017). Ilmu dalam perspektif: Sebuah kumpulan karangan tentang hakikat ilmu. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

5. Zuhdi, M. (2015). Ontologi ilmu pengetahuan dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 45–60.

6. Al-Attas, S. M. N. (1995). Prolegomena to the metaphysics of Islam: An exposition of the fundamental elements of the worldview of Islam. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).

7. Syamsuddin, S. (2019). Integrasi ilmu dan agama dalam perspektif ontologi. Jurnal Filsafat, 29(2), 210–225. https://doi.org/10.22146/jf.47890.

8. Ahmad Tafsir. (2010). Filsafat Pendidikan Islam: Integrasi Jasmani, Akal, dan Ruhani. Bandung: Remaja Rosdakarya.

9. Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. (1995). Prolegomena to the Metaphysics of Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-09
Section
Articles

How to Cite

ONTOLOGI ILMU: OBJEK MATERIAL DAN FORMAL, RELEVANSI DENGAN PAI. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(3), 1101-1110. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/5989

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

1-10 of 635

You may also start an advanced similarity search for this article.