PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGUATKAN NILAI- NILAI MODERASI BERAGAMA PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 3 WAY SERDANG

Authors
  • Luluk Febriani

    STIT Darul Ishlah Tulang Bawang
    Author
  • Raisul Umam Ghazali

    STIT Darul Ishlah Tulang Bawang
    Author
  • Apri Eka Budiyono

    STIT Darul Ishlah Tulang Bawang
    Author
Keywords:
Islamic Religious Education Teacher, Religious Moderation, Tolerance, Justice, Balance, Elementary School, Guru PAI, Moderasi Beragama, Toleransi, Sekolah Dasar
Abstract

Indonesia is a pluralistic country characterized by diverse ethnicities, cultures, and religions, which possess both integrative potential and the risk of conflict if not managed wisely. Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam/PAI) plays a strategic role in instilling values of religious moderation to develop students’ character that is tolerant, just, and balanced (ummatan wasathan) within such diversity. SD Negeri 3 Way Serdang is a school with a Muslim-majority student population while also accommodating non-Muslim students, making the reinforcement of religious moderation values crucial for maintaining harmony in the school environment. This study examines the role of Islamic Religious Education teachers in strengthening the values of religious moderation among fifth-grade students at SD Negeri 3 Way Serdang. The research focuses on strategies for instilling the values of tolerance (tasamuh), justice (‘adl), and balance within a pluralistic school setting. Employing a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation, the findings reveal that PAI teachers play an active role not only as instructors but also as role models by integrating religious moderation values into PAI learning materials. Despite limitations in facilities for non-Muslim students, the school promotes an inclusive attitude and provides space for religious diversity. In conclusion, the role and exemplary conduct of PAI teachers are key factors in shaping students’ tolerant character, supported by synergy between the school and parents in fostering harmony within the educational environment.

Indonesia merupakan negara majemuk dengan beragam suku, budaya, dan agama yang memiliki potensi integrasi sekaligus konflik jika tidak dikelola dengan bijaksana. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama untuk membentuk karakter siswa yang toleran, adil, dan seimbang (ummatan wasathan) di tengah keberagaman tersebut. SD Negeri 3 Way Serdang merupakan sekolah dengan mayoritas siswa Muslim, namun tetap memiliki siswa non-Muslim, sehingga penguatan nilai moderasi menjadi krusial untuk menjaga harmoni di lingkungan sekolah. Penelitian ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menguatkan nilai moderasi beragama pada siswa kelas V di SDN 3 Way Serdang. Fokus utama penelitian adalah strategi penanaman nilai toleransi (tasamuh), keadilan (‘adl), dan keseimbangan di lingkungan sekolah yang majemuk. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan aktif sebagai pengajar sekaligus teladan melalui integrasi materi PAI dengan nilai-nilai moderasi. Meskipun terdapat keterbatasan fasilitas bagi siswa non-muslim, sekolah tetap mengedepankan sikap inklusif dan memberikan ruang bagi keberagaman agama. Kesimpulan nya, peran guru PAI dan keteladanan menjadi kunci utama dalam membentuk karakter siswa yang toleran, didukung oleh sinergi antara pihak sekolah dan orang tua untuk menciptakan harmoni di lingkungan pendidikan.

Downloads
Download data is not yet available.
Author Biographies
  1. Luluk Febriani, STIT Darul Ishlah Tulang Bawang

    STIT Darul Ishlah Tulang Bawang, Fakultas Ilmu Tarbiyah, Pendidikan Agama Islam

  2. Raisul Umam Ghazali, STIT Darul Ishlah Tulang Bawang

    STIT Darul Ishlah Tulang Bawang, Fakultas Ilmu Tarbiyah, Pendidikan Agama Islam

  3. Apri Eka Budiyono, STIT Darul Ishlah Tulang Bawang

    STIT Darul Ishlah Tulang Bawang, Fakultas Ilmu Tarbiyah, Pendidikan Agama Islam

References

Banke, R., STEVEN, S., & SUSANTO, N. (2023). Pancasila Sebagai Solusi Pluralisme Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Maksitek, 8(2), 118–127.

Hasan, M. (2021). Prinsip Moderasi Beragama dalam Kehidupan Berbangsa. Jurnal Mubtadiin, 7(2), 110–123.

Hilal, F. F. (2023). Transformasi Gerakan Radikalisme Menuju Moderasi Beragama.

KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Dan Keagamaan, 16(1), 77–90.

Latipah, H., & Nawawi. (2023). Perilaku Intoleransi Beragama dan Budaya Media Sosial: Tinjauan Bimbingan Literasi Media Digital di Masyarakat. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 6(2), 21–42.

Nurhakim, N., Adriansyah, M. I., & Dewi, D. A. (2024). Intoleransi Antar Umat Beragama di Indonesia. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1), 50–61.

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Republik Indonesia. (2017). Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2019 tentang Moderasi Beragama.

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-14
Section
Articles

How to Cite

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGUATKAN NILAI- NILAI MODERASI BERAGAMA PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 3 WAY SERDANG. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(3), 1731-1740. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/6422

Similar Articles

11-20 of 720

You may also start an advanced similarity search for this article.