PEMBAGIAN HIRARKI DAN ILMU DALAM ISLAM: ANALISIS EPISTEMOLOGIS-INTEGRATIF MENUJU PEMBENTUKAN INSAN ADABI

Authors
  • Mellia Lesthari

    Universitas Ibn Khaldun
    Author
Keywords:
Hirarki Ilmu, Epistemologi Islam, Ta'dib, Integrasi Ilmu, Insan Adabi, Hierarchy of Knowledge, Islamic Epistemology, Integration of Knowledge
Abstract

Krisis dualisme pendidikan yang memisahkan secara rigid antara otoritas wahyu dan rasio telah melahirkan fragmentasi identitas serta krisis adab pada subjek didik di era kontemporer. Artikel ini bertujuan untuk melakukan rekonstruksi terhadap hirarki ilmu dalam Islam dengan menempatkan Tauhid bukan sekadar sebagai doktrin teologis, melainkan sebagai worldview dan metateori utama. Dengan menggunakan metode kualitatif-analitis melalui studi pustaka dan pendekatan Tafsir Tarbawi, penelitian ini membedah pemikiran epistemologis Al-Farabi, Al-Ghazali, dan Ibn Khaldun. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam memandang ilmu sebagai kesatuan organik di mana wahyu menjadi otoritas tertinggi yang menerangi nalar akal dan observasi empiris. Secara epistemologis, rekonstruksi ini menawarkan model "Piramida Tauhid Ilmu" yang menghapus sekat dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Secara aksiologis, pendidikan direformulasikan sebagai proses ta'dib yang berorientasi pada pembentukan insan adabi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan paradigma Tauhid merupakan solusi eksistensial dalam menghadapi tantangan sekularisasi ilmu guna mewujudkan tujuan pendidikan Islam yang kaffah.   

          The crisis of educational dualism, which rigidly separates the authority of revelation and reason, has led to identity fragmentation and a crisis of adab among contemporary students. This article aims to reconstruct the foundations of Islamic education by positioning Tawhid not merely as a theological doctrine, but as a comprehensive worldview and a primary metatheory. Utilizing a qualitative-analytical method with a Tafsir Tarbawi approach, this research examines the relevance of Tawhid across ontological, epistemological, and axiological dimensions. The findings demonstrate that: 1) Ontologically, Tawhid redefines human nature as a harmonious synthesis between the servant ('abd) and the vicegerent (khalifah); 2) Epistemologically, Tawhid offers a unification of ayat qawliyyah and kauniyah to eliminate the dichotomy of knowledge; 3) Axiologically, education is reformulated as a process of ta'dib aimed at producing the man of adab (insan adabi). This study concludes that strengthening the Tawhid paradigm is an existential solution to the challenges of the secularization of knowledge, ultimately achieving the goals of kaffah Islamic education.

Downloads
Download data is not yet available.
Author Biography
  1. Mellia Lesthari, Universitas Ibn Khaldun

    Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

References

Abdurrahman, N. H. (2021). Filsafat Pendidikan Islam: Memahami Prinsip-Prinsip Filosofis dan Praktis. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Al-Attas, S. M. N. (2019). Islam and Secularism (Reprint ed.). Kuala Lumpur: Ta'dib International.

Al-Attas, S. M. N. (2021). The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Kuala Lumpur: Ta'dib International.

Al-Farabi, A. N. (1996). Ihsa’ al-’Ulum (A. Gonzalez, Ed.). Madrid: CSIC.

Al-Faruqi, I. R. (1982). Islamization of Knowledge: General Principles and Work Plan. Washington: International Institute of Islamic Thought (IIIT).

Al-Ghazali, A. H. (2011). Ihya’ ‘Ulum al-Din (Vol. 1). Beirut: Dar al-Minhaj.

Alim, A. (2021). Tafsir Tarbawi: Menggali Nilai-Nilai Pendidikan dalam Al-Qur'an. Jakarta: Amzah.

Bakar, O. (2021). Classification of Knowledge in Islam: A Study in Islamic Philosophies of Science. Cambridge: Islamic Texts Society.

Daud, W. M. N. W. (2019). The Educational Philosophy and Practice of Syed Muhammad Naquib Al-Attas: An Exposition of the Genesis and Development of ISTAC. Kuala Lumpur: Ta'dib International.

Husaini, A. (2020). Filsafat Ilmu: Perspektif Barat dan Islam. Jakarta: Gema Insani.

Ibdalsyah, I. (2023). Prinsip Tauhid dalam Sistem Ekonomi dan Pendidikan Islam: Analisis Integratif. Jurnal Ekonomi & Pendidikan Islam UIKA, 11(1), 45-60.

Ibn Khaldun, A. R. (2015). The Muqaddimah: An Introduction to History (N. J. Dawood, Ed.; F. Rosenthal, Trans.). Princeton: Princeton University Press.

Kartanegara, M. (2021). Epistemologi Islam: Aliran dan Tokoh. Jakarta: Erlangga.

Mubarak, Z. (2022). Konsep Insan Kamil dan Insan Adabi dalam Pendidikan Islam Modern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Muslih, M. (2020). Filsafat Ilmu: Kajian Atas Asumsi Dasar, Paradigma, dan Kerangka Teori Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta: Belukar.

Ramayulis, R. (2021). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Tamam, A. M. (2017). Islamic Worldview: Paradigma Intelektual Muslim. Jakarta: Spirit Media.

Zarkasyi, H. F. (2022). Worldview Islam: Pembahasan Isu-Isu Kontemporer. Ponorogo: UNIDA Gontor Press.

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-26
Section
Articles

How to Cite

PEMBAGIAN HIRARKI DAN ILMU DALAM ISLAM: ANALISIS EPISTEMOLOGIS-INTEGRATIF MENUJU PEMBENTUKAN INSAN ADABI. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(3), 2701-2710. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/7215

Similar Articles

1-10 of 850

You may also start an advanced similarity search for this article.