Abstract
Penelitian ini membahas konsep detox emosi sebagai proses adaptif untuk membersihkan beban emosional yang terakumulasi, dengan perspektif psikologis yang menekankan regulasi emosi melalui kesadaran, penafsiran ulang dan modifikasi respons. Konsep ini berbeda dengan penekanan emosi yang sebenernya memperburuk beban psikosomatik dan diintegrasikan dengan refleksi Al-Qur’an sebagai bentuk literasi transformatif yang melibatkan kontemplasi mendalam atas ayat-ayat suci untuk mengurangi kecemasan dan membangun ketahanan emosional. Dalam konteks penyembuhan diri islam di era digital, tadabbur muncul sebagai mekanisme yang didukung teknologi untuk penyembuhan batin, seperti aplikasi interaktif dan konten reflektif di media sosial yang berfungi sebagai detox digital untuk mengatasi kelebihan informasi dan kelelahan emosional. Melalui pendekatan ini, individu dapat mencapai keseimbangan psikologis dan spritual dengan implikasi klinis yang menjanjikan untuk pendidikan psikologis berbasis nilai-nilai islam. Penelitian ini menyoroti pentingnya menggabungkan prinsip-prinsip psikologis kontemporer dengan ajaran Al-qur’an untuk mendukung ketenangan pikiran di tengah dinamika kehidupan modern.
References
Antonopoulou, Hera. “The Value of Emotional Intelligence: Self-Awareness, Self-Regulation, Motivation, and Empathy as Key Components.” Technium Education and Humanities 8 (2024).
Aziz, Azalia Wardha, dan Erviana Iradah Ulya. “Tawazun Sebagai Prinsip Moderasi Beragama Perspektif Mufassir Moderat.” Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 4, no. 2 (2024).
Azzahra, Karmila, et al. “Media Sosial dan Tantangan di Era Digital: Penelitian.” Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan 4, no. 1 (2025).
Baby, Betsy, dan Ammu G. Nair. “Healing in the Digital Age: The Evolution of Mental Health Support through Online Therapy.” Mindful Media: Mental Health Challenges in the Digital Age, Blue Rose Publishers, 2024.
Dewi, Intan Astina, dan Danny Abrianto. Al-Qur’an dan Kecerdasan Emosi: Integrasi dalam Pembentukan Mental Health di Masa Islamiyah Sunggal, 5 (2025).
Dwipradnyana, I. Made Mahadi, et al. "Penerapan Digital Economy Dalam Sektor Agribisnis." Majalah Ilmiah Universitas Tabanan 19.2 (2022).
Hermawan, Iwan. “Tadabur Al-Qur’an Sebagai Upaya Literasi Beragama di Era Digital.” Wahana Karya Ilmiah Pendidikan 7, no. 01 (2023).
Jaafar, Noornajihan, dan Sapora Sipon. “Tadabbur Al-Qur’an and Its Implications for Mental and Emotional Well-Being under Movement Control Order Conditions.” Revelation and Science 12, no. 01 (2022).
Jannah, Miftahul. “Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam dan Barat.” Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam 6, no. 2 (2024). https://doi.org/10.22373/tadabbur.v6i2.705.
Kamila, Nurul Auliya, dan Rosa Mutianingsih. “Effectiveness of Al-Qur’an Tadabbur Therapy on Nulliparous Women’s Anxiety Level during Labor.” Global Medical and Health Communication (GMHC) 9, no. 1 (2021).
Karhade, Prasanna, et al. "Digital Platforms and Infobesity: A Research Agenda." Workshop on E-Business. Cham: Springer International Publishing, 2020.
Marciano, Laura, et al. “Digital Detox and Well-Being.” Pediatrics 154, no. 4 (2024).
Nafisah, Witria. Self Healing dalam Perspektif Al-Quran (Kajian Tafsir Tematik dengan Pendekatan Psikologi). Ushuluddin dan Humaniora, 2023. https://idr.uin-antasari.ac.id/24558/.
Nuralmi, Apriyani Alfinawardani, et al. “Kondisi Information Overload pada Mahasiswa IAI AL-AZIS Akibat Penggunaan Media Sosial yang Tidak Sehat.” Jurnal Syntax Admiration 5, no. 12 (2024).
Rahmatika, Saila, dan Abd Rozaq. “Konsep Self-Healing Perspektif Al-Qur’an dan Psikologi (Studi atas Surah Al-Muzammil 1–10).” Asy-Syari’ah: Jurnal Hukum Islam 9, no. 2 (2023).
Räisä, Tiina. “Family Relations: Emotional Overload.” In Mediatisation of Emotional Life (Routledge, 2022). https://www.taylorfrancis.com/chapters/oa-edit/10.4324/9781003254287-13/family-relations-tiina-r%C3%A4is%C3%A4.
Rihhadatul‘Aisy, Darin, et al. “Self Care and Healing Amr Nahy’s Perspective.” Al-Hukumah: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Studi Islam 1, no. 4 (2025).
Septina, Seli, et al. “Keutamaan Tadabbur dalam Al-Qur’an.” Religion: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya 3, no. 6 (2024).
Setiawan, Topan, et al. “Komunikasi Krisis di Era Digital.” Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora 1, no. 02 (2019).
Supriadi, Cecep. “Mengenal Ilmu Tadabur Al-Qur’an.” ZAD Al-Mufassirin 4, no. 1 (2022).
Suroiyya, Farah Octa, dan Bakharudin All Habsy. “Tinjauan Overthinking dan Berbagai Intervensi Konseling untuk Mengatasinya.” Jurnal BK UNESA 24, no. 2 (2024).
While, Alison, et al. “Emotional Awareness and Emotional Intelligence.” British Journal of Community Nursing 27, no. 12 (2022).
Zamroni, Ishaq, dan Ihsan Maulana Hamid. “Konsep dan Metode Tadabbur dalam Al-Qur’an.” Ummul Qura: Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan 16, no. 2 (2021).
Zamroni, Ishaq, dan Ihsan Maulana Hamid. Konsep dan Metode Tadabbur.