URGENSI TA‘RĪF MANṬIQ DALAM KLARIFIKASI KONSEP KEAGAMAAN ERA DIGITAL
pdf

Keywords

Ta‘rīf Manṭiq, Era Digital, Klarifikasi Konsep Keagamaan, Logika Islam

How to Cite

URGENSI TA‘RĪF MANṬIQ DALAM KLARIFIKASI KONSEP KEAGAMAAN ERA DIGITAL. (2026). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 18(1), 1051-1060. https://cibjournal.com/index.php/tashdiq/article/view/6611

Abstract

Transformasi digital telah memicu percepatan distribusi wacana keagamaan yang bersifat luas, cepat, dan sangat variatif melalui media sosial, kanal dakwah daring, serta beragam sumber digital lainnya. Situasi ini kerap melahirkan persoalan serius berupa ketidakjelasan makna, penyederhanaan yang berlebihan, bahkan penyimpangan terhadap konsep-konsep keagamaan yang bersifat mendasar. Dalam kondisi demikian, ta‘rīf dalam disiplin ilmu manṭiq (logika) memiliki posisi yang sangat strategis sebagai perangkat metodologis untuk menetapkan batasan konseptual yang tegas, sistematis, dan bebas dari ambiguitas. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran serta urgensi ta‘rīf manṭiq dalam upaya menjernihkan konsep-konsep keagamaan pada era digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah literatur klasik manṭiq serta kajian-kajian kontemporer yang membahas dinamika wacana keagamaan digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip ta‘rīf yang valid mampu menekan kesalahan pemahaman, memperkokoh kekuatan argumentasi keagamaan, serta berfungsi sebagai penyaring rasional terhadap narasi keagamaan yang keliru atau manipulatif. Dengan demikian, ta‘rīf manṭiq tidak hanya relevan pada tataran teoretis, tetapi juga berperan praktis dan strategis dalam menjaga kejernihan pemahaman keagamaan masyarakat di tengah kompleksitas tantangan digital.

pdf

References

Al-Ash‘arī, Abū al-Ḥasan. Al-Ibānah ‘an Uṣūl al-Diyānah. Beirut: Dār Ibn Zaydūn, 1990.

Al-Fārābī, Abū Naṣr. Iḥṣā’ al-‘Ulūm. Beirut: Dār wa Maktabat al-Hilāl, 1996. Kitāb al-Burhān. Dalam Al-Manṭiq ‘inda al-Fārābī, disunting oleh Majid Fakhry. Beirut: Dār al-Mashriq, 1987.

Al-Ghazālī, Abū Ḥāmid. Mi‘yār al-‘Ilm fī Fan al-Manṭiq. Disunting oleh Sulaymān Dunyā. Kairo: Dār al-Ma‘ārif, 1961.

Al-Taftāzānī, Sa‘d al-Dīn. Sharḥ al-Tahdhīb fī ‘Ilm al-Manṭiq. Disunting oleh ‘Abd al-Qādir al-Arnā’ūṭ. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2001.

Bakar, Osman. Classification of Knowledge in Islam: A Study in Islamic Philosophies of Science. Cambridge: Islamic Texts Society, 1998.

Bunt, Gary R. iMuslims: Rewiring the House of Islam. Chapel Hill: University of North Carolina Press, 2009.

Ibn Manẓūr. Lisān al-‘Arab. Jilid 9. Beirut: Dār Ṣādir, 1993.

Ibn Sīnā. Al-Ishārāt wa al-Tanbīhāt. Disunting oleh Sulaymān Dunyā. Kairo: Dār al-Ma‘ārif, 1957.

Iqbal, Muhammad. The Reconstruction of Religious Thought in Islam. Lahore: Iqbal Academy Pakistan, 1986.

Nasr, Seyyed Hossein. Knowledge and the Sacred. Albany: State University of New York Press, 1989.

Downloads

Download data is not yet available.