Dinamika Pemikiran Teologis Al-Ma'mun: Analisis Kebijakan Politik dan Pengaruhnya Terhadap Perkebangan Mazhab Mu'tazilah dan Asyariyah
pdf

Keywords

Kata kunci: Khalifah Al-Ma'mun, mazhab Asy'ariyah, Mazhab Mu'tazilah, kebijakan politik, perkembangan teologi.

How to Cite

Dinamika Pemikiran Teologis Al-Ma’mun: Analisis Kebijakan Politik dan Pengaruhnya Terhadap Perkebangan Mazhab Mu’tazilah dan Asyariyah. (2025). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 17(2), 291-300. https://cibjournal.com/index.php/tashdiq/article/view/780

Abstract

Penelitian ini membahas dinamika pemikiran teologis pada masa Kekhalifahan Abbasiyah dengan fokus pada peran Khalifah Al-Ma'mun (198-218 H/813-833 M). Studi ini mengkaji bagaimana kebijakan politik Al-Ma'mun, menjadi katalisator bagi perkembangan mazhab Mu'tazilah dan Asy'ariyah. Dengan menjadikan Mu'tazilah sebagai doktrin resmi, Al-Ma'mun memanfaatkan pendekatan rasionalis untuk memperkuat legitimasi dan otoritas politiknya. Kebijakan ini secara langsung mempromosikan pemikiran Mu'tazilah yang menekankan akal dan kehendak bebas, namun pada saat yang sama, memicu resistensi intelektual dari para ulama tradisionalis. Sebagai respons, perlawanan tersebut melahirkan mazhab Asy'ariyah sebagai sebuah sintesis yang berusaha menyeimbangkan antara peran akal dan otoritas wahyu. Asy'ariyah hadir untuk menjembatani jurang antara kaum rasionalis Mu'tazilah dan kaum tradisionalis, sekaligus menegaskan kembali pentingnya teks-teks suci. Melalui pendekatan kualitatif studi literatur (kajian pustaka), penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi politik Al-Ma'mun tidak hanya berhasil melegitimasi Mu'tazilah, tetapi juga secara tidak langsung memicu evolusi pemikiran teologis yang lebih kompleks, yang akhirnya melahirkan dan memperkuat mazhab Asy'ariyah. Dengan demikian, studi ini menyoroti interaksi yang tak terpisahkan antara kekuasaan politik dan perkembangan intelektual dalam sejarah Islam.

pdf

References

Aminullah, A. Najili. (2017). Dinasti Bani Abbasiyah, Politik, Peradaban, dan Intelektual. hlm. 20-27.

Aslamiah, Mauldia. (2024). Kebudayaan dan Kearifan Daulah Abbasiyah: Warisan Peradaban Islam. Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam, Vol. 4 No. 3, hlm. 311-314. Brown, Daniel W.. (2017). A New Introduction to Islam. (Oxford: Wiley-Blackwell).

Budiwan, Jauhan. (2020). Kritik Imanuell Kant Terhadap Faham Rasionalisme dan Empirisme. Hourani, George F. (1956). The Early Growth of the Mu'tazilah. Jornal of the American Oriental Society, Vol. 76 No.1, hlm. 15-26.

Jahra, Fatimah Al., dkk. (2025). Masa Keemasan Intelektual Islam: Studi Historis Pendidikan Islam pada Era Khalifah Al-Ma'mun. Reflection: Islamic Education Journal, Vol. 2 No.3, hlm. 190-192.

Kosim, M. (2008). Ilmu Pengetahuan dalam Islam (Perspektif Filososfis-Historis). Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 3 No. 2.

Madelung, Wilferd. (2018). The Theology of Mu'tazilism: Imamate and Rationalism in Early Islam, (Oxford: Oxford of University Press).

Mason, Herbert. (1998). Al-Ma'mun and the Mihna. Journal of Islamic Studies, Vol. 9 No.2, hlm. 130-135.

Muhidin, dan Zamroni Ishaq. (2023). Metodologi Al-Asy'ri (Studi Bangunan Teologi Al-Asy'ari). Umul Qura: Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajad (INSUD) Lamongan, Vol. 18 No.1,

hlm. 36-39.

Putra, Muhammad Habib Adi. (2022). Teologi dan Mistisisme Dinasti Abbasiyah. Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam. Vo. 20 No. 1, hlm. 106.

Rahman, Fazlur. (1982). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectul Tradition. (Chicago: University of Chicago Press).

Riduan, Ahmad., dkk. (2025). Mu'tazilah di Era Modern: Kajian Konsep Keadilan, Kebebasan,

dan Rasionalitas dalam Pemikiran Islam. Jurnal Studi Islam dan Muhammadiyah (JASIKA), Vol. 5 No. 1, hlm. 37-39.

Watt W. Montgomery. (1962). Islamic Philosophy and Theology. (Edinburgh: Edinburgh University Press).

Downloads

Download data is not yet available.