Abstract
Perbankan syariah hadir sebagai pilihan sistem keuangan yang berdasarkan prinsip Islam, dengan tegas menolak adanya riba, gharar, dan maisir dalam setiap aktivitas ekonomi. Salah satu akad penting yang menjadi dasar penghimpunan dana dalam perbankan syariah adalah akad Wadi’ah, yaitu akad penitipan yang berlandaskan amanah dan kepercayaan antara pihak penitip dana (muwaddi’) dan pihak penerima titipan (wadi’). Penelitian ini bertujuan menjelaskan secara mendalam dasar hukum dan penerapan akad Wadi’ah dalam sistem perbankan syariah di Indonesia dengan metode studi kepustakaan yang menelaah berbagai sumber akademik dan literatur terkait. Hasil studi menunjukkan akad Wadi’ah memiliki dua bentuk utama, yaitu Wadi’ah Yad Amanah dan Wadi’ah Yad Dhammanah. Wadi’ah Yad Amanah merupakan penitipan murni tanpa memberikan izin pemanfaatan dana oleh penerima, sedangkan Wadi’ah Yad Dhamanah memperbolehkan penerima menggunakan dana titipan dengan kewajiban mengembalikannya. Dalam praktik perbankan syariah, akad ini menjadi dasar produk tabungan dan giro, contohnya produk BSI Tabungan Easy Wadi’ah oleh Bank Syariah Indonesia. Produk ini memungkinkan nasabah menitipkan dana tanpa perjanjian imbal hasil, tetapi bank dapat memberikan hibah secara sukarela. Melalui penerapan prinsip akad Wadi’ah, perbankan syariah tidak hanya berfungsi sebagai pengelola dana, melainkan juga sebagai penjaga amanah yang menjunjung nilai moral, etika, dan spiritual dalam aktivitas ekonomi, sehingga membuktikan bahwa sistem keuangan Islam mampu menyediakan solusi yang adil, transparan, dan berorientasi kemaslahatan umat.
Islamic banking is a financial system based on Islamic principles, which strictly rejects usury, gharar, and maisir in all economic activities. One of the important contracts that forms the basis for raising funds in Islamic banking is the Wadi'ah contract, which is a deposit contract based on trust and confidence between the depositor (muwaddi') and the recipient of the deposit (wadi'). This study aims to explain in depth the legal basis and application of the Wadi’ah contract in the Islamic banking system in Indonesia using a literature review method that examines various academic sources and related literature. The results of the study show that the Wadi’ah contract has two main forms, namely Wadi’ah Yad Amanah and Wadi’ah Yad Dhamanah. Wadi'ah Yad Amanah is a pure deposit without giving permission to the recipient to use the funds, while Wadi’ah Yad Dhamanah allows the recipient to use the deposited funds with the obligation to return them. In Islamic banking practice, this contract forms the basis of savings and checking account products, such as the BSI Tabungan Easy Wadi'ah product offered by Bank Syariah Indonesia. This Product allows customers to deposit funds without a repayment agreement, but the bank may provide voluntary grants. Through the application of the Wadi'ah contract principle, Islamic banking not only functions as a fund manager but also as a guardian of trust that upholds moral, ethical, and spiritual values in economic activities, thus proving that the Islamic financial system is capable of providing solutions that are fair, transparent, and oriented towards the welfare of society.
References
Al-Fauzan, S. (2005). Fiqh sehari-hari. Jakarta: Gema Insani Press.
Al Mayda, Laisa, Nur Syifa Azizah. (2024). IMPLEMENTASI AKAD WADIAH PADA PRODUK TABUNGAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA. Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(2), 187-188.
Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah (2): 283.
Anisa, L. S., & Tripuspitorini, F. A. (2021). Analisis pengaruh dana pihak ketiga, non performing finance murabahah, dan inflasi terhadap pembiayaan murabahah pada bank umum syariah di Indonesia. Jurnal MAPS (Manajemen Perbankan Syariah), 3(2), 52–65.
Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Teori dan praktik. Jakarta: Gema Insani Press.
Aprilia, S., Rohimi, S., & Rahmadhani, V. (2025). Konsep dan implmentasi wadi’ah dalam sistem perbankan syariah: Studi kasus pengalihan dana Muhammadiyah dari Bank Syariah Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah.
Ckamilatun Nikmah, F. A. (n.d.). KONSEP WADIAH MENURUT FIKIH DAN (KHES). Jurnal Al-Tsaman Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel, 2.
Desminar. (2019). Akad wadiah dalam perspektif fiqih muamalah. Journal Menara Ilmu.
Haroen, N. (2007). Fiqh muamalah. Jakarta: Gaya Media Pratama.
Hayati. I. Aplikasi Akad Tabarru' Wadi'ah dan Qard di Perbankan Syariah. Journal of Islamic Economic. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).
Indonesian Commodity & Derivatives Exchange. (2023, December 6). Apa itu wadiah dan contohnya dalam perbankan syariah? Indonesian Commodity & Derivatives Exchange. https://www.icdx.co.id/news-detail/publication/apa-itu-wadiah-dan-contohnya-dalam-perbankan-syariah
Izza Nailul D. Aprilia Izza V. Agustin N. Putri. A. N. (2025) Implementasi Akad Wadiah Dengan Sosialisasi Terhadap Nasabah Pada Produk Tabungan Easy Wadiah Di BSI KCP Situbondo. Jurnal Penelitian Nusantara. Volume 1. Nomor 3. 313-319.
Muzan, A., Aprilia, S., Rohimi, S., & Rahmadhani, V. (2024). Konsep dan implementasi wadi’ah dalam sistem perbankan syariah: Studi kasus pengalihan dana Muhammadiyah dari Bank Syari’ah Indonesia. Maqashid: Jurnal Al-Ahwal Al-Syakhsiyah, 7(1), xx–xx. https://ejournal.alqolam.ac.id/index.php/maqashid/index
Pratiwi, W. D. (2018). PRAKTIK AKAD WADI ’ AH YAD DHAMANAH PADA PRODUK TABUNGAN DI BANK BRI SYARIAH KANTOR yang secara legal formal disepakati sebagai pedoman bank syariah , yaitu Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia ( selanjutnya disingkat DSN-MUI ). Usaha pokok. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, I(2), 177–194.
Ratna Ayu Wijayanti, M.Arief Safi’i, Riki Zogik Firmansyah, Mirza Hisyam Maulana, & Renny Oktafia. (2024). Praktik Penerapan Akad Wadi’Ah Dalam Perbankan Syariah (Studi Kasus Bank Btn). Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Manajemen, 2(2), 62–66. https://doi.org/10.59024/jise.v2i2.670
Rozalinda. (2015). Fikih ekonomi syariah: Prinsip dan implementasinya pada sektor keuangan syariah. Jakarta: Rajawali Pers.
Saepudin, S., Syaripudin, E. L., Nuraeni, N., & Januri, F. (2022). Akad Wadi’ah Dalam Perspektif Ulama Madzhab. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Sam’udin, & Fasa, M. I. (2024). Strategi pemasaran produk tabungan Easy Wadiah dalam meningkatkan kepuasan nasabah di Bank Syariah Indonesia: Pendekatan systematic literature review (SLR). At-Tamwil: Islamic Economic and Finance Journal, 3(2), 109–122.
Sari, I. (2021). Pengaruh pendapatan bagi hasil, pendapatan margin murabahah, dan dana simpanan wadiah terhadap bonus wadiah Bank Muamalat Indonesia. Jurnal Investasi Islam, 6(1), 42–57.
Sari, R. S., & Fasa, M. I. (2024). Analisis tabungan wadiah dan tabungan mudharabah di Bank Syariah Indonesia (BSI). Jurnal Media Akademik (JMA), 2(10), xx–xx. https://doi.org/10.62281