Abstract
Dakwah memegang peranan krusial dalam menyebarkan nilai-nilai Islam dan membimbing umat di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Namun, efektivitas dakwah di era modern menghadapi tantangan kompleks yang menuntut profesionalisme dan kompetensi tinggi dari para da'i. Artikel ini bertujuan mengkaji dasar-dasar manajemen pelatihan dakwah sebagai solusi strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Kajian ini mengidentifikasi empat pilar utama dalam manajemen pelatihan dakwah, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang disajikan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui studi literatur dan analisis konsep. Penerapan manajemen pelatihan yang terstruktur berpotensi meningkatkan kualitas da'i dari aspek penguasaan materi, kemampuan beradaptasi, hingga dampak sosial kegiatan dakwah. Temuan ini relevan tidak hanya bagi lembaga dakwah dan pesantren, tetapi juga bagi organisasi lain yang bergerak dalam peningkatan nilai keislaman terhadap sumber daya manusia.
References
Al-Faruq. (2019). Pengembangan Kompetensi Da'i di Era Digital. Jakarta: Pustaka Dakwah.
Apriando, M. A. Y. S. (2022). Fungsi Manajemen dalam Pelatihan Dakwah di Pondok Pesantren Fathul Huda Candi Rejo Kecamatan Way Pangubuan Kabupaten Lampung Tengah. Skripsi S1 Manajemen Dakwah, UIN Raden Intan Lampung.
Arikunto, S. (1988). Penilaian Program Pendidikan. Jakarta: PT. Bina Aksara.
Dwivedi, A. (2006). Merancang Pelatihan Partisipasif untuk Pemberdayaan. Yogyakarta: Pondok Edukasi.
Fauzan, A. (2020). Prinsip-Prinsip Manajemen dalam Pelatihan Dakwah. Bandung: Al-Fikrah Press.
Hamzah. (2021). Pengorganisasian dalam Pelatihan Dakwah. Jakarta: Penerbit Akademik.
Kusnawan, A., & Firdaus, A. S. (2009). Manajemen Pelatihan Dakwah. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Machendrawaty, N. (2021). Manajemen Dakwah. Bandung: CV. Mimbar Pustaka.
Muammar. (2017). Manajemen Pelatihan Dakwah dalam Meningkatkan Kualitas Dakwah Santri di Pondok Pesantren Awaluddin Desa Kuo Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah. Skripsi S1 Manajemen Dakwah, UIN Alauddin Makassar.
Munir, M., & Ilham, W. (2009). Manajemen Dakwah. Jakarta: Kencana.
Muzakir, R. (2020). Evaluasi dalam Manajemen Pelatihan Dakwah. Malang: UIN Press.
an-Nabhani, T. (2003). Hakekat Berpikir. Bogor: Pustaka Thariqul Izzah.
Rahman. (2021). Dakwah Digital: Strategi Pelatihan Da'i di Media Sosial. Jakarta: Media Dakwah Press.
Setiadi, A. (2014). Manajemen Pelatihan Dakwah dalam Meningkatkan Kualitas Dakwah Santri di Pondok Pesantren Nurul Iman Al-Islami Kec. Tapung Kab. Taman. Skripsi S1 Manajemen Dakwah, UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Soebagio, A. (2002). Manajemen Pelatihan. Jakarta: Ardadizya Jaya.
Srinivasan, V. (1993). Metode Evaluasi Partisipatoris. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sudjana, H. D. (2000). Manajemen Program Pendidikan Luar Sekolah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung: Falah Production.
Suharto. (2018). Pengarahan dalam Pelatihan Dakwah. Yogyakarta: Pustaka Islami.
Suryani, L. (2020). Peran Manajemen dalam Pengembangan Dakwah Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Sayyid, M. (2019). Kegagalan dalam berdakwah. Jurnal An-Nida Kajian Teoritis dalam Buku Penyebab Gagalnya Dakwah, 11(1), 16.
Umar, H. (2002). Evaluasi Kinerja Perusahaan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Zuhaili, W. (2011). Tafsir al-Wasith. Beirut: Dar al-Fikr.