Megalocytivirus adalah patogen penting pada ikan laut, ikan air tawar, dan ikan hias, khususnya di kawasan Asia dan Indo-Pasifik. Infeksi Megalocytivirus menyebabkan penyakit Sleepy Grouper Disease. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan Megalocytivirus pada sampel ikan gurame (Osphronemus goramy) dan ikan kerapu (Epinephelus sp.) menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatra Barat, sebagai upaya mendukung deteksi dini, pengendalian penyakit ikan, serta pencegahan penyebaran patogen melalui lalu lintas perikanan. Hasil analisis nested PCR menunjukkan tidak ditemukannya pita DNA berukuran 167 bp pada seluruh sampel ikan uji (S1–S5), yang menandakan bahwa semua sampel ikan gurame dan kerapu negatif terinfeksi Megalocytivirus. Kontrol positif memperlihatkan pita yang jelas pada ukuran target, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan pita, sehingga mengonfirmasi validitas dan keandalan proses PCR. Temuan ini menunjukkan bahwa sampel ikan dari berbagai wilayah di Sumatera Barat berada dalam kondisi sehat dan bebas dari infeksi Megalocytivirus, serta aman untuk diedarkan.
You may also start an advanced similarity search for this article.