Komunikasi Interpersonal dan Batasan Nilai: Studi Keluarga dalam Menanggapi Identitas Seksual Non-Heteronormatif di Kota Bandung
Keywords:
Komunikasi Interpersonal, Batasan Nilai, Keluarga, Identitas Seksual Non-HeteronormatifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dinamika komunikasi interpersonal dan proses penentuan serta negosiasi nilai-nilai dalam keluarga di Kota Bandung yang menghadapi identitas seksual non-heteronormatif salah satu anggotanya. Identitas seksual non-heteronormatif seringkali menjadi masalah karena dapat bertentangan dengan norma dan nilai-nilai tradisional yang dominan dalam keluarga. Studi ini menyimpulkan bahwa komunikasi yang baik, yang melibatkan empati dan keinginan untuk mendengarkan, sangat penting dalam mengatasi konflik nilai dan membantu keluarga mencapai tingkat penerimaan atau toleransi. Temuan dari penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan psikologis dan sosiologis yang dialami oleh keluarga Indonesia dalam menghadapi keragaman identitas seksual, serta relevan untuk pengembangan program edukasi dan konseling keluarga yang lebih terbuka.
Downloads
References
Aji, R., Aji, S. R., Noorma, N., & Suratman, S. (2023). Interpersonal Communication (Edisi ke-1). Lambert Academic Publishing.
Ciek Julyati Hisyam, Arifin Yusli, Elin Nur Fadila, Ersa Novia Rachmadiyanti, Hilyatussolehah, Naia Regitha Ratuila, & Rini Febriyani. (2025). Konstruksi identitas seksual melalui pengalaman interaksi dengan keluarga. JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA, 3(4), 655–670.
Eka Purwati. (2023). Komunikasi interpersonal integrasi ayatisasi dan psikologi komunikasi (Edisi ke-1). GUEPEDIA.
Herni, O., Sari, S., & Yanto, Y. (2024). Komunikasi interpersonal dalam menciptakan keluarga sakinah. Journal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 3(1), 1-16.
Khairunisa, A. P., & Chandrabuwono, A. B. (2024). Komunikasi interpersonal dalam pengembangan relasi antara homoseksual dengan sahabat heteroseksual di Kota Surabaya. JURNAL PERSUASI - PPJP ULM, 1(2), 162-177.
Kusumaningrum, P. R., Elsera, C., Sulistyowati, A. D., Sari, D. P., & Suciana, F. (2024). Peran pendidikan seks dalam membangun kesadaran seksual remaja (Edisi ke-1). Mega Press Nusantara.
Loppies, E., & Hindrajat, J. (2025). Menelusuri diskursus lgbt dalam konteks budaya dan agama: Pendekatan kualitatif terhadap perspektif masyarakat. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(4), 1583-1595.
Moleong, L. J. (2005). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.
Rumata, V. M. (2019). Lesbi, gay, biseksual, dan transgender dalam bingkai kajian media dan komunikasi: Sebuah kajian literatur sistematis. Jurnal Diakom, 2(2), 176-185.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Alfabeta.
Wijaya, H. Y. (2020). Intimate assemblages: The politics of queer identities and sexualities in Indonesia (Edisi ke-1). Springer Nature.
Yarhouse, M. A., & Zaporozhets, O. (2024). When children come out (Bila anak-anak menyukai sesama jenis): Panduan bagi orang tua Kristen untuk menangani anak-anak LGBT+ (Edisi ke-1). Yayasan Pelayanan Gloria.

