MELEWATI KEKOSONGAN PERAN AYAH: DINAMIKA DAN STRATEGI RESILIENSI ANAK DENGAN ISU FATHERLESS DI SOLO
Keywords:
fatherless, adaptasi sosial, anak, dinamika, fenomenologiAbstract
Fenomena fatherless atau ketidakhadiran figur ayah dalam keluarga memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan sosial dan psikologis anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika dan strategi adaptasi sosial anak dengan isu fatherless di lingkungan sosialnya. Metode penelitian dengan studi fenomenologi digunakan untuk memahami pengalaman subjektif anak-anak yang mengalami kondisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya faktor-faktor yang memengaruhi adaptasi sosial anak serta beragam hambatan yang mereka hadapi. Strategi adaptasi sosial yang digunakan meliputi pengamatan lingkungan sosial, pembangunan kemandirian, pengelolaan emosi, dan menjaga harmonisasi keluarga. Penelitian ini memberikan kontribusi teori dan rekomendasi praktis dalam mendukung anak fatherless agar dapat beradaptasi secara positif.
Downloads
References
Amri Marzali, Strategi Peisan Cikalong Dalam Menghadapi Kemiskinan, (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2003), hlm. 26.
Anesti, & Abdullah. (2024). Fenomena Fatherless: Penyebab dan Konsekuensi Terhadap Anak dan Keluarga. Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(2).
https://doi.org/10.62383/wissen.v2i2.105
Anshary, S. A. R., & Abdullah, M. N. A. (2025). FATHERLESS: LUKA TERSEMBUNYI AKIBAT PERCERAIAN YANG MEMPENGARUHI PERILAKU REMAJA. SABANA: Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara, 4(2), 302-308.
Apriani, L. (2023). Teori Dinamika Sosial Auguste Comte. https://www.kompasiana.com/lianaapriani7501/653f34f9edff7623016b72a2/teori-dinamika-sosial-augste-comte
Ardiana, I. (2023). Fatherless phenomenon affecting family resiliency. ANTARA News.
Arie Rihardini Sundari, S. Psi, M.Si & Febi Herdajani, S.Psi, M. Si, Psi. (2013). DAMPAK FATHERLESS TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS ANAK.
Barini, K. R. D., & T. K. A. (2018). Pengaruh self-esteem terhadap agresi pada remaja dengan father-absence. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 1–12.
Bussa, BD, Kiling-Bunga, BN, Thoomaszen, FW, & Kiling, IY (2018). Persepsi ayah terhadap pengasuhan anak usia dini. Jurnal Ilmu Psikologi , 7 (2), 126-135.
Campbell, C. A., Howard, D., Rayford, B. S., & Gordon, D. M. (2015). Fathers matter: Involving and engaging fathers in the child welfare system process. Children and Youth Services Review, 53, 84–91.
Castetter, C. (2020). The developmental effects on the daughter of an absent father throughout her lifespan.
Cohn, S. (2021). All Societies Die: How to Keep Hope Alive . Networks of Cooperation.
Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). Sage Publications.
Devi, D. R.S., Wandayanti, S. N. A., Saputri, B. D. A., Anwar, I. F., Amalianti, D. K., Faruq, F. (2025). Self-Confidence pada Anak yang Mengalami Fatherless. Marantha journal 9(1), 111 - 131.
Eki, P., Munawaroh, M., Nurarohfah, S. F., Apriliani, F. (2021). Peran Ayah Dalam Pembentukan Penyimpangan Perilaku Seksual pada Homoseksual dari Perspektif Pelaku Homoseksual di Kota Bandung. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Volume 15 Nomor 2.
Fadli, R. (2023, 12 Mei). Dampak Fatherless bagi Perkembangan Anak. Halodoc. https://www.halodoc.com/artikel/dampak-fatherless-bagi-perkembangan-anak
Fitriyanti, “Strategi Adaptasi Siswa Sekolah Formal Di Lingkungan Pondok Pesantren (Studi Kasus Di MAN Babakan Ciwaringin Cirebon)”, (Skripsi: Universitas Negri Semarang, 2016), hlm. 10.
Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. New York: Bantam Books
Hanifah, G., Dhea M, G. R., Khalda, B. S., Ulya, A. D., Aditya, N. N., & Hamidah, S. (2024). Analisis Dampak Fatherless terhadap Kondisi Sosioemosional Remaja. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling, 8(1), 40 - 52.
Humairoh, dkk. (2025). Peran Ayah Dalam Mencegah Kenakalan Remaja, Studi Kepustakaan Tentang Fenomena Fatherless Dalam Keluarga. Inspirasi Edukatif: Jurnal Pembelajaran Aktif, 6(3), https://ejurnals.com/ojs/index.php/jpa/article/view/2973/3573
Khairani, N., Anastasya, J., Sari, P. M., & Rosaria, R. (2025). "Sosok yang Hilang": Dinamika Kehidupan Anak yang Tumbuh dalam Pola Asuh Fatherless Family. ADAPTASI : Jurnal Sosial Humaniora Dan Keagamaan, 2(1), 133–160.
https://journal.abakacademypress.com/index.php/adaptasi/article/view/201
Komang Ariyanto. (2023). Dampak Broken Home Terhadap Anak. Jurnal Ilmu Multidisiplin. hal 15-16
Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. 2019. Metode Penelitian Kualitatif. Semarang: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo. https://share.google/t5RjI5POGaQQJlNWX
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. New York: Springer.
Majid, I. A., & Abdullah, M. N. A. (2024). MELANGKAH TANPA PENUNTUN: MENGEKSPLORASI DAMPAK KEHILANGAN AYAH TERHADAP KESEHATAN MENTAL DAN EMOSIONAL ANAK - ANAK. Sabana (Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara) 3(2) 176 - 178.
Maryam Sobari, M. (2022). Gambaran Kemampuan Self Control Pada Anak yang di Duga Mengalami Pengasuhan Fatherless. Journal of Islamic Early Childhood Education (JOIECE): PIAUD-Ku, 1(1), 1-5.
Mesra Diana, “Strategi Adaptasi Mahasiswa Kristen Di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau”, Jurnal FSIP Kampus Bina Wijaya, Vol. 04, No. 01, (2017), hlm 7.
Mirna Nur Alia Abdullah.(2024).Fenomena Fatherless : Penyebab dan Konsekuensi Terhadap Anak dan Keluarga. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora.hal.203
Mistiani, W. (2018). Dampak keluarga broken home terhadap psikologis anak. Musawa: Journal for Gender Studies, 10(2), 322-354.
Nurjanah, N. E., Jalal, F., & Supena, A. (2023). Studi kasus fatherless: peran ayah dalam pengasuhan anak usia dini. Kumara Cendekia, 11(3), 261-270.
Nusantara, E. L. (2025, 11 Maret). Indonesia Sebagai Negara Dengan Tingkat 'Fatherless' Tertinggi Di Dunia. Wiini Code; Garuda Teknologi. Diakses dari https://www.winnicode.com/explore/berita/Sosial/indonesia-sebagai-negara-dengan-tingkat-fatherless-tertinggi-di-dunia
O'Neill, R. (2002). The Fatherless family: CIVITAS-The Institute for the Study of Civil Society.
Parsons, T. (1951). The Social System. Glencoe, IL: Free Press.
Parsons, T., & Shils, E. (1951). Toward a General Theory of Action. Cambridge: Harvard University Press.
Poernomo, M., Pratiwi, M. R., & Yusriana, A. (2024). Phenomenological study of fatherlessness in the lives of daughters. Journal of Indonesian Social Sciences, 12(2), 1-15.
Putri, R. D., Rahmi, Y., & Armalid, I. I. (2023). Dampak ketiadaan figur ayah pada gender role development seorang anak. Flourishing Journal, 2(6), 447–456.
https://doi.org/10.17977/um070v2i62022p447-456
Rahmasari, D., Rachmawati, T. S., Darmawanti, I., & Oktaviana, M. (2024). Social Support as a Coping Mechanism for Fatherless Adolescents: Dukungan Sosial Sebagai Mekanisme Coping untuk Remaja Fatherless. Procedia of Social Sciences and Humanities, 6, 152–162.
https://doi.org/10.21070/pssh.v6i.541
Ritiau, H. D. P., & Anggara, O. F. (2025). DAMPAK FATHERLESS TERHADAP SELF-ESTEEM DAN SOCIAL ANXIETY PADA WANITA DEWASA AWAL. Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 16(1), 71-80.
Romadhona, A., & Kuswanto, C. W. (2024). Dampak Fatherless Terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini. As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 101-112.
Salsabila, S., & Hakim, L. (2020). Pengaruh peran ayah terhadap harga diri mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa. Jurnal Psimawa: Wacana Psikologi dan Pendidikan , 3 (1), 24-30.
Santrock, J. W. (2018). Life-Span Development (16th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Siti Andrini, Oksiana Jatiningsih, “Strategi Adaptasi Sosial Siswa Papua di Kota Lamongan”, Jurnal Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, Vol. 02, No. 03, (2015), hlm. 533
Sugiyono, P. D. (2017). Metode penelitian bisnis: pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, dan R&D. Penerbit CV. Alfabeta: Bandung, 225 (87), 48-61.
Sundari, A. R., & Herdajani, F. (2013). Dampak fatherlesness terhadap perkembangan psikologis anak. Prosiding Seminar Nasional Parenting 2013, 53(9), 1689–1699.
Susanti, R., & Ariyanti, I. (2024) The Effect of Fatherless on Children Social Development. Journal of Gifted Studies, 1(1).
Werner, E. E., & Smith, R. S. (1992). Overcoming the Odds: High Risk Children from Birth to Adulthood. Ithaca, NY: Cornell University Press.

