PENDIDIKAN HUMANISTIK DI BARAT DAN PENDIDIKAN BERBASIS AKHLAK DI DUNIA ISLAM: TITIK TEMU DAN PERBEDAANNYA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DAN NALAR KRITIS
Keywords:
humanisme Barat, integrasi pendidikan, karakter, nalar kritis, tauhid, pendidikan holistikAbstract
Perdebatan mengenai praktik pendidikan di pesantren semakin mencuat pada era digital, khususnya terkait tradisi penghormatan santri kepada kiai yang sering disalahpahami sebagai bentuk feodalisme. Polemik tersebut muncul karena perbedaan paradigma dalam memandang tujuan dan praktik pendidikan antara humanisme Barat dan pendidikan berbasis akhlak dalam Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis titik temu serta perbedaan mendasar antara kedua pendekatan tersebut dalam konteks pembentukan karakter dan nalar kritis peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan studi literatur terhadap karya primer dan sekunder yang membahas pemikiran tokoh pendidikan Barat seperti Dewey, Maslow, dan Rogers, serta tokoh pendidikan Islam seperti al-Ghazali, Ibn Miskawaih, dan al-Attas. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua sistem pendidikan sama-sama menempatkan peserta didik sebagai subjek pembelajaran yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Namun, pendidikan humanistik Barat menekankan otonomi dan aktualisasi diri berdasarkan rasionalitas, sedangkan pendidikan Islam berorientasi pada nilai-nilai moral dan spiritual yang bersumber dari tauhid. Di tengah tantangan pendidikan modern, kajian ini menawarkan integrasi nilai yang memadukan rasionalitas humanistik dengan fondasi akhlak Islam menuju pendidikan holistik yang mampu membentuk peserta didik kritis, berkarakter, serta relevan dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, integrasi kedua pendekatan diyakini menjadi solusi untuk memperkuat model pendidikan di Indonesia yang seimbang secara intelektual dan spiritual.
Downloads
References
Ahmad, A. (2021). Konsep ta’dib Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. An-Nur: Jurnal Studi Islam, 13(1), 1–15.
https://jurnalannur.ac.id/index.php/An-Nur/article/download/98/95
Al-Attas, S. M. N. (2010). Islam and secularism. ISTAC.
Al-Ghazali. (2005). Ihya’ Ulum al-Din. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
https://archive.org/details/ihya-ulum-al-din
Al-Zarnuji. (2014). Ta’lim al-Muta’allim. Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Auda, J. (2020). Maqasid al-Shariah as philosophy of Islamic law. IIIT.
Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Prenadamedia Group.
Daudy, A. (2015). Etika dan moral dalam Islam. Prenada Media.
Devi. (2022). Konsep pendidikan akhlak menurut Ibnu Miskawaih (Skripsi). Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
https://repository.uinsu.ac.id/11149/1/DEVI%20SKRIPSI.pdf
Dewey, J. (1938). Experience and education. Macmillan.
https://archive.org/details/experienceeducat0000dewe
Ersanda, P. A. (2022). Eksistensi pemikiran John Dewey dalam pendidikan di Indonesia. Sindang: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah, 4(2), 134–140.
https://doi.org/10.31540/sindang.v4i2.1421
Hasbullah. (2015). Sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Rajawali Pers.
Ibn Khaldun. (2005). Muqaddimah Ibn Khaldun. Dar al-Fikr.
Ibn Miskawaih. (1968). Tahdzib al-Akhlaq. Maktabah al-Khanji.
https://repository.uinsaizu.ac.id/18446/
Inaku, S., & Iman, M. N. (2020). Pendidikan karakter berbasis akhlaq. Irfani, 16(1), 69–81.
Insani, F. D. (2019). Teori belajar humanistik Abraham Maslow dan Carl Rogers serta implikasinya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 8(2), 209–230.
https://ejournal.staidarussalamlampung.ac.id/index.php/assalam/article/view/140
Irfan, M., Huda, K., & Abidin, Z. (2024). Pendidikan akhlak dalam perspektif Al-Ghazali. Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial, dan Budaya, 9(1), 21–39.
https://ejournal.undar.or.id/index.php/sumbula/article/view/528
La Adu. (2020). Pandangan Imam Al-Ghazali tentang pendidikan akhlak di lingkungan keluarga. Horizon Pendidikan, 4(2), 45–59.
https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/hp/article/view/707
Madjid, N. (1997). Bilik-bilik pesantren. Paramadina.
Marzuki. (2017). Pendidikan karakter Islam. Amara Books.
Maslow, A. H. (1970). Motivation and personality (2nd ed.). Harper & Row.
https://archive.org/details/motivationperson0000masl
McIntyre, L. (2018). Post-truth. MIT Press.
https://mitpress.mit.edu/9780262535045/post-truth/
Muchlis Solichin, M. (2018). Teori belajar humanistik dan aplikasinya dalam Pendidikan Agama Islam: Telaah materi dan metode pembelajaran. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 5(1), 1–12.
https://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/islamuna/article/view/1856
Nasution, A. (2021). Syed Muhammad Naquib Al-Attas: Insan kamil dan pendidikan Islam. Jurnal Studi Islamika, 4(2), 73–87.
https://ejurnal.umri.ac.id/index.php/JSI/article/download/3077/1746
Nasution, H. (2013). Islam dan pendidikan. UI Press.
Niyozov, S., & Memon, N. (2011). Islamic education and the philosophy of Islamization. Journal of Muslim Minority Affairs, 31(1), 1–20*.
https://doi.org/10.1080/13602004.2011.556886
Ningtias, A. A., Primayeni, S., & Sari, H. P. (2024). Peran akhlak dalam pengajaran menurut Al-Ghazali. Surau: Journal of Islamic Education, 2(2).
https://ejournal.uinbukittinggi.ac.id/index.php/surau/article/view/8711
Ramayulis. (2018). Ilmu pendidikan Islam. Kalam Mulia.
Ramli, M., & Zamzami, D. N. (2022). Konsep pendidikan akhlak Ibn Miskawaih (studi kitab Tahdzib al-Akhlaq). Sus: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 208–220.
https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/sus/article/download/2669/1256
Rogers, C. R. (1983). Freedom to learn for the 80s. Charles Merrill.
https://archive.org/details/freedomtolearnfo0000roge
Sultani, S., Alfitri, A., & Noorhaidi, N. (2023). Teori belajar humanistik dan penerapannya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Ansiru PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 7(1), 177–193*.
https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/ansiru/article/view/16108
Sumantri, B. A., & Ahmad, N. (2019). Teori belajar humanistik dan implikasinya terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Fondatia, 3(2), 1–18*.
https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/fondatia/article/view/216
Sungkowo, S. (2014). Konsep pendidikan akhlak (komparasi pemikiran al-Ghazali dan Barat). Nur El-Islam, 1(1), 33–62*.
Zarkasyi, H. F. (2017). The concept of knowledge in Islam. Tsaqafah, 13(1), 1–28*.
https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/tsaqafah/article/view/1036
Zuhairini, dkk. (2019). Filsafat pendidikan Islam. Bumi Aksara.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications. Research Design | SAGE Publications Ltd
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications. Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook - Matthew B. Miles, A. Michael Huberman - Google Buku
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan (2nd ed.). Yayasan Obor Indonesia. Detail Katalog - Metode Penelitian Kepustakaan / Zed, Mestika
Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya. METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF EDISI REVISI / LEXY J. MOLEONG
Rogers, C. R. (1983). Freedom to learn for the 80s. Charles E. Merrill Publishing Company
Al-Attas, S. M. N. (1991). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. ISTAC
Al-Ghazali. (2005). Ihya’ ‘Ulum al-Din. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah
Noddings, N. (2005). The Challenge to Care in Schools: An Alternative Approach to Education (2nd ed.). Teachers College Press
Nasr, S. H. (2012). Islamic spirituality and the educational process. Kazi Publications
Anwar, K., In’am, A., Khozin, K., & Faridi, F. (2025). The implementation of holistic and balanced education at Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) Malang. PROGRESIVA: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 14(1) https://doi.org/10.22219/progresiva.v14i01.39639
Affifah, A. N., Wulandari, S. L., & Puspika Sari, H. (2024). Membangun pendidikan berkarakter religius dan intelektual: Sintesis pesantren dan sekolah modern. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam. https://doi.org/10.61132/hikmah.v2i3.1324
Syahroni, M. I. & Sunardi, S. (2024). Islamic education curriculum model based on character and spiritual intelligence for Generation Z. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 14(3). https://doi.org/10.30868/ei.v14i03.8953
Burhanuddin, H., & Imron, M. (2024). Pelaksanaan program moderasi beragama dalam mewujudkan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (P5 dan PPRA) di Madrasah Tsanawiyah Tuban. MA’ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2). https://doi.org/10.21154/maalim.v5i2.9897
Khasanah, S. U., Puadah, P., & Iqbal, M. G. (2023). Pendidikan karakter Profil Pelajar Pancasila dan moderasi beragama di SMK Mambaul Ulum Cirebon. Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam.
Azis, A. A. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dan Moderasi Beragama: Upaya Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatal Lil ‘Alamin. PROFESOR: Professional Education Studies and Operations Research. https://doi.org/10.7777/h8gw7f32
Fahrudin, A. & Malik, M. K. (2023). A Pesantren cultural value-based learning model: Integrating Islamic values and 21st-Century skills. Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan, 23(1). https://doi.org/10.21154/cendekia.v23i1.10646
Nia, K., Fauzi, W., & Puspitaningsih, H. R. (2025). Holistic education in the perspective of Islamic education: Integration of spiritual, intellectual, and social values. ATIKAN: Journal of Islamic Education, 1(1). Holistic Education in the Perspective of Islamic Education: Integration of Spiritual, Intellectual, and Social Values | ATIKAN: Journal of Islamic Education
Mohamed, S. & Sayyi, A., et al. (2023). Transformation of Environmental Education in Pesantren: Integration of Islamic Values and STEAM Approach. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 14(2). https://doi.org/10.32806/jf.v14i2.684
Anisaturrizqi, R., Hanifiyah, F., & Crismono, P. C. (2025). Holistic tahfidz education based on pesantren: Bibliometric analysis of the integration of memorization and the formation of Qur’anic character. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(2), 153–166. https://doi.org/10.18860/jpai.v11i2.34373
Abidin, Z. (2018). Perbandingan tujuan pendidikan untuk membentuk manusia ideal menurut Paulo Freire dan Muhammad Iqbal. Suhuf, 30(1), 1–18.
Al Mubarok, F. U., Al Manfaluthi, L. Z., Arsyi, A. D., & Mubarak, M. R. (2025). Progressive Islamic Education through the Lens of Human Essence: Philosophical Foundations and Transformative Strategies.
Farida, Y. E. (2015). Humanisme dalam pendidikan Islam. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1).
Ismail, M. S. (2007). Kritik Terhadap Sekularisme (Pandangan Yusuf Qardhawi). Ponorogo: Cetre for Islamic and Occidental Study.
Manan, A. L., & Khairuddin, K. (2019). Pendidikan humanisme religius dalam pendidikan Islam. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial, 17(2).
Nahdiyah, A. C. F., Prasetyo, S., Wulandari, N. F., & Chairy, A. (2023). Konsep pendidikan perspektif filsafat humanisme dalam Kurikulum Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Jurnal Filsafat Indonesia, 6(2), 143–151.
Safitri, E. N., & Az-Zafi, A. (2020). Konsep Humanisme Ditinjau dari Perspektif Pendidikan Islam. Al-Murabbi: Jurnal Studi Kependidikan Dan KeIslaman, 7(1), 78–89.
Sahrowi, A., Harianto, S., & Sayyi, A. (2025). IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS HUMANISTIK DALAM MENINGKATKAN SPIRITUALITAS SANTRI DI PESANTREN DARUL ULUM BANYUANYAR PAMEKASAN. Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 1(1), 13–24.
Setiawan, H., & Minarti, S. (2024). Problematika Ideologi Sekularisme dalam Pendidikan Tingkat Madrasah Tsanawiyah. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 835–845.

