PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA KAMPUNG ADAT LAMAHELAN KABUPATEN FLORES TIMUR

Authors

  • Brigita Ina Tokan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Author
  • Adi Soesiantoro Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Author
  • Ghulam Mulana Ilman Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Author

Keywords:

Wisata Budaya; Kampung Adat Lamahelan; 6A Buhalis

Abstract

Kampung Adat Lamahelan di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur,

memiliki potensi wisata budaya yang unik dengan tradisi adat,tarian

tarian tradisional, dan arsitektur tradisional yang masih terjaga.

Pengembangan pariwisata budaya di kampung ini dianalisis

menggunakan kerangka 6A Buhalis yang menonjolkan aspek atraksi

budaya, aksesibilitas, fasilitas, aktivitas, kelembagaan, dan

dukungan masyarakat. Meskipun daya tarik budaya dan partisipasi

masyarakat sangat kuat, keterbatasan fasilitas pendukung, akses

digital, dan kapasitas sumber daya manusia menjadi hambatan

pengembangan. Studi ini menekankan perlunya penguatan

infrastruktur, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan strategi

pemasaran digital untuk mewujudkan pembangunan pariwisata

budaya yang berkelanjutan serta memberikan manfaat sosial

ekonomi bagi masyarakat setempat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amarullah, R. (2021). Pengaruh aksesibilitas digital terhadap minat kunjungan wisatawan.

Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Amarullah, R. (2023). Budaya lokal sebagai daya tarik wisata budaya di Yogyakarta. Jurnal

Pariwisata dan Budaya, 12(2), 101–115.

Aripradana, A., & Widayaningsih, N. (2006). Peran budaya lokal dalam meningkatkan kunjungan

wisatawan di Kabupaten Banyumas. Jurnal Pembangunan Daerah, 4(1), 45–56.

Buhalis, D. (2000). Marketing the competitive destination of the future. Tourism Management,

21(1), 97–116.

Nasution, A. (2023). Metodologi penelitian grounded theory. Jakarta: Rineka Cipta.

Papalangi, M. (2024). Autentisitas budaya dalam praktik pariwisata Toraja. Jurnal Antropologi

Nusantara, 9(1), 55–72.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur. (2020). Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2020 tentang

Penyelenggaraan Kebudayaan. Larantuka: Pemerintah Kabupaten Flores Timur.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur. (2013). Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 tentang

Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah. Larantuka: Pemerintah Kabupaten

Flores Timur.

Rahmani, S., Widodo, A., & Lestari, Y. (2023). Kesenjangan fasilitas dasar pada destinasi pesisir:

Studi kasus Gili Gede. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 5(3), 210–223.

Reportase NTT. (2025). Kunjungan wisatawan mancanegara di Kampung Adat Lamaholot

meningkat. Diakses 19 Agustus 2025.

Additional Files

Published

2025-12-09

How to Cite

PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA KAMPUNG ADAT LAMAHELAN KABUPATEN FLORES TIMUR. (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(9), 821-830. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/3212

Similar Articles

51-60 of 165

You may also start an advanced similarity search for this article.