ANALISIS DESA TANGGUH BENCANA DALAM PENANGGULANGAN BENCANA DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN SIDOARJ

Authors

  • Diah Kin Kin Setyowati Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Author
  • Endang Indartuti [email protected] Author
  • Yusuf Hariyoko Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Author

Keywords:

Penanggulangan Bencana, Destana, Analisis Kebijakan, Kabupaten Sidoarjo

Abstract

Bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten Sidoarjo,

khususnya banjir, gempa bumi, angin kencang, tanah longsor, dan

fenomena lumpur Lapindo, menuntut adanya kebijakan yang mampu

meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Melalui program

Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) yang berlandaskan

Peraturan Kepala BNPB No. 11 Tahun 2014, pemerintah daerah

berupaya membangun kemandirian masyarakat dalam mengenali

ancaman, mengurangi kerentanan, serta meningkatkan kemampuan

menghadapi bencana. Berdasarkan analisis menggunakan enam

kriteria evaluasi kebijakan William N. Dunn, penelitian ini

menyimpulkan bahwa penerapan Destana di Kabupaten Sidoarjo

telah menunjukkan perkembangan positif , ditandai dengan

terbentuknya 22 Desa Tangguh Bencana di 8 kecamatan. Namun

demikian, implementasinya belum optimal karena kendala yang

dihadapi berupa keterbatasan pembiayaan serta rendahnya

partisipasi masyarakat dalam kegiatan kebencanaan.Meskipun

demikian, meskipun Destana telah memberikan kontribusi terhadap

peningkatan kesiapan masyarakat, kebijakan ini masih memerlukan penguatan, khususnya dalam

penyediaan anggaran dan peningkatan keterlibatan masyarakat, agar dapat berjalan lebih efektif

dan berkelanjutan di masa mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Armando, Satria Surya, and Lukman Arif. 2023. “Mitigasi Bencana Banjir Secara Terpadu Dan

Kolaboratif.” 14(3): 267–76.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sidoarjo. (2024). Jumlah Desa/Kelurahan yang Mengalami Bencana

Alam Menurut Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, 2020. Jumlah Desa/Kelurahan yang Mengalami Bencana Alam Menurut Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, 2024 - Tabel Statistik - Badan Pusat

Statistik Kabupaten Sidoarjo.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sidoarjo. (2025, Agustus 14). Panganan

Penanggulangan Bencana. https://bpbd.sidoarjokab.go.id. Badan Penanggulangan Bencana Daerah -

Kabupaten Sidoarjo.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sidoarjo. (2023). Perubahan Rencana Strategis

(RENSTRA) BAPPEDA 2021-2026.

https://bappeda.sidoarjokab.go.id/images/files/Perubahan%20Renstra%20Bappeda%20Tahun%2020

21-2026.pdf.

Bencana, M., Di, B., & Sidoarjo, K. (2024). Manajemen strategi badan penanggulangan bencana daerah

dalam mitigasi bencana banjir di kabupaten sidoarjo. 6(4).

BNPB. (2024). Katalog Ketangguhan. https://katalogketangguhan.bnpb.go.id. Katalog Ketangguhan.

Dr. Drs. Awan Y. Abdoellah, M.Si.2016. “BUKU - TEORI DAN ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK.Pdf.”

Firmansyah, F., Syarifudin, D. and Rohjan, J. (2019) ‘The Risk Assessment of Multi Hazard Area: A Case

of Mitigation Consider in Spatial Planning of Bukittinggi City’, Indonesian Journal of

https://doi.org/10.22146/ijg.33298.

Gustiani, R.U. et al.(2021) ‘KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH

TERHADAP PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA BENGKULU’, Jurnal Miracle

Kesehatan Masyarakat, 1(1), pp. 39–46.

Hidayat, Akta Surya Rahma Kenyo. “RESPONSIVITAS BADAN PENANGGULANGAN BENCANA

DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA ANGIN KENCANG DI KABUPATEN

SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR.”

Hutagalung, Simon. 2020. “Adaptive Capacity in the Implementation of Disaster Response Village

Programme in Indonesia : Literature Review.” : 1–7.

Imperiale, A. J., & Vanclay, F. (2020). Barriers to Enhancing Disaster Risk Reduction and Community

Resilience : Evidence from the L ’ Aquila Disaster. 8(4), 232–243.

https://doi.org/10.17645/pag.v8i4.3179.

Keputusan Kepala Desa No. 24 Tahun 2024 tentang Pembentuan Forum Pengurangan Resiko Bencana.

(2024).

Mahbubah, Novianti Luluk, Mochamad Faizal Rizki, and Haura Atthahara. 2021. “Journal of Local

Government Issues ( LOGOS ) Community Development as Disaster Risk Reduction Efforts through

the Disaster Resilient Village ( Destana) Program in Nganjuk Regency.” 4(1): 60–75.

Peraturan Kepala BNPB No. 4 Tahun 2008 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Penanggulangan

Bencana. (2008).

Peraturan Kepala BNPB No. 11 Tahun 2014 tentang Desa/Kelurahan Tangguh Bencana. (2014).

Peraturan BNPB No. 7 Tahun 2025 tentang Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana. (2025).

Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. (2008).

Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2008 tentang Pendanaan dan Pengelolaan Bantuan Bencana. (2008).

Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2008 tentang Badan Penanggulangan Nasional Penanggulangan Bencana.

(2008).

Pristiyanto D. (2016, Mei 3). Perka BNPB No. 1/2012 tentang Pedoman Umum Desa/kelurahan Tangguh

Bencana. https://bnpb.go.id. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Publik, A Konsep Kebijakan, and Pengertian Kebijakan. 2008. “BAB II KAJIAN TEORI A. Konsep

Kebijakan Publik 1. Pengertian Kebijakan.” : 11–47.

Rahcmawati, F, and I U Choiriyah. 2024. “Strategi Penanggulangan Bencana Banjir Di Kabupaten

Sidoarjo.” Journal of Governance and …: 51–62.

https://journal.unpacti.ac.id/index.php/JGLP/article/view/1028.

Safira, Febrialta Dinda. 2025. “Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Mitigasi Bencana Oleh Badan

Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur ( Studi : Desa Tambak Sawah Kecamatan Waru

Kabupaten Sidoarjo ).” 9: 4295–4306.

Samsuddin, Naufalariiq Vadio et al. 2024. “EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM

DESA ASSESSMENT DI DESA KEPUHKIRIMAN KECAMATAN.” 10.

Sugiono (2023). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

Sulistyowati, Eny, and June Ekawati. 2021. “Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Tangguh Bencana

Di Area Terdampak Bencana Lumpur Lapindo , Sidoarjo.” 17(1): 181–200.

Undang-Undang No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.(2007)

Ummah, Masfi Sya’fiatul. 2019. “Panduan Destana.” Sustainability (Switzerland) 11(1): 1–14.

http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-

8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0A

https://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_ST

RATEGI_MELESTARI.

Utami, Sri, Soemarno, Surjono, and M. Bisri. 2014. “Disaster Risk and Adaptation of Settlement along the

River Brantas in the Context of Sustainable Development, Malang, Indonesia.” Procedia

Environmental Sciences 20: 602–11. http://dx.doi.org/10.1016/j.proenv.2014.03.073.

Wardhono, H., Priyanto, P., Sayidah, N., & Marwiyah, S. (2022). MEMBANGUN KETANGGUHAN

KOMUNITAS MELALUI DASAWISMA SIAGA BENCANA DI DESA BUNGURASIH

KECAMATAN WARU KABUPATEN SIDOARJO. Madani Jurnal Politik dan Sosial

Kemasyarakatan, 14(02), 416-427.

Downloads

Published

2025-12-10

How to Cite

ANALISIS DESA TANGGUH BENCANA DALAM PENANGGULANGAN BENCANA DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN SIDOARJ. (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(9), 1001-1010. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/3332

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

11-20 of 427

You may also start an advanced similarity search for this article.