IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DALAM PROGRAM LINGKUNGAN TINGGAL DAN BELAJAR AMAN UNTUK MENDORONG PENCAPAIAN CITA-CITA ANAK PRA-SEJAHTERA DI KOTA SURABAYA
Keywords:
Implementasi Kebijakan, RIAS, Anak Pra-sejahteraAbstract
RIAS (Rumah Ilmu Arek Suroboyo) dianggap sebagai alternatif atau solusi yang disesuaikan dengan kondisi Kota Surabaya, terutama mengingat keterbatasan lahan untuk membangun program seperti Sekolah Rakyat (SR). Berdasarkan Perwali Surabaya Nomor 119 Tahun 2021 mengatur tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Unit Pelaksana Teknis Dinas Kampung Anak Negeri pada Dinas Sosial Kota Surabaya. Kehadiran RIAS didorong oleh upaya Pemkot untuk menyediakan alternatif solusi pendidikan berbasis asrama bagi anak-anak pra-sejahtera. Studi ini mengimplementasikan kebijakan dalam memberikan penanganan untuk mendorong pencapaian cita-cita anak pra-sejahtera di Kota Surabaya, dengan mengacu pada kriteria model implementasi kebijakan George C. Edwards III (1980), termasuk komunikasi, sumber daya, disposisi para pelaksana dan struktur birokrasi. Melalui metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pembinaan untuk para anak pra-sejahtera telah dilaksanakan dan terus dikembangkan guna untuk mensejahterakan bagi anak pra-sejahtera dari keluarga kurang mampu. Namun, masih terdapat faktor penghambat dalam implementasi kebijakan pada keterbatasan sumber daya kurang adanya transparansi jumlah pembina atau pendamping di RIAS.
Downloads
References
Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jakarta:
Sekretariat Negara.
Indonesia. (2021). Peraturan Walikota Surabaya Nomor 119 Tahun 2021 tentang Pembentukan,
Tugas, Fungsi, dan Susunan Organisasi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kampung Anak Negeri
pada Dinas Sosial Kota Surabaya. Surabaya: Sekretariat Daerah.
Anisah Puteri Djatmiko, Yusuf Hariyoko, & Adi Soesiantoro. (2024). Implementasi Program
Pemeliharaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Anak (Studi Kasus UPTD Kampung Anak
Negeri Wonorejo). Eksekusi : Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi Negara, 2(1), 31–44.
https://doi.org/10.55606/eksekusi.v2i1.732
Oktavia, W. K., & Suwanda, I. M. (2022). Strategi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)
Kampung Anak Negeri Dalam Membentuk Warga Negara Yang Baik Pada Anak Jalanan Di
Wonorejo Surabaya. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 10(4), 857–871.
https://doi.org/10.26740/kmkn.v10n4.p857-871
Rachma, D. T. (2023). Peran Dinas Sosial Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Surabaya.
Prosiding Seminar Nasional, 662–672.
Septiana, P., & Listyaningsih. (2024). PEMBENTUKAN SIKAP PERCAYA DIRI PADA ANAK JALANAN
DI UPTD KAMPUNG ANAK NEGERI SURABAYA Septiana Putri Lestari Listyaningsih. Jurnal
Informasi, 12(2), 331–347.
Talitha Zitha Vasthi, Bambang Kusbandrijo, & Supri Hartono. (2024). Evaluasi Pembinaan
Program Anak Penyandang Kesejahteraan Sosial di Kampung Anak Negeri Dinas Sosial Kota
Surabaya. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 3(2), 231–241.
https://doi.org/10.55606/concept.v3i2.1265
Tutesa, & Wisman, Y. (2020). Permasalahan Sosial Pada Masyarakat. Jurnal Pendidikan Ilmu
Pengetahuan Sosial (JPIPS), 12(2), 94–99. https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JP-
IPS/article/view/1920

