CULTURAL CAMPAIGN : REVITALISASI NILAI MORAL WAYANG KULIT SEBAGAI PENCEGAHAN CASUAL SOCIALIZING MELALUI PERFORMANCE STUDIES

Authors

  • Muhammad Rizky Firdaus Syahputra Universitas Negeri Semarang Author
  • Ahid Fathur Rohman Universitas Negeri Semarang Author
  • Panji Akmal Universitas Negeri Semarang Author
  • Muhammad Adymas Hikal Fikri Universitas Negeri Semarang Author

Keywords:

wayang kulit, wiweka, casual socializing, etika komitmen, revitalisasi budaya, pendidikan moral

Abstract

Penelitian ini mengkaji relevansi nilai moral Wayang Kulit sebagai strategi pencegahan terhadap fenomena Casual Socializing di kalangan remaja Indonesia. Fenomena ini, yang dicirikan oleh ketiadaan komitmen jangka panjang, rendahnya kontrol diri, dan pengabaian norma, dinilai sebagai cerminan kemerosotan moral, sebagaimana ditunjukkan oleh tingginya kasus kenakalan remaja dan kekerasan, termasuk tawuran antar pelajar. Data dari KPAI dan KemenPPPA menunjukkan peningkatan kasus kekerasan dan kenakalan remaja yang signifikan. Wayang Kulit, sebagai warisan budaya Nusantara, mengajarkan konsep "Wiweka" (kebijaksanaan) yang menuntut selektivitas dan tanggung jawab dalam pergaulan, menentang sifat hubungan tanpa ikatan dari casual socializing. Nilai-nilai ini diperkuat melalui narasi kesetiaan Sinta dan integritas Arjuna, serta konsekuensi kehancuran yang dialami tokoh tanpa kontrol seperti Dasamuka dan Kurawa. Strategi revitalisasi Wayang Kulit meliputi adaptasi tematik lakon ke isu kontemporer, pemanfaatan platform digital (seperti TikTok dan podcast), serta pendekatan edukatif melalui workshop dan diskusi mendalam. Meskipun demikian, revitalisasi terhambat oleh pergeseran nilai ke individualisme, dominasi budaya instan, dan kurangnya inovasi pementasan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif-eksploratif dengan pendekatan Studi Pertunjukan (Performance Studies), penelitian ini bertujuan memetakan nilai Wayang sebagai media komunikasi moral yang efektif. Hasilnya diharapkan dapat menjadi panduan bagi Pemerintah dan komunitas budaya untuk merancang program pembinaan karakter berbasis budaya guna mengurangi casual socializing dan tawuran di kalangan remaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayu, N. A. C., & Bela, L. S. (2023). PERUBAHAN POLA PIKIR GENERASI MUDA TERHADAP BUDAYATRADISIONAL INDONESIA DALAM PERSPEKTIF GLOBAL. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra, 03(03), 26–31.

Cipari. (2024). Pesan Moral dan Kehidupan dalam Wayang: Cerminan Kearifan Lokal. Cipari.Desa.Id. https://cipari.desa.id/pesan-moral-dan-kehidupan-dalam-wayang-cerminan-kearifan-lokal

Dewi, A. A. (2025). Wayang Kulit Sebagai Media Pendidikan Moral dan Etika. Kompasiana.Com. https://www.kompasiana.com/allysia6196/685c24fb34777c7dd313f1e3/wayang-kulit-sebagai-media-pendidikan-moral-dan-etika?page=2

Fahreza, S. M. (2024). IMPLIKASI KONSEP WAWASAN NUSANTARA TERHADAP KETAHANAN NASIONAL PADA ASPEK SOSIAL BUDAYA DI ERA GLOBALISASI. Ganesha Civic Education Journal, 6(1), 54–59.

Firdaus, F. N. (2024). Antropologi Kampus: Pergaulan Bebas di Kalangan Mahasiswa. Kumparan.Com. https://kumparan.com/user-02122024141519/antropologi-kampus-pergaulan-bebas-di-kalangan-mahasiswa-242ajX0jRIF/2

Islamiyah, S., Fadilah, A. N., Faizah, Y., & Arlina, A. (2024). Memahami Interaksi Sosial Mahasiswa di Perguruan Tinggi : Studi Kasus di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 227–235.

Jogja, T. (2023). Jenis-jenis Wayang Kulit dari Berbagai Daerah yang Ada di Indonesia. Jogja.Tribunnews.Com. https://jogja.tribunnews.com/2023/10/12/jenis-jenis-wayang-kulit-dari-berbagai-daerah-yang-ada-di-indonesia?page=all#google_vignette

Rizki, A. N. (2023). Mengenal Lebih Dalam Tokoh Rahwana Alias Dasamuka, Raksasa yang Menculik Dewi Sinta. Suaramerdeka.Com. https://www.suaramerdeka.com/hiburan/0410805411/mengenal-lebih-dalam-tokoh-rahwana-alias-dasamuka-raksasa-yang-menculik-dewi-sinta

Trihapsari, S. A., Darajat, A. H., Zami, Q. A., Ilmu, M., Fakultas, S., Sosial, I., Islam, U., Fakultas, D., Sosial, I., & Balitar, U. I. (2025). Wayang Kulit sebagai Media Pendidikan Moral untuk Generasi Muda ( Studi pada Dalang Senior Ki Sukron Suwondo ). TRANSGENERA: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, Dan Humaniora, 2.

UNAIR, & UNESCO. (2025). IDENTITAS, INOVASI DAN INTERGRASI Strategi Pelestarian Budaya Takbenda di Era Digital.

Warsono, & Latif, B. (2024). Pagelaran Wayang Kulit Sebagai Sarana Aktualisasi Pendidikan Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Rasulan. Jurnal Tari, Teater, Dan Wayang, 7(2), 101–109.

Widiatanti, Prihantoro, A. P., Farabiyah, S. A., & Senghore, M. B. (2022). Perilaku dan Kenakalan Pada Remaja Pergaulan di Perguruan Tinggi. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS) 2022, 1, 39–48.

Downloads

Published

2025-12-17

How to Cite

CULTURAL CAMPAIGN : REVITALISASI NILAI MORAL WAYANG KULIT SEBAGAI PENCEGAHAN CASUAL SOCIALIZING MELALUI PERFORMANCE STUDIES. (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(9), 1861-1870. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/4063

Similar Articles

41-50 of 290

You may also start an advanced similarity search for this article.