Kebijakan Penanganan Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas

Authors

  • Gayuh Mutiara Nisa Universitas Wijayakusuma Purwokerto Author
  • Anggara Setya Saputra Universitas Wijayakusuma Purwokerto Author
  • Nazil Hilmun Haibah Universitas Wijayakusuma Purwokerto Author
  • Laras Wulandari Universitas Wijayakusuma Purwokerto Author
  • Faqih Ihda Farikhah Universitas Wijayakusuma Purwokerto Author

Keywords:

Implementasi Kebijakan, Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT), Kebijakan Sosial, Pemerintah Daerah

Abstract

Fenomena pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) di Kabupaten Banyumas merupakan persoalan sosial yang kompleks dan berkelanjutan, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kemiskinan struktural, keterbatasan akses terhadap layanan dasar, dan urbanisasi yang tidak terkendali. Pemerintah daerah merumuskan kebijakan penanganan PGOT berdasarkan regulasi nasional dan daerah, seperti Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 16 Tahun 2015, yang menekankan pendekatan holistik yang mencakup penertiban, rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial. Implementasi kebijakan ini melibatkan berbagai lintas sektor, namun masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya, struktur birokrasi yang belum optimal, dan aspek komunikasi yang perlu diperbaiki. Kajian ini menganalisis efektivitas dan hambatan dalam pelaksanaan kebijakan tersebut, menyoroti pentingnya penguatan faktor-faktor implementasi untuk mencapai tujuan pemberdayaan dan reintegrasi sosial PGOT secara berkelanjutan di Kabupaten Banyumas.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Gayuh Mutiara Nisa, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

    Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

  • Anggara Setya Saputra, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

    Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

  • Nazil Hilmun Haibah, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

    Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

  • Laras Wulandari, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

    Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

  • Faqih Ihda Farikhah, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

    Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

References

Emiraldo Win Pazqara, Oti Kusumaningsih. 2021. “Potensi Kebijakan Dalam Penanganan PGOT (Pengemis, Gelandangan, Dan Orang Terlantar) Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2015 Tentang Penyakit Masyarakat Di Kabupaten Banyumas.” (16):18–30.

Fauzi, Alfan. 2023. “IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG PENANGGULANGAN PENYAKIT MASYARAKAT DI DESA PAGERALANG KABUPATEN BANYUMAS TERHADAP PENGEMIS PERSPEKTIF MAṢLAḤAH MURSALAH.”

Ir. Wahyu Budi Saptono, Msi. 2015. “PERDA Kab Banyumas No 16 Tahun 2015 Tentang Penyakit Masyarakat.”

Sulistiyono, Firman Octhaviana, and Aan Al-Khanif Efendi. 2025. “Tanggung Jawab Negara Memelihara Anak Terlantar Perspektif Negara Kesejahteraan.” 4:61–78.

Agustino, L. (2019). Implementasi kebijakan publik: Tinjauan teoretis dan praktis. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 7(2), 101–112.

Hasanah, U., & Nurjanah, S. (2020). Peran pemerintah daerah dalam penanganan gelandangan dan pengemis. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 8(2), 87–98.

Kusumaningrum, D. (2021). Kebijakan sosial dalam perspektif negara kesejahteraan. Jurnal Administrasi Sosial, 9(1), 55–66.

Mulyadi, D. (2018). Studi implementasi kebijakan publik dalam pelayanan sosial. Jurnal Administrasi Negara, 24(3), 203–214.

Nurwati, N., & Darwis, R. S. (2019). Permasalahan sosial gelandangan dan pengemis dalam pembangunan kesejahteraan sosial. Jurnal Penelitian Sosial, 18(1), 23–34.

Wahab, S. A. (2016). Analisis kebijakan publik: Dari formulasi ke implementasi. Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik, 20(2), 135–146.

Downloads

Published

2026-01-03

How to Cite

Kebijakan Penanganan Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas. (2026). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(10), 451-460. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/5421

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

21-30 of 678

You may also start an advanced similarity search for this article.