PEMIKIRAN ISLAM KIRI HASSAN HANAFI SEBAGAI KRITIK TERHADAP PERLAKUAN UNI EMIRAT ARAB KEPADA PEKERJA MIGRAN
Keywords:
Hassan Hanafi, Islam Kiri, kafala, keadilan sosial, pekerja migran, Uni Emirat Arab.Abstract
Penelitian ini membahas paradoks antara identitas Islam Uni Emirat Arab (UEA) dan realitas sosial-ekonomi yang dialami pekerja migran, khususnya terkait praktik ketenagakerjaan yang bersifat eksploitatif. Modernisasi dan pembangunan pesat UEA sangat bergantung pada tenaga kerja migran dari Asia Selatan dan Asia Tenggara, namun keberadaan mereka sering diiringi dengan kondisi kerja yang tidak manusiawi, minimnya perlindungan hukum, serta ketidakadilan struktural yang dilembagakan melalui sistem kafala. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi dokumen, penelitian ini menelaah bagaimana pemikiran Islam Kiri Hassan Hanafi dapat digunakan sebagai kerangka teoretis untuk mengkritik ketimpangan tersebut. Pemikiran Hanafi yang menekankan keadilan sosial, pembelaan terhadap al-mustadh’afin, serta transformasi teologi menjadi praksis sosial memberikan perspektif kritis terhadap kontradiksi antara nilai-nilai Islam dan praktik neoliberal yang dianut UEA. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan terhadap pekerja migran tidak hanya melanggar prinsip moral universal, tetapi juga bertentangan dengan etika keadilan Islam sebagaimana dikemukakan Hanafi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan perlunya reorientasi nilai keadilan dalam kebijakan ketenagakerjaan negara-negara Teluk agar lebih selaras dengan prinsip kemanusiaan yang diajarkan Islam.
Downloads
References
Guthrie, D. (2023). Reconstructing power: Addressing the exploitation of migrant construction workers in the UAE. The Beacon Journal.
Hamza, S. (2015). Migrant labor in the Arabian Gulf: a case study of Dubai, UAE. Pursuit-The Journal of Undergraduate Research at the University of Tennessee, 6(1), 10.
Pangestu, S., Primawanti, H., & Finaldin, T. (2020). Diplomasi Indonesia dalam Meningkatkan Keamanan Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi. Global Mind, 2(2), 26-41.
Parreñas, R. S., & Silvey, R. (2016). Domestic workers refusing neo-slavery in the UAE. Contexts, 15(3), 36-41.
Rosyadi, I. (2022). Karakteristik Gagasan Kiri Islam Hassan Hanafi. Al Qalam, 10(1).
Vora, N. (2013). Impossible Citizens: Dubai’s Indian Diaspora. Duke University Press.
Gardner, A. (2010). “Labor Migration and Racialization in the Gulf.” Anthropology of the Middle East.
Pande, A. (2013). “Gendered Mobility and the Work of Reproduction: Filipina and Sri Lankan Domestic Workers in the Middle East.” Anthropology of Work Review.
De Bel-Air, F. (2018). “Migrant Domestic Workers in the GCC.” Gulf Labour Markets
and Migration Report.
Keane, D., & McGeehan, N. (2008). “Enforcing Migrant Workers' Rights in the UAE.”
International Journal of Minority and Group Rights.
Jureidini, R. (2009). “Trafficking and Contract Migrant Workers in the Middle East.” International Migration.
Hanafi, H. (1989). From Dogma to Revolution. Cairo: Dar Kebaa.
Abu-Rabi’, I. (2003). Contemporary Arab Thought: Cultural Critique in Comparative Perspective.
Bayat, A. (2013). Life as Politics: How Ordinary People Change the Middle East. Stanford University Press.
Killias, O. (2018). “Follow the Maid: Domestic Worker Migration in and out of Indonesia.” Pacific Affairs.
Lindquist, J. (2010). “Labour Recruitment, Circuits of Capital and the State in Southeast Asia.” Political Geography.

