ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL MAHASISWA UPI YPTK PADANG DALAM MENDETEKSI MISINFORMASI DAN DISINFORMASI DI PLATFORM INSTAGRAM DAN TIKTOK
Keywords:
literasi digital, misinformasi, disinformasi, Instagram, TikTok, mahasiswaAbstract
Media sosial seperti Instagram dan TikTok telah menjadi sumber penting bagi siswa untuk mendapatkan informasi, tetapi mereka juga berperan dalam menyebarkan misinformasi dan disinformasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kemampuan mahasiswa YPTK Padang Universitas Putra Indonesia dalam literasi digital untuk menemukan disinformasi dan misinformasi pada kedua platform tersebut. Studi ini melakukan penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Selain dokumentasi, data dikumpulkan melalui observasi konten media sosial dan wawancara mendalam dengan siswa yang aktif menggunakan Instagram dan TikTok. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki literasi digital masih memiliki kapasitas yang berbeda untuk menemukan disinformasi dan misinformasi. Sebaliknya, mahasiswa dengan literasi digital rendah lebih mudah terpengaruh oleh konten visual yang menarik tanpa melakukan pengecekan kebenaran. Perbedaan karakteristik Instagram dan TikTok menuntut strategi deteksi yang berbeda. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital berbasis platform untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan misinformasi dan disinformasi di media sosial.
Downloads
References
Aulia Syurfa, D. S. dan S. (2024). PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP PENCEGAHAN HOAKS DI MEDIA SOSIAL TIKTOK STUDI KASUS : MAHASISWA FIS UNJ ANGKATAN 2020 Aulia Syurfa , Desy Safitri , Sujarwo Universitas Negeri Jakarta , Indonesia Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaru. 3(5).
Caled, D., & Silva, M. J. (2022). Digital media and misinformation : An outlook on multidisciplinary strategies against manipulation. In Journal of Computational Social Science (Vol. 5, Issue 1). Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/s42001-021-00118-8
Creswell, J. w. (2014). Table of Contents PART I - Preliminary Considerations.
Dewi, P. K., & Azhar, A. A. (2025). TikTok Social Media Literacy in Verifying the Dissemination of Hoax News among University Students. 2018(January 2020), 189–202.
Edson C. Tandoc Jr., Z. W. L. & R. L. (2018). Defining “ Fake News ” DEFINING “ FAKE NEWS ” A typology of scholarly definitions. Digital Journalism, 0811, 1–17. https://doi.org/10.1080/21670811.2017.1360143
Fardiah, D., Darmawan, F., & Rinawati, R. (2021). IKATAN SARJANA KOMUNIKASI INDONESIA. 6(2), 171–186.
Gilster, P. (2020). (1997). Strateggie Adaptacyjne Roslin A Sklad Gatunkowy Fitocenoz (pp. 33–42).
Hastuti, B. R. and, & Hindra, N. (2017). Transformasi Nomor 33 Tahun 2017 Volume I Halaman 1 - 59. I, 27–33.
Maulida, L., Harti, S., & Zuhri, F. (2021). Digital Literacy : Text Credibility on Critical Reading Material. 06(01), 43–51.
Perelshtein, M. R., Kirsanov, N. S., Zemlyanov, V. V, Lebedev, A. V, Blatter, G., Vinokur, V. M., Lesovik, G. B., Ag, T. Q., & Gallerstrasse, S. (2021). Linear Ascending Metrological Algorithm. 0, 1–12.
Smith1, E. E., & Storrs, and H. (2023). Digital literacies , social media , and undergraduate learning : what do students think they need to know ? International Journal of Educational Technology in Higher Education, 2. https://doi.org/10.1186/s41239-023-00398-2
Unesco. (2018). UNESCO (2018).pdf.
Vraga, E., Tully, M., Kotcher, J. E., Smithson, A., & Broeckelman-post, M. (2019). A Multi-Dimensional Approach to Measuring News Media Literacy. 7(3), 41–53.
Wardle, C. (2017). INFORMATION DISORDER : Toward an interdisciplinary framework for research and policy making Council of Europe report.
Yuliani, H. (2025). Literasi Digital Dalam Menangkal Berita Hoax DImedia sosial. 20–25.

