KETIMPANGAN AKSES DAN KUALITAS PENDIDIKAN INKLUSIF DI DAERAH TERPENCIL KABUPATEN KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR
Keywords:
pendidikan inklusif, ketimpangan pendidikan, daerah terpencil, Kabupaten Kupang.Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis ketimpangan akses dan kualitas pendidikan inklusif di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan menyoroti faktor geografis, sosial-ekonomi, partisipasi masyarakat, dan kesetaraan gender. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi geografis yang sulit, keterbatasan infrastruktur dan transportasi, rendahnya kualitas serta distribusi guru, dan minimnya sarana pembelajaran menjadi faktor utama penghambat pemerataan pendidikan inklusif. Partisipasi masyarakat terbukti berperan penting dalam mendukung keberlangsungan pendidikan, namun masih memerlukan penguatan kebijakan dan fasilitasi pemerintah. Selain itu, ketimpangan gender masih membatasi akses pendidikan anak perempuan di daerah terpencil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan inklusif di Kabupaten Kupang memerlukan kebijakan yang adaptif terhadap konteks lokal, kolaborasi pemerintah dan masyarakat, serta pendekatan yang responsif gender untuk mewujudkan sistem pendidikan yang adil dan berkelanjutan.
Downloads
References
Al-Faiza, A., Fitri, N., Tsany, A., & Aqilah, A. (2025). Eksklusi sosial dalam pendidikan. PJIER, 3(1), 46-59. https://doi.org/10.59001/pjier.v3i1.198
Alim, S. and Harsono, I. (2025). Pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan terhadap kemiskinan di provinsi nusa tenggara barat tahun 2015-2024. Jurnal Syntax Imperatif Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 6(3), 370-377. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i3.701
Ama, M. (2025). Evaluating the effectiveness of village fund allocation in supporting participatory rural development and reducing poverty rates in remote areas of east nusa tenggara. Moccasin Journal De Public Perspective, 2(3), 147-157. https://doi.org/10.37899/mjdpp.v2i3.247
Amin, M. and Nasution, A. (2025). Mewujudkan tata kelola desa yang partisipatif: studi kasus pengelolaan dana desa di kabupaten banggai. DPMR, 1-20. https://doi.org/10.61731/dpmr.v5i1.42293
Chika, P., Siregar, G., Sinaga, K., & Ummah, A. (2025). Ketidaksetaraan gender dalam pembangunan perdesaan dan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan di nusa tenggara timur pada periode kepemimpinan victor laiskodat 2018. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 6(2), 12. https://doi.org/10.47134/villages.v6i2.258
Dewi, R. and Suriansyah, A. (2025). Pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan mutu pendidikan: studi kualitatif pada sekolah di pedesaan dan perkotaan. Elementary Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 5(1), 33-43. https://doi.org/10.51878/elementary.v5i1.4158
Gunawan, A., Yunus, N., & Husna, F. (2023). Contribution of government policy stakeholders in improving the quality of education in indonesia. Salam Jurnal Sosial Dan Budaya Syar I, 10(3), 961-976. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v10i3.33950
Hamilaturroyya, H. and Adibah, I. (2025). Dinamika pengembangan kurikulum di era digital dalam menjawab kesenjangan konsep dan praktik. Learning Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(3), 1245-1259. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6631
Henukh, G. (2025). Kebijakan penegerian satuan pendidikan keagamaan kristen di ntt: upaya pemerataan akses pendidikan di daerah tertinggal. j.ilm.gema.perenc., 4(1), 649-676. https://doi.org/10.61860/jigp.v4i1.224
Heriyadi, H., Rahmi, I., Sulistiawan, E., Kusmiran, A., & Suriansyah, A. (2025). Peran komunitas dalam meningkatkan mutu pendidikan di sdk santa maria. Manajerial Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 5(2), 444-452. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i2.6201
Indrawati, R., Sembiring, M., & Dewi, L. (2025). Enhancing educational innovation in underdeveloped regions: a management model for enhancing entrepreneurial competence in ntt schools. Nidhomul Haq Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 10(2), 542-556. https://doi.org/10.31538/ndhq.v10i2.170
Kamalia, A. and Nawangsih, I. (2025). Identifikasi pola tingkat kesenjangan ketuntasan pendidikan di indonesia dengan menggunakan metode k-medoids clustering. Jurnal Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 12(2), 321-330. https://doi.org/10.25126/jtiik.2025129219
Lestari, S. (2024). Partisipasi politik perempuan dalam diskursus pemilukada di provinisi lampung. Jiip Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 9(2), 153-167. https://doi.org/10.14710/jiip.v9i2.22439
Marziana, L., Suhardi, M., Rohmawati, W., Sakira, N., & Hidayat, A. (2025). Strategi pemerataan tenaga pendidik di daerah terpencil: sebuah kajian literatur tentang pendekatan yang efektif. Educational Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 5(2), 473-485. https://doi.org/10.51878/educational.v5i2.6291
Nebore, E., Muhibuddin, A., & Juharni, J. (2025). Sinergitas dinas pemberdayaan masyarakat dan desa dalam pembangunan desa di kecamatan teminabuan kabupaten sorong selatan. adm, 3(1), 34-36. https://doi.org/10.35965/pja.v3i1.6026
Rizki, M., Widyawati, W., Dwijosusilo, K., & Pramudiana, I. (2025). Peran kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat untuk pengembangan desa wisata silowo merakurak di tuban jawa timur. Majalah Ilmiah Cahaya Ilmu, 7(2), 183-203. https://doi.org/10.37849/mici.v7i2.466
Savitri, F., Waty, E., Nurrizaliah, M., Adillia, A., Ramadhanti, T., & Marwiyanti, H. (2024). Implementasi pengarusutamaan gender dalam sistem pendidikan di desa purnajaya, kecamatan indralaya utara. jpn, 1(3). https://doi.org/10.47134/jpn.v1i3.363

