REPRESENTASI LAYANAN RENTARU KANOJO DI DUNIA YANG DIGAMBARKAN DALAM ANIME KANOJO, OKARISHIMASU KARYA MIYAJIMA REIJI
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini membahas layanan rental pacar sewaan yang dialami oleh tokoh utama, Kinoshita Kazuya, dalam dunia yang digambarkan dalam anime Kanojo, Okarishimasu karya Miyajima Reiji. Layanan ini menggambarkan relasi sosial dalam konteks ekonomi, yaitu hubungan interpersonal yang bersifat sementara dan terikat oleh kepentingan pribadi antara penyedia layanan dan penerima layanan. Interaksi yang tercipta bukanlah hubungan romantis yang berkembang secara alami, melainkan hubungan yang diatur berdasarkan kesepakatan layanan dan kompensasi finansial. Hubungan yang terjalin bersifat sementara, memiliki batasan interaksi yang jelas, dan terikat pada kepentingan masing-masing pihak yang terlibat.
Dalam konteks cerita, Kinoshita Kazuya menggunakan layanan tersebut dengan membayar sesuai ketentuan untuk memenuhi kebutuhan emosional tertentu dalam jangka waktu yang telah disepakati. Sementara itu, Mizuhara Chizuru berperan sebagai pacar sewaan dalam layanan tersebut. Meskipun pekerjaannya kerap mendapat stigma negatif dari masyarakat, Chizuru memiliki alasan kuat yang mendorongnya untuk tetap menjalani profesi tersebut. Kondisi ini membuka ruang kajian yang luas mengenai apa saja faktor-faktor penyebab penggunakan layanan rentaru kanojo dan konflik-konflik apa saja yang muncul akibat penggunaan layanan rentaru kanojo dalam anime Kanojo, Okarishimasu.
Untuk menganalisis hal ini, penelitian menggunakan teori pertukaran sosial dari Thibaut dan Kelley (1959) untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan munculnya tren rentaru kanojo dari perspektif penyewa dan penyedia layanan. Selain itu, teori konflik dari Kenney (1965) digunakan untuk mengkaji potensi konflik yang timbul akibat hubungan sosial artifisial ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode simak, dengan objek berupa anime Kanojo, Okarishimasu. Data dikumpulkan melalui proses menonton secara berulang dan mencatat bagian-bagian penting yang relevan untuk menjawab rumusan masalah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik catat.
Article Details
Section
How to Cite
References
Abdul Fattah Nasution, Ningsih, S., Silva, M. F., Suharti, L., & Harahap, J. P. (2023). Konsep dan implementasi Kurikulum Merdeka. COMPETITIVE: Journal of Education, 2(3), 201–211. https://doi.org/10.58355/competitive.v2i3.37
Aprilyada, G., Zidan, M. A., Ainunisa, R. A., & Winarti, W. (2023). Peran kajian pustaka dalam penelitian tindakan kelas. Jurnal Kreativitas Mahasiswa, 1(2), 165 https://www.riset-iaid.net/index.php/jpm/article/view/1449
Ariyanto, N. I., & Santoso, B. (2024). Sewa pacar sebagai bentuk aktualisasi diri pada tokoh Kinoshita Kazuya dalam video channel YouTube Muse Indonesia berjudul “Pacar Sewaan” episode 2. KIRYOKU, 8(1), 91–102. https://doi.org/10.14710/kiryoku.v8i1.91-102
Daniela, R., Palupi, M. F. T., & Danadharta, I. (2024). Fenomena jasa sewa pasangan di Surabaya (Studi fenomenologi pada Rental Pacar Koibito). Prosiding Seminar Nasional Mahasiswa Komunikasi (SEMAKOM), 02, No. 02, Hal. 771 – 781 https://conference.untag-sby.ac.id/index.php/semakom
Jannah, A., Fitriana, R., & Rahmawati, Y. (2020). Jasa sewa pacar (Rentaru Kareshi) sebagai fenomena sosial di Jepang. IDEA: Jurnal Studi Jepang, 2(1), 34–45. https://doi.org/10.33751/idea.v2i1.1826
Martia, T., Suwandany, M., Rismayanti, D., Ramadhani, A. N., & Pratama, I. A. E. (2020). Fenomena rental family sebagai akibat runtuhnya hubungan struktur keluarga pada masyarakat Jepang kontemporer. Jurnal Studi Jepang. http://repository.unsada.ac.id/id/eprint/2552
Nisiotis, L., Alboul, L., & Beer, M. (2020). A prototype that fuses virtual reality, robots, and social networks to create a new cyber–physical–social eco-society system for cultural heritage. Sustainability, 12(2), 645. https://doi.org/10.3390/su12020645
Safitri, B., & Mujahid, N. S. (2024). Komunikasi efektif dalam organisasi. Cendekia Inovatif dan Berbudaya, 1(3), 309–316. https://doi.org/10.59996/cendib.v1i3.318
Saputra, E. E., Sisi, L., & Pratama, M. D. (2024). Pengaruh kecerdasan emosional terhadap interaksi sosial peserta didik di sekolah dasar. Journal of Education Sciences: Fondation & Application (JESFA) 3, No. 2. https://jesfa.umbulukumba.ac.id/index.php/jesfa
Suharya, R. (2019.). Fenomena perjudian di kalangan remaja Kecamatan Samarinda Seberang. eJournal Sosiatri-Sosiologi 7 (3): 326-340. https://ejournal.ps.fisip-unmul.ac.id/site/?p=1303
Suherman, E. (2008). Prinsip kerjasama, kesopanan, dan ironi dalam masyarakat Jepang: Sebuah tinjauan dari dimensi sosiopragmatis. LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 4(1), 24–35. https://doi.org/10.33633/lite.v4i1.1337
Suncaka, E. (2023). Manajemen konflik di sekolah. Journal on Education. 5(4), 15143- 15153. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2597
Wahidati, L., & Kharismawati, M. (2018). Pengaruh konsumsi anime dan manga terhadap pembelajaran budaya dan bahasa Jepang. IZUMI, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.14710/izumi.7.1.1-10