TRADISI MIDODARENI DALAM PERKAWINAN ADAT JAWA MAKNA SIMBOLIS DAN FILOSOFI DALAM KEHIDUPAN

Authors
  • Grey Nidan Kalka Airu

    Universitas Bandar Lampung
    Author
  • Zainudin Hasan

    Universitas Bandar Lampung
    Author
Keywords:
Midodareni, Hukum Adat, Perkawinan Jawa, Makna Simbolis, Nilai Filosofis
Abstract

Tradisi Midodareni merupakan salah satu rangkaian penting dalam perkawinan adat Jawa yang mengandung makna simbolis dan nilai filosofis mendalam. Upacara ini dilaksanakan pada malam sebelum akad nikah sebagai bentuk penyucian diri calon pengantin perempuan, serta lambang kesiapan lahir batin dalam memasuki kehidupan rumah tangga. Midodareni juga merepresentasikan konsep harmoni antara manusia, alam, dan kekuatan spiritual dalam budaya Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna simbolik dari setiap prosesi Midodareni dan nilai filosofis yang tersirat di dalamnya, dengan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Midodareni bukan sekadar ritual turun-temurun, tetapi juga refleksi nilai-nilai luhur seperti kesucian, kesabaran, dan keseimbangan hidup. Di tengah modernisasi, pelestarian tradisi ini menjadi penting sebagai identitas budaya dan wujud kearifan lokal yang masih relevan bagi kehidupan masyarakat Jawa masa kini.

References

Dewantara, W. A. (2025). Etika Jawa dan relevansinya bagi generasi muda. Yogyakarta: Kanisius.

Handayani, T. (2025). Nilai-nilai moral dalam upacara adat Jawa. Jakarta: Kencana.

Hasan, Z. (2025). Hukum adat. UBL Press. Bandar Lampung.

Karimah, N., & Wediyantoro, P. L. (2025). Semiotics of ritual: Cultural meaning in Javanese traditional wedding symbols. EnJourMe, 1(1), 103–120.

Lestari, F. (2025). Makna sosial dan spiritual prosesi Midodareni. Jurnal Kebudayaan Nusantara, 16(2), 99–114.

Nugroho, Y. (2024). Hukum adat dan kebudayaan Jawa: Perspektif antropologi hukum. Yogyakarta: Deepublish.

Purnomo, D. (2023). Ritual dan makna Midodareni dalam kehidupan masyarakat Jawa. Surakarta: UNS Press.

Rahmawati, D. (2024). Simbolisme dan religiusitas dalam tradisi Midodareni. Jurnal Antropologi Indonesia, 45(1), 72–83.

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Rozak, F. A. (2024). Relevansi adat dan agama pada tradisi pernikahan Kejawen: Studi kasus Desa Pekuncen Kabupaten Banyumas. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 19(2), 1–17.

Santoso, E. (2025). Filosofi hidup Jawa dalam konteks modernitas. Malang: UB Press.

Sari, M., & Kurniawan, H. (2024). Nilai filosofis dan aspek hukum dalam perkawinan adat Jawa. Journal of Local Law and Culture Studies, 3(4), 87–100.

Soekanto, S. (2014). Pengantar penelitian hukum. Jakarta: UI Press.

Suryani, N. (2023). Kedudukan tradisi dalam perspektif hukum adat. Jurnal Hukum dan Masyarakat, 11(3), 201–214.

Utami, D. (2025). Adaptasi simbol Midodareni di era modern: Pergeseran makna dan praktik. Jurnal Antropologi dan Budaya, 12(2), 101–116.

Wulandari, R. (2023). Transformasi tradisi Midodareni di era modern. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(1), 55–68.

Yuliana, R., & Nugroho, D. (2022). Kedudukan hukum adat dalam sistem hukum nasional: Studi kasus pada perkawinan adat di Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Hukum dan Kemasyarakatan, 7(1), 44–59.

Yuliani, M., & Hartono, A. (2025). Spiritualitas dalam upacara adat Jawa: Studi kasus Midodareni di Surakarta. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 13(1), 50–66.

Cover Image
Downloads
Published
2025-11-02
Section
Articles

How to Cite

TRADISI MIDODARENI DALAM PERKAWINAN ADAT JAWA MAKNA SIMBOLIS DAN FILOSOFI DALAM KEHIDUPAN. (2025). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(1), 81-90. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/1001

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

11-20 of 745

You may also start an advanced similarity search for this article.