MAKNA FILOSOFIS DAN SIMBOLIS PADA TRADISI SEBAMBANGAN DI LAMPUNG

Authors
  • Ilham Saputra

    Universitas Bandar Lampung
    Author
Keywords:
Tradisi Sebambangan, masyarakat adat Lampung, makna filosofis, makna simbolis, hukum adat
Abstract

Tradisi Sebambangan dalam masyarakat adat Lampung Pepadun merupakan sebuah proses pranikah yang khas, dimana seorang bujang bersama gadisnya melakukan “larian” sebagai bagian dari mekanisme adat sebelum pernikahan resmi. Studi ini menggali makna filosofis dan simbolis dari Sebambangan, serta relevansinya dengan sistem sosial, kekerabatan, dan hukum adat di Lampung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan studi kepustakaan. Hasil menunjukkan bahwa Sebambangan bukan hanya sekadar “kawin lari”, melainkan mengandung nilai-nilai seperti mufakat, kesetaraan, solidaritas kekerabatan, penghindaran hambatan adat yang berat, serta simbol perpindahan status sosial. Tradisi ini memiliki relevansi kuat dalam pelestarian budaya dan pengaturan hubungan kekerabatan di masyarakat adat Lampung. Artikel ini diakhiri dengan saran agar tradisi tetap dikontekstualisasikan dengan hak individu dan perkembangan zaman, sekaligus dihormati dalam kerangka hukum adat yang hidup dalam masyarakat.

References

Abdul Manaf. (2021). Praktek perkawinan masyarakat adat Lampung Sebatin dalam perspektif hukum keluarga Islam, hukum adat dan hukum positif di Indonesia.

Anggraini, Dian. Budaya Lampung dalam Cerpen Sebambangan Karya Budi P. Hatees. Aksara, (2024).

Apriyani, Lia. Tradisi Sebambangan (Nikah Larian) Masyarakat Adat Lampung dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Banjar Agung Ilir Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung). Skripsi, Universitas Muhammadiyah Palembang, 2024.

Arafah, Siti Sopiah; Syah, Iskandar; Arif, Suparman. Tradisi Sebambangan (Larian) pada Masyarakat Adat Lampung Pepadun di Kampung Srimenanti, Kabupaten Way Kanan. PES: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2023.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1991). Adat dan upacara perkawinan daerah Lampung. Jakarta: Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah.

Hadikusuma, H. (1983). Adat istiadat daerah Lampung. Bandung: Penerbit Mandar Maju.

Hadikusuma, Hilman. Hukum Perkawinan Indonesia. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 1995. (dikutip dalam Winandari 2023)

Hanifah, Azhaar Afaf. Eksistensi Tradisi Sebambangan (Minat Kaum Muda dalam Melakukan Pernikahan Sebambangan di Desa Canggu, Kalianda, Lampung Selatan). Socio Religia, vol. v1i2, 2023.

Hasan, Z. (2025). Hukum Adat. Bandar Lampung: UBL Press

Khoirul, Nanang; Sumiyatun; Hidayat, Bobi. Proses Adat Perkawinan Sebambangan. Swarnadwipa, (2024).

Khotamin, Nur Alfi; Romadhon, Ahmad; Muhklishin, Ahmad; Nurjanah, Siti. Nilai-Nilai Tradisi Pelarian (Sebambangan) dalam Masyarakat Adat Lampung Pepadun Perspektif Sosiologi Hukum. Bulletin of Islamic Law, vol.1 no.1, 2024.

Lampung: UIN Raden Intan Repository.

Muslim, M. Agus. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Adat Sebambangan (Studi Kasus di Kelurahan Dayamurni Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Lampung). Skripsi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2010.

Pusparini, Susanti; Paramita, Sinta. Tradisi Sebambangan Sebagai Penyelesaian Konflik dalam Keluarga di Masyarakat Lampung (Studi pada Masyarakat Lampung di Kel. Kuripan, Kec. Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung). Koneksi, vol.2 no.1, 2018.

Puspita Sari, R. (2020). Sesan dalam masyarakat adat Lampung Pepadun ditinjau dari perspektif hukum Islam (Skripsi). Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Rahmat, M. (2020). Perubahan Pola-Pola Perkawinan pada Masyarakat Lampung Saibatin. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 18(2), 89-103.

Reza, Nuryana. Penyelesaian Hukum Adat Terhadap Tradisi Sebambangan (Kawin Lari) di Kotabumi Lampung Utara. Skripsi, Universitas Lampung, 2025.

Thalib, M. Liku-Liku Perkawinan. Yogyakarta: PD. Hidayat, 1986. (dikutip dalam Hanifah 2023).

Winandari, Febti. Praktik Sebambangan pada Masyarakat Adat Lampung di Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung. Skripsi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2023.

Cover Image
Downloads
Published
2025-11-05
Section
Articles

How to Cite

MAKNA FILOSOFIS DAN SIMBOLIS PADA TRADISI SEBAMBANGAN DI LAMPUNG. (2025). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(1), 371-380. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/1097

Similar Articles

11-20 of 761

You may also start an advanced similarity search for this article.