PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF KEADILAN DAN EFEKTIVITAS HUKUM PIDANA
- Authors
-
-
Afrizal Ardiansyah
Universitas Bung KarnoAuthor -
Wa Ode Rifani Queen
Universitas Bung KarnoAuthor
-
- Keywords:
- penegakan hukum, tindak pidana narkotika, keadilan, efektivitas hukum pidana., law enforcement, narcotics crime, justice, criminal law effectiveness.
- Abstract
-
Tindak pidana narkotika merupakan salah satu bentuk kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang mengancam stabilitas sosial, ekonomi, dan moral bangsa. Upaya penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana narkotika di Indonesia menghadapi tantangan yang kompleks, mulai dari keterbatasan aparat, ketidakefektifan sanksi, hingga persoalan keadilan bagi pengguna yang seharusnya direhabilitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika di Indonesia, dengan meninjau efektivitas hukum pidana dan prinsip keadilan yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, literatur, serta putusan pengadilan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika masih menghadapi ketimpangan antara pendekatan penal dan non-penal, di mana pengguna narkotika masih sering diperlakukan sebagai pelaku kejahatan bukan korban ketergantungan. Diperlukan reformasi kebijakan hukum narkotika agar mampu mengedepankan keseimbangan antara keadilan retributif dan rehabilitatif.
Narcotics crime is one of the extraordinary crimes that threatens the social, economic, and moral stability of a nation. Law enforcement efforts against narcotics offenders in Indonesia face complex challenges, including limited law enforcement capacity, ineffective sanctions, and issues of justice for users who should receive rehabilitation instead of punishment. This study aims to analyze the implementation of law enforcement against narcotics crimes in Indonesia by examining the effectiveness of criminal law and the principles of justice applied. The research employs a normative juridical approach through an analysis of legislation, legal literature, and relevant court decisions. The findings indicate that the implementation of Law Number 35 of 2009 on Narcotics still faces imbalances between penal and non-penal approaches, where narcotics users are often treated as criminals rather than victims of addiction. Therefore, reform in narcotics law policy is necessary to ensure a balance between retributive and rehabilitative justice.
- References
-
Ali, Z. (2016). Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.
Arief, B. N. (2018). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Kencana.
Atmasasmita, R. (2020). Teori Hukum Integratif: Rekonstruksi terhadap Hukum Pidana Nasional. Bandung: Mandar Maju.
Badan Narkotika Nasional. (2023). Laporan Akhir Tahun BNN 2023. Jakarta: BNN RI.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2022). Laporan Tahunan Mahkamah Agung 2022. Jakarta: MA RI.
Marpaung, L. (2021). Aspek Hukum Penegakan Tindak Pidana Narkotika di Indonesia. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51(3), 457–472.
Marzuki, P. M. (2017). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana.
Muladi. (2019). Keadilan Restoratif dalam Sistem Peradilan Pidana. Bandung: Alumni.
Nugroho, T. (2021). Pelaksanaan Rehabilitasi terhadap Penyalahguna Narkotika di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 18(4), 455–470.
Pemerintah Republik Indonesia. (2020). Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN. Jakarta.
Radbruch, G. (2006). Legal Philosophy. Oxford: Clarendon Press.
Rahardjo, S. (2009). Hukum Progresif: Sebuah Sintesa Hukum Indonesia. Jakarta: Kompas.
Soekanto, S. (2008). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Soekanto, S. (2018). Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2018). Penelitian Hukum Normatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
United Nations. (1988). Convention against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances. Vienna.
Yuliana, D., & Arifin, M. (2022). Efektivitas Penegakan Hukum terhadap Penyalahgunaan Narkotika di Indonesia. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 29(1), 112–130.
- Downloads
- Published
- 2025-11-12
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Abraham Manurung, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP DUGAAN KEJAHATAN PERANG RUSIA DENGAN UKRAINA OLEH MAHKAMAH PIDANA INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ali Fikrih, Yudi Widagdo Harimurti, EFEKTIVITAS MEDIASI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERDATA NON-KOMERSIAL DI PENGADILAN NEGERI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Raditya Azany Rasyid, Sebastian Burhannudin Saputra, Arka Hadyan Martanto, Muhammad Naufal Putra Sofwan, Raihan Maulana Setya Nugraha, Baidhowi, ANALISIS YURIDIS TERHADAP PRAKTIK LIVING TOGETHER MENURUT HUKUM ISLAM DAN KAITANNYA DENGAN NILAI MORAL SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Samuel Ardy Kharismata, Jonker Sihombing, ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN NOTARIS SEBAGAI ULTIMATE BENEFICIAL OWNER DALAM PERSEROAN TERBATAS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jocelyn Sharon Givenia Hutagalung, Jesselyn Yobella Shalom , Afifa Salsabila , Aditya Pratama Irwanto , Suryo Ediyono, RULE OF LAW: MENJAMIN PENEGAKAN HAK ATAS PRIVASI DIGITAL SEBAGAI HAK ASASI MANUSIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rifaldy Iswanto Pasodjo, Reksa Putra Kusumawardana, Dian Eka Prastiwi, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PRAKTIK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA BERDASARKAN UU NOMOR 23 TAHUN 2004 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anesva Sari Della, Muhammad Fakhriy Habibi, PENERAPAN ASAS PRADUGA TAK BERSALAH TERHADAP KEWENANGAN PENYIDIK DALAM PENETAPAN TERSANGKA MENURUT KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Devina Zara Nandini, Heni Siswanto, Emilia Susanti, Ahmad Irzal Fardiasyah, Muhammad Farid, KAJIAN VIKTIMOLOGI TERHADAP PERLINDUNGAN KORBAN MALPRAKTIK BIDAN:STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 1528/PID.SUS/2024/PN PALEMBANG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aisyah Arrayyan Mawada, Kedudukan Visum et Repertum sebagai Alat Bukti Surat dalam Pembuktian Tindak Pidana Kekerasan Seksual , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zahra Angelina Ismaryanti, EFEKTIVITAS DEBT COVENANT SEBAGAI MEKANISME PERLINDUNGAN KREDITOR DALAM PERJANJIAN KREDIT BERDASARKAN HUKUM KEPAILITAN INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.