KAJIAN HUKUM POSITIF DAN PRAKTIK PERADILAN DI INDONESIA: PEMBUKTIAN GANGGUAN JIWA SKIZOFRENIA PADA TERDAKWA TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA
- Authors
-
-
Naeshyla Hanuna Wasito
Universitas Singaperbangsa KarawangAuthor -
Rahmi Zubaedah, S.H., M.H.
Universitas Singaperbangsa KarawangAuthor
-
- Keywords:
- hukum pidana, gangguan jiwa, skizofrenia, pembuktian, pertanggungjawaban pidana.
- Abstract
-
Penelitian ini membahas penerapan hukum positif dan praktik peradilan di Indonesia dalam menentukan pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan yang menderita gangguan jiwa skizofrenia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena perbedaan antara hasil pemeriksaan psikiatri dan pertimbangan hakim dalam menetapkan adanya kemampuan bertanggung jawab pelaku. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana pembuktian gangguan jiwa diterapkan dalam konteks hukum pidana Indonesia serta sejauh mana doktrin hukum memberikan pedoman bagi hakim dalam menilai keabsahan alat bukti medis. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat yuridis normatif, dengan memanfaatkan data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier sebagai sumber utama analisis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 44 KUHP memberikan dasar hukum bagi peniadaan pidana bagi pelaku dengan gangguan jiwa, namun penerapannya dalam praktik masih menghadapi kendala interpretasi dan konsistensi pembuktian. Selain itu, hakim tidak sepenuhnya terikat pada keterangan ahli psikiatri, melainkan menilai keseluruhan fakta hukum yang muncul di persidangan Dengan demikian, dibutuhkan panduan pembuktian yang lebih tegas dan seragam guna mewujudkan keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, serta perlindungan hak asasi manusia bagi terdakwa yang menderita gangguan jiwa.
- References
-
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (n.d.). Pasal 44 ayat (1) dan (2). Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/53263/kuhp
Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). (n.d.). Pasal 184.
Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2010 tentang Pemeriksaan Psikiatri Forensik.
Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1214 K/Pid/2006. (2006). Diakses dari https://putusan3.mahkamahagung.go.id/
Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1737 K/Pid/2012. (2012). Diakses dari https://putusan3.mahkamahagung.go.id/
Rome Statute of the International Criminal Court. (1998). Article 31(1)(a). Diakses dari https://www.icc-cpi.int/resource-library/documents/rs-eng.pdf
Arief, B. N. (2012). Masalah penegakan hukum dan kebijakan pidana dalam penanggulangan kejahatan. Jakarta: Kencana.
Arief, B. N., & Muladi. (2010). Teori-teori dan kebijakan pidana. Bandung: Alumni.
Hamzah, A. (2014). Asas-asas hukum pidana. Jakarta: Rineka Cipta.
Harahap, Y. (2017). Pembahasan permasalahan dan penerapan KUHAP: Pemeriksaan sidang pengadilan, banding, kasasi, dan peninjauan kembali. Jakarta: Sinar Grafika.
Moeljatno. (2008). Asas-asas hukum pidana. Jakarta: Rineka Cipta.
Mertokusumo, S. (2009). Hukum pembuktian dalam perkara pidana. Yogyakarta: Liberty.
Muladi. (2013). Lembaga pidana dan pemidanaan. Bandung: Alumni.
Van Hamel, J. A. (1888). Inleiding tot de studie van het Nederlandsche strafrecht. Haarlem: De Erven F. Bohn.
- Downloads
- Published
- 2025-11-20
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Anisa Dyah Wijayanti, Rahmi Zubaedah, KEKERASAN FISIK DALAM DAYCARE: ANALISIS FAKTOR PENYEBAB DAN TANGGUNG JAWAB HUKUM LEMBAGA PENGASUHAN ANAK DALAM KASUS PENGANIAYAAN BALITA DI MEDAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Izzatul Istifani, Asya Humairoh Wahda, Dian Eka Prastiwi, Pertimbangan Hakim dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Berdasarkan Putusan PT Jakarta Nomor 58/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Mutia Ramanda Nasution, ANALISIS KEKUATAN REKAMAN CCTV SEBAGAI ALAT BUKTI PETUNJUK DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PIDANA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jordhan Akbar Gumanti, Maya Shafira, Dona Raisa Monica, Ahmad Irzal Fardiansyah, Nikmah Rosidah, PERTIMBANGAN YURIDIS HAKIM DALAM PERKARA PENCABULAN TERHADAP ANAK YANG DILAKUKAN OLEH TENAGA PENDIDIK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fathiyah Ramadhan, Shafa Najwa, TINJAUAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DALAM PERSPEKTIF KUHP (Studi Kasus Jessica Wongso terhadap Mirna Salihin) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Lazarus Katy Kole, PERAN HAKIM PENGADILAN TIPIKOR DALAM MEWUJUDKAN KEADILAN SUBSTANTIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jihan Ayu Fransiska, Nabilla Salma Fitri, KEABSAHAN REKAMAN PERCAKAPAN TELEPON TANPA IZIN SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG ITE , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fahru Roji, ANALISIS YURIDIS TANGGUNG JAWAB HUKUM PLATFORM FINTECH ATAS PENYALAHGUNAAN DATA DAN PENCAIRAN DANA PINJAMAN ONLINE TANPA IZIN DALAM PERSPEKTIF UU ITE , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rifaldy Iswanto Pasodjo, Reksa Putra Kusumawardana, Dian Eka Prastiwi, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PRAKTIK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA BERDASARKAN UU NOMOR 23 TAHUN 2004 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aisyah Arrayyan Mawada, Kedudukan Visum et Repertum sebagai Alat Bukti Surat dalam Pembuktian Tindak Pidana Kekerasan Seksual , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nadiya Putri Hidayah, Eben Christina Sihotang, Yusuf Aulia Rahman, Nuris Fitriani, REKONSTRUKSI SISTEM PEMULIHAN ASET HASIL KORUPSI DI INDONESIA: ANALISIS KRITIS TERHADAP SINKRONISASI HUKUM ACARA PIDANA DAN RANCANGAN UNDANG-UNDANG PERAMPASAN ASET , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.