RELEVANSI UU PESANTREN DENGAN UU TPKS DALAM PERLINDUNGAN SANTRI DARI KEKERASAN SEKSUAL
- Authors
-
-
Hanna Saskia Rahman
Universitas BrawijayaAuthor
-
- Keywords:
- UU Pesantren, UU TPKS, Perlindungan santri, Kekerasan seksual, Yuridis normatif
- Abstract
-
Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi Undang-Undang Nomo18 Tahun 2019 tentang Pesantren dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dalam perlindungan santri dari kekerasan seksual. Kekerasan seksual di lingkungan pesantren menunjukkan kerentanan santri akibat struktur hierarkis, budaya kepatuhan, dan lemahnya mekanisme pelaporan internal. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan analisis deskriptif komparatif terhadap UU Pesantren, UU TPKS, UU Perlindungan Anak, dan UU Hak Asasi Manusia. Hasil analisis menunjukkan bahwa UU Pesantren belum mengatur perlidungan santri secara spesifik, sedangkan UU TPKS menyediakan kerangka hukum komprehensif untuk pencegahan, penanganan, dan pemulihan korban kekerasan seksual. Sinergi kedua regulasi diperlukan untuk memperkuat perlindungan hukum pesantren, yang mencakup harmonisasi norma, perbaikan tata kelola internal, penyediaan mekanisme pelaporan yang jelas, dan pengawasan eksternal yang konsisten. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan regulasu sektoral harus didukung oleh reformasi kelembagaan dan perubahan budaya agar sistem perlindungan hukum dapat berfungsi secara efektif dan menyeluruh di lingkungan pendidikan berbasis agama.
- References
-
Aini, Adillah Qurrota. “Relasi Kuasa dan Komunikasi Bungkam di Kalangan Santri Pondok Pesantren Nurut Tauhid.” Risalatuna: Journal of Pesantren Studies 2, no. 2 (2022): 181–200. https://doi.org/10.54471/rjps.v2i2.1895.
Alfedo, Juan Maulana, Xavier Nugraha, and Dita Elvia Kusuma Putri. “Islamic Sex Education Program: Transformasi Pendidikan Pesantren Guna Mencegah Terjadinya Kekerasan Seksual di Kalangan Santri.” Mizan: Journal of Islamic Law 6, no. 1 (2022): 119. https://doi.org/10.32507/mizan.v6i1.1197.
Bafaqih, Hikmah, and U. Laila Sa’adah. “PESANTREN RAMAH SANTRI, RESPONS MENCEGAH KEKERASAN DI PESANTREN.” Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) 4, no. 2 (2023): 165–72. https://doi.org/10.37715/leecom.v4i2.3510.
Gita Raudhah R.A, Muliasa Insani Candra, Qurratu Aini Aprilia, and David Nugraha Saputra. “Mekanisme Perlindungan Korban Kekerasan Seksual Pondok Pesantren Yayasan Manarul Huda Bandung.” Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora 5, no. 1 (2025): 444–57. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i1.6050.
Ifrani, Ifrani, Suci Utami, and Lena Hanifah. “Sosialisasi Pencegahan Perundungan Dan Kekerasan Seksual Bawah Sadar Di Pondok Pesantren Putra Darul Istiqamah Barabai.” Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) 3, no. 3 (2024): 533. https://doi.org/10.20527/ilung.v3i3.11296.
Jamaludin, Ahmad. “Institutional Approach: Legal Protection Efforts against Sexual Violence in Islamic Boarding School Educational Institutions.” Khazanah Hukum 7, no. 1 (2025): 1–16. https://doi.org/10.15575/kh.v7i1.34254.
Kurniawan, Toni, and Anna Zakiah Derajat. “Tpks Law as an Effort to Prevent Relations of Power in Sexual Violence in Religious Education Institutions.” HUMANISMA : Journal of Gender Studies 6, no. 2 (2022): 166. https://doi.org/10.30983/humanisme.v6i2.5822.
Nugraha, Ryan Aldi, and Subaidi Subaidi. “Kekerasan Seksual dalam Perspektif Dominasi Kuasa.” IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies 3, no. 1 (2022): 21–31. https://doi.org/10.21154/ijougs.v3i1.3694.
Sommaliagustina, Desi, and Dian Cita Sari. “KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA.” Jurnal Psikologi 1, no. 2 (2018).
- Downloads
- Published
- 2025-11-26
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Nasywa Aura Shafwah, Sifa Sulistia Dewi, Zaenudin Zaenudin, REKONFIGURASI PENEGAKAN HUKUM PIDANA INTERNASIONAL DI ERA BUKTI DIGITAL DAN FRAGMENTASI POLITIK TERKAIT ANALISIS COMPLEMENTARITY, UNIVERSAL JURISDICTION, DAN KERJA SAMA ANTARNEGARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- G.A.K Anggraeni, Rini Fathonah, Muhammad Farid, Maroni, PEMBERATAN PIDANA TERHADAP KEKERASAN SEKSUAL YANG TERJADI DALAM LINGKUP KELUARGA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nasywa Nathania Syalaisha, Raka Anugrah Pratama, Umar Syaifullah, Utang Rosidin, PELAKSANAAN KEWENANGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM PENGUJIAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI BAWAH UNDANG-UNDANG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Rifki Alfiad, Tamaulina Br Sembiring, Ririn Eka Ariyanti, M. Haekal Fajri, PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN OLEH REMAJA DI RANAH UMUM SAAT INI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Devina Yadita, ANALISIS KETAATAN NEGARA TERHADAP WORLD TRADE ORGANIZITION (WTO) DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM PERDAGANGAN INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fitria Indriani, Ersha, Muhammad Arya Dimas Baihaqi, Indah Dewi Megasari, PERBANDINGAN KONSEP KEADILAN DALAM HUKUM ISLAM DAN SISTEM HUKUM BARAT MODERN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zefanya Margareth Pangaribuan, TINDAK PIDANA KORUPSI SEBAGAI KEJAHATAN LUAR BIASA DALAM SISTEM HUKUM PIDANA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Silva Istaviolani, Annisya Nurhasanah, Ayu Putriyana, Dwi Putri Lestarika, ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERAN KEBEBASAN PERS DALAM PENEGAKAN HUKUM MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 40 TAHUN 1999 TENTANG PERS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Safira Nurfitria, Ari Martua Hutabarat, Dian Eka Prastiwi, PENEGAKAN KETENTUAN HUKUM TERHADAP PENGENDARA TANPA SURAT IZIN MENGEMUDI MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rhizka Amalia, Miza Habibatur Rohmah, Tithania Putri Trisnawati, Novarindy Putri Zahari, Amnina Amalia Alyani, Baidhowi, PERBANDINGAN HUKUM ISLAM DAN PRINSIP HAM DALAM SISTEM PERADILAN HUKUMAN MATI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.