LOGIKA MISTIKA DALAM PRAKTEK HUKUM MODERN: PEMBUKTIAN PASAL 252 UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023
- Authors
-
-
Ilham Indra Mulya
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor -
Sekar Marchayu Setiawan
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor -
Rheyna Wisnu Puteri
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor -
Hafizh Aulia Rahman
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor -
Irwan Triadi
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor
-
- Keywords:
- Logika Mistika, Pasal 252 KUHP, Pembuktian Pidana
- Abstract
-
Penelitian ini mengkaji hubungan antara logika mistika dan rasionalitas hukum modern dalam penerapan Pasal 252 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yang mengatur larangan klaim kekuatan gaib sebagai dasar perbuatan pidana. Dalam kerangka filsafat hukum, kajian ini berangkat dari teori positivisme H. Kelsen, hermeneutika Gadamer, serta asas legalitas dan asas kepastian hukum, untuk menilai bagaimana fenomena non-material dapat diposisikan dalam sistem hukum yang menuntut pembuktian objektif sebagaimana diatur dalam KUHAP. Logika mistika sebagai bagian dari living law masyarakat Indonesia menimbulkan tantangan epistemologis ketika berhadapan dengan model pembuktian pidana yang berbasis alat bukti konvensional. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun hukum positif menolak penggunaan mistika sebagai dasar pembuktian, dimensi sosial-kultural tersebut tetap mempengaruhi konstruksi delik, persepsi korban, dan ruang interpretasi hakim melalui keyakinan batin (inner conviction). Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan analisis kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Pasal 252 memerlukan integrasi antara rasionalitas hukum modern dan pemahaman terhadap konteks budaya masyarakat agar tidak menimbulkan ketidakpastian hukum maupun penyimpangan interpretasi. Oleh karena itu, logika mistika tidak dihapus dalam tataran filosofis, tetapi ditempatkan sebagai rujukan interpretatif yang tetap tunduk pada batas-batas pembuktian pidana.
- References
-
DASAR HUKUM
Undang-Undang Dasar 1945
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana
BUKU
Sinaga, M., Dr. Ahmad, S.H., M.M., M.H, & Saleh, I. N. S. (2025). Filsafat Hukum : Teori, Prinsip dan Hukum di Indonesia: Teori, Prinsip dan Hukum di Indonesia. PT. Sonpedia Publishing Indonesia
Muladi, S. H., Diah Sulistyani, R. S., & SH, C. (2021). Kompleksitas Perkembangan Tindak Pidana dan Kebijakan Kriminal. Penerbit Alumni.
Muhaimin, (2020). METODE PENELITIAN HUKUM (1st ed.). Mataram University Press. http://eprints.unram.ac.id/20305/1/Metode%20 Penelitian%20Hukum.pdf
Malaka, T. (1951). Madilog, materialisme, dialektika, logika. Widjaya
Nasihuddin, A. A. (2024). Teori Hukum Pancasila. Elvaretta Buana, Tasikmalaya
Beccaria, C. (1963). On crimes and punishments (H. Paolucci, Trans.). Indianapolis, US: Bobbs-Merrill.
Hamzah, A. (2008). Hukum acara pidana Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Koentjaraningrat. (1994). Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.
Muladi, & Priyatno, D. (2010). Pertanggungjawaban pidana: Perspektif teoretis dan praksis. Bandung: Refika Aditama.
Sudarto. (1986). Hukum dan Hukum Pidana. Bandung: Alumni.
ARTIKEL ILMIAH
Aris Munandar, Wirda Wirda, Aditya Slamet Rusbandi. (2024). Peran Niat (Mens rea) dalam Pertanggungjawaban Pidana di Indonesia. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 1, No. 3, 240-252.
Choirul Anam. (2024). STUDI ANALISIS TERHADAP PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA SANTET DALAM PASAL 252 KUHP. CLEAR: Criminal Law Review Vol. 2, No. 1, 52-78.
Hardi Anugrah Santoso, Sutomo Sutomo, Fajar Rachmad Dwi Miarsa. (2023). KONTROVERSI ASAS PEMBUKTIAN PASAL 252 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA BARU MENYATAKAN DIRINYA BERKEKUATAN GHAIB. ANAYASA: Journal of Legal Studies Vol. 1, No.1, 77-89.
Jamaly, Z. F., Hidayatunnisa, N., Azzahra, V., Wahid, R. F., & Nashikin, N. (2024). Menganalisis Pemikiran Filsafat Gadamer (Pemikiran Hermeneutika). Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya, 2(1), 01-06.
Martadinata, M. R., & Ahmadi, F. (2020). Asas Keadilan Hukum Putusan Peradilan. Wasatiyah: Jurnal Hukum, 1(2), 12-24.
Nurdin, F. S., & Hanim, L. (2025). Melihat Diferensiasi Fundamental KUHP Lama (WVS) dan KUHP Nasional Indonesia. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 3(3), 27-47.
Hartanto, H. (2024). Fenomena Penerapan Hukum Pidana Modern Tahun 2026. Al-Adl: Jurnal Hukum, 16(2), 58-75.
Hairi, P. J. (2017). Kontradiksi Pengaturan “Hukum Yang Hidup Di Masyarakat” Sebagai Bagian dari Asas Legalitas Hukum Pidana Indonesia (The Contradiction Of “Living Law” Regulation As Part Of The Principle Of Legality In The Indonesian Criminal Law). Negara Hukum: Membangun Hukum untuk Keadilan dan Kesejahteraan, 7(1), 89-110.
Loway, S. (2022). Kedudukan hakim dalam proses pembuktian peradilan pidana indonesia. Lex crimen, 11(5).
Palit, G. I. D. (2021). Penerapan Keyakinan Hakim (Conviction In Rasionee) Dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Lex Crimen, 10(5).
Richard Andri Muchsin. (2023). Rancangan Pengaturan Delik Teluh dan Santet dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang Akan Datang. Lex Administratum Vol. 11, No. 1.
Ruth Tiur Jovita Kase, Rehnalemken Ginting. (2025). Kriminalisasi Pengobatan Alternatif Menggunakan Kekuatan Ghaib: Analisis Penerapan Pasal 252 KUHP 2023 dalam Melindungi Masyarakat dari Praktik Pengobatan Berbahaya. Jembatan Hukum: Kajian ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara Vol. 2, No. 1, 93-107.
Subagja, S. (2024). Studi kritik pemikiran Tan Malaka tentang logika mistika dalam Madilog perspektif hadis. Jurnal Riset Agama, 4(2), 88–99.
- Downloads
- Published
- 2025-11-27
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Hafizh Aulia Rahman, Aisyah Lintang Pramudya, Khairunnisa Syalsabila, Ilham Indra Mulya, Irwan Triadi, STUDI KOMPARATIF SISTEM PRESIDENSIAL DALAM PEMERINTAHAN NEGARA INDONESIA DAN PRANCIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hikmah Nurhasanah, Irwan Triadi, Positivisme Hukum dan Karakter Formalistik Penegakan Hukum di Indonesia , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Salsas Bila Juniyanti Tanjung, Irwan Triadi, Kajian Filsafat Hukum Terhadap Kebebasan Berkontrak dalam KUHPerdata , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zahrah Rani’ah Delyananda, Salsas Bila Juniyanti Tanjung, Hikmah Nurhasanah, Putiara Nalasatya, Irwan Triadi, Analisis Filsafat Hukum terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU/XXI/2023 tentang Persyaratan Batas Usia Pencalonan Presiden - Wakil Presiden , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Putiara Nalasatya, Irwan Triadi, PERAN FILSAFAT HUKUM SEBAGAI PILAR UTAMA HAKIM DALAM PENEGAKAN KEADILAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Elisabeth Immanuella Rajagukguk, Irwan Triadi, KRITIK TERHADAP PASAL 429 KUHP BARU KEADILAN DANTANTANGAN KRIMINALISASI PENGGELANDANGAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Yefta Chintya Nababan, Tri Andrisman, Maya Shafira, PERBANDINGAN PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BAGI KORPORASI DALAM KUHP WvS DAN KUHP NASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Salman Al Farizi Ilham, Jeff Lee, Zaenudin Zaenudin, PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA INDIVIDU DALAM HUKUM PIDANA INTERNASIONAL DENGAN STUDI ATAS KEJAHATAN INTERNASIONAL BERAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fiqih Dien Alamsyah, Firdha Sifana, Adzra Ardelia Tuasalamony, Surya Insani Kamil, Andriyanto Adhi Nugroho, ANALISIS TINDAK PIDANA PENIPUAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF HUKUM TEKNOLOGI INFORMASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Delima Zahara, Dede Ika Murofikoh, ANALISIS TINDAK PIDANA NARKOTIKA DALAM KASUS PRODUKSI SABU DI APARTEMEN CISAUK TANGERANG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rhizka Amalia, Miza Habibatur Rohmah, Tithania Putri Trisnawati, Novarindy Putri Zahari, Amnina Amalia Alyani, Baidhowi, PERBANDINGAN HUKUM ISLAM DAN PRINSIP HAM DALAM SISTEM PERADILAN HUKUMAN MATI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rayhan Maliq Abdillah, Regina Putriani, Deden Najmudin, TANTANGAN YURIDIS DAN SOSIOLOGIS DALAM IMPLEMENTASI QANUN JINAYAH PASCA OTONOMI KHUSUS ACEH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anggi Sri Haryati Simarmata, Nur Wulan Ramadhani, ANALISIS HUKUM PERDATA TERHADAP KEABSAHAN DAN PEMBUKTIAN PERJANJIAN LISAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Agnes Widya Klarisa, Angeline Christy Silaen, Ashilah Danty Dhanara, Aurilia Putri, Dimettri Septiano Bertrand Sinaga, ANALISIS WANPRESTASI AHLI WARIS DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN JUAL BELI TANAH: STUDI PUTUSAN 1246 PK/Pdt/2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Septia Tri Puspita Sari, Afrizal Saputra, Penerapan Prinsip Strict Liability terhadap Perusahaan Pabrik Penghasil Limbah Pencemar Lingkungan Berdasarkan Undang–Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aisyah Arrayyan Mawada, Kedudukan Visum et Repertum sebagai Alat Bukti Surat dalam Pembuktian Tindak Pidana Kekerasan Seksual , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.