ANALISIS YURIDIS PENCABUTAN LIFE SUPPPORT PADA IBU BRAIN DEAD TERHADAP DELIK TINDAK PIDANA JANIN DALAM PERSPEKTIF KUHP BARU
- Authors
-
-
Ashilah Danty Dhanara
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor
-
- Keywords:
- Aborsi, KUHP Baru, Kedaruratan Medis, Brain Dead, Diskresi Medis
- Abstract
-
Isu aborsi senantiasa memicu ketegangan antara perlindungan hak hidup janin dan hak kesehatan serta keselamatan ibu, menjadi ranah hukum, etika, dan medis yang kompleks. Indonesia, melalui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru (UU No. 1 Tahun 2023), telah mengambil langkah humanis dengan memberikan pengecualian pidana bagi aborsi akibat kekerasan seksual (maksimal 14 minggu) dan indikasi kedaruratan medis yang mengancam nyawa ibu. Meskipun demikian, KUHP Baru masih menyisakan ruang abu-abu, terutama untuk kasus kedaruratan medis kompleks seperti ibu yang mengalami brain death sementara janin masih viable. Dalam situasi ini, tindakan menghentikan alat bantu hidup (life support) dapat ditafsirkan sebagai tindakan aktif mengakhiri kehidupan janin, sehingga berpotensi dikategorikan sebagai tindak pidana aborsi.
Penelitian hukum normatif ini, dengan pendekatan perundang-undangan, analitis, dan studi kasus (seperti kasus Adriana Smith di Georgia), bertujuan untuk mengkaji urgensi pelonggaran batasan aborsi dalam kondisi kedaruratan medis yang terdeteksi setelah usia kehamilan dini. Hasil analisis menunjukkan bahwa regulasi yang terlalu rigid tanpa kejelasan normatif untuk kondisi darurat kompleks berisiko mengkriminalisasi tenaga medis dan mengabaikan hak asasi ibu yang telah meninggal secara medis. Dibutuhkan harmonisasi antara KUHP, Undang-Undang Kesehatan, dan etika kedokteran untuk menyediakan pedoman etikolegal yang jelas. Negara harus mengupayakan kompromi antara perlindungan potensi kehidupan janin dan hak atas martabat ibu, dengan mempertimbangkan diskresi medis yang lebih luas untuk kasus kedaruratan kompleks yang tidak terakomodasi dalam batas waktu regulasi saat ini.
- References
-
ABC News. (2025). Pregnant brain-dead woman in Georgia kept on life support; experts weigh ethics of using fetus to save life. Diakses dari https://abcnews.go.com/Health/pregnant-brain-dead-woman-georgia-life-support-experts/story?id=122963319
Alodokter. (2024, April 30). Mati batang otak: Tanda, penyebab, dan penanganannya. Diakses dari https://www.alodokter.com/mati-batang-otak-inilah-tanda-penyebab-dan-penanganannya
Alodokter. (2024, Agustus 14). Detak jantung janin normal pada setiap trimester kehamilan. Diakses dari https://www.alodokter.com/detak-jantung-janin-normal-yang-perlu-bumil-tahu
HelloSehat. (n.d.). Kapan detak jantung janin dalam kandungan bisa terdengar? Diakses dari https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/prenatal/kapan-dengar-detak-jantung-janin/
Indonesia. (n.d.). Wetboek van Strafrecht (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana). Pasal 346–349.
Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Pasal 463–465.
Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Pasal 463.
KlikDokter. (2024, September 10). Jenis-jenis aborsi. Diakses dari https://www.klikdokter.com/ibu-anak/kehamilan/jenis-jenis-aborsi
KUH Perdata [Kitab Undang-Undang Hukum Perdata] Pasal 2. (n.d.). Diakses dari https://www.hukumonline.com/pusatdata/detail/lt4f2f1d7d2f6d3/kitab-undang-undang-hukum-perdata/
Ratnawati, E. T. R. (2022). Aborsi dan hak hidup janin dalam perspektif hak asasi manusia dan kesehatan. Juris Humanity: Jurnal Riset dan Kajian Hukum Hak Asasi Manusia, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.37631/jrkhm.v1i1.3
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Sekretariat Negara.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pasal 1 angka 1. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/41797/uu-no-35-tahun-2014
Republik Indonesia. (n.d.). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Pasal 346. Jakarta: Sekretariat Negara.
Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Pasal 463. Jakarta: Sekretariat Negara.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (n.d.). Diakses dari https://www.dpr.go.id/jdih/uu1945
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 28B ayat (2). (n.d.). Diakses dari https://www.dpr.go.id/jdih/uu1945
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 28G ayat (1) & Pasal 28I ayat (1). (n.d.). Diakses dari https://www.dpr.go.id/jdih/uu1945
UNICEF Indonesia. (2023). #SetiapAnakBerhak. Diakses dari https://www.unicef.org/indonesia/id/setiap-anak-berhak
Yanto, O. (2024). Janin sebagai subjek hukum: Perspektif hukum perdata. ALETHEA: Jurnal Ilmu Hukum, 8(1), 1–17. https://doi.org/10.24246/alethea.vol8.no1.p1-17
- Downloads
- Published
- 2025-11-28
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Agnes Widya Klarisa, Angeline Christy Silaen, Ashilah Danty Dhanara, Aurilia Putri, Dimettri Septiano Bertrand Sinaga, ANALISIS WANPRESTASI AHLI WARIS DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN JUAL BELI TANAH: STUDI PUTUSAN 1246 PK/Pdt/2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Muhamad Rendi Raditya, PENIPUAN DIGITAL BERMODUS HADIAH UANG MELALUI APLIKASI TELEGRAM DAN TANTANGAN PERLINDUNGAN HUKUM DI INDONESIA. , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Attalah Justitio Khadavi, Eko Raharjo, Budi Rizki Husin, Rini Fathonah, Mamanda Syaputra Ginting, PERBEDAAN DASAR PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENJATUHAN PUTUSAN TERHADAP PELAKU KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PENGIDAP GANGGUAN KEJIWAAN PADA PUTUSAN PN MOJOKERTO NOMOR 414/PID.SUS/2024/PN MJK DAN PUTUSAN PN GEDONG TATAAN NOMOR 105/PID.B/2023 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rosa Simanjuntak, Shifa Olivia Rahmadani, ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA MENYEMBUNYIKAN MAYAT DALAM PASAL 181 KUHP DAN HUBUNGANNYA DENGAN PEMBUNUHAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rafalina Oktatia, Rahmi Zubaedah, S.H., M.H., Analisis Penerapan Pasal 340 KUHP terhadap Tindak Pidana Pembunuhan Berencana dan Mutilasi dalam Kasus Muhammad Husein di Semarang , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hanif Asyauqi, Naufal Dzakiy Ramadhan, Muhammad Raziqin Fajri, BATASAN YURIDIS DISKRESI KEPOLISIAN DALAM PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA RINGAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mohammad Syafa Fatkhrrohkman Nawawi, Dinda Dinanti, REFORMASI PEMIDANAAN KORPORASI DALAM KUHP 2023 DAN RELEVANSINYA BAGI PENCEGAHAN KEJAHAN EKONOMI DI INDONESIA: ANAISIS TERHADAP PASAL 45 KUHP , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Bagas Dwi Surahman, Ilham Fajri, Nathaniel Felix Karo Karo, Ahnan Hibatullah, Stevri Iskandar, REFORMASI PERAN ADVOKAT DALAM KUHAP BARU: PENGUATAN HAK PENDAMPINGAN SEJAK TAHAP AWAL PEMERIKSAAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Raihan Maulana Yudha, Denis Wira Sandy Nugraha, Dian Eka Prastiwi, ANALISIS PUTUSAN MK NOMOR 106/PUU-XVIII/2020 TENTANG LEGALISASI GANJA MEDIS PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yefta Chintya Nababan, Tri Andrisman, Maya Shafira, PERBANDINGAN PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BAGI KORPORASI DALAM KUHP WvS DAN KUHP NASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nandika Bagus Fahmi Wirawan, Riska Andi Fitriyono, PEMBARUAN HUKUM TERHADAP KRIMINALISASI GANJA MEDIS DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.